Suara.com - Ayam goreng crispy dari restoran cepat saji menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang nikmat, hidangan ini juga cukup mudah ditemui.
Tak heran jika ayam goreng crispy ini seringkali menjadi pilihan praktis saat lapar. Sayangnya baru-baru ini, sebuah pengalaman mengecewakan dirasakan seorang warganet.
Menceritakan hal tersebut dalam sebuah cuitan di Twitter, akun @Widino merasa terkejut saat ia melihat ayam goreng krispi yang ia pesan lewat aplikasi online sampai dengan penampakan yang aneh.
Pasalnya, terlihat ayam goreng krispi yang ia pesan dari salah satu restoran cepat saji ternama tersebut berwarna lebih cokelat dan memiliki ukuran yang lebih kecil daripada biasanya. Hal ini membuat hidangan tersebut terlihat kurang segar.
"Kaget, pesen ka ep ci yang datang kek gini masa," tulis dia pada Selasa malam (1/3/2022).
Dalam cuitannya, ia juga mengunggah beberapa bukti, bahwa dirinya benar-benar memesan hidangan itu di salah satu restoran cepat saji tersebut, bukan kedai ayam goreng crispy kaki lima seperti yang diduga orang-orang.
"Ini beneran yaa, masa sih gw belinya di yang KW," cuitnya lagi.
Dalam foto tersebut terlihat, daging dari ayam tersebut berwarna lebih gelap, dengan tulang yang agak hitam. Tentu saja ini membuatnya dirinya kecewa, karena pesanannya tak sesuai yang ia harapkan.
Lelaki dengan lebih 26 ribu pengikut di Twitter ini pun berusaha menyampaikan keluhannya, baik pada aplikasi pemesanan makanan online dan pesan singkat ke nomor WhatsApp resmi gerai restoran cepat saji tersebut.
Pada Suara.com, Dino mengungkap jika keluhannya sudah direspon dengan cepat oleh pihak restoran cepat saji tersebut. Restoran cepat saji asal Amerika itu pun langsung melakukan investigasi terkait hal yang ia alami.
"Udah chat-chat di DM dan mereka lagi investigasi. So far sih responnya cepat untuk cari tau. Nanti akan di update via telpon katanya," ungkapnya saat Suara.com hubungi Rabu (2/3/2022).
Kejadian ini pun cukup ramai mendapatkan perhatian dari warganet. Cuitannya bahkan telah mendapatkan lebih dari 7300 tanda suka dengan berbagai komentar.
Tak sedikit dari mereka yang juga membuka pengalaman yang hampir sama seperti yang dialami Dino, di beberapa restoran terkenal lain.
Ia berharap, hal yang menimpanya bisa menjadi pelajaran bagi banyak restoran lain untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.
"Udah ditanggapi via DM, udah chat juga di WA yg dikasih. Semoga jadi perbaikan supaya nggak kejadian lagi sama customer yang lain. Baca di kolom reply sama ternyata banyak juga yang ngalamin hal yang sama," tutup dia.