Tak Kenal Usia, dari Balita Sampai Lansia Baca Bareng di Ruang Terbuka

Bimo Aria Fundrika

Senin, 04 Mei 2026 | 16:23 WIB
Tak Kenal Usia, dari Balita Sampai Lansia Baca Bareng di Ruang Terbuka
Baca bareng Silent Book Club di Taman Menteng (26/4/26) (Dok. Pribadi/Vicka Rumanti)

Suara.com - Di tengah hiruk pikuk kota dan tren hiburan serba cepat, sebuah komunitas di Jakarta justru menawarkan sesuatu yang sederhana: duduk, membaca, dan hening bersama. Baca Bareng Silent Book Club (SBC) Jakarta menjadi ruang alternatif bagi siapa saja yang ingin kembali menikmati membaca tanpa distraksi.

Komunitas ini terbuka untuk semua kalangan. Tidak ada aturan rumit—peserta cukup datang, membawa buku, lalu membaca dalam diam. Jika ingin pulang lebih awal pun tidak menjadi masalah. Fleksibilitas inilah yang membuat SBC Jakarta terasa inklusif dan ramah bagi berbagai usia.

Inisiator Baca Bareng SBC Jakarta, Hestia Istiviani, mengaku salah satu momen paling berkesan adalah ketika seorang peserta berusia 92 tahun ikut hadir. Kakek tersebut datang bersama anaknya yang gemar membaca.

“Waktu itu yang paling tua 92 tahun. Dia diajak oleh anaknya karena mereka suka membaca,” kenang Hestia.

Tak hanya lansia, tren lain yang juga muncul adalah kehadiran keluarga muda. Banyak orang tua mulai membawa anak-anak mereka, bahkan yang masih balita, untuk ikut dalam kegiatan membaca senyap.

“Sekarang justru banyak keluarga kecil yang datang. Anak-anaknya masih toddler, belum bisa membaca, tapi sudah diajak ikut,” ujarnya.

Fenomena ini menjadi sinyal positif bahwa kesadaran akan pentingnya membaca sejak dini masih tumbuh. Bagi Hestia, menghadirkan ruang tenang seperti ini bisa menjadi alternatif dari aktivitas hiburan yang cenderung bising dan instan.

Meski komunitasnya terus berkembang, Hestia memilih tidak terjebak pada angka. Ia tidak menghitung jumlah peserta secara detail atau mengejar pertumbuhan yang agresif. Baginya, yang terpenting adalah menjaga kenyamanan ruang membaca, termasuk untuk dirinya sendiri.

“Aku nggak mau bikin ini jadi beban. Kalau bikin event, aku juga ikut membaca,” katanya.

baca juga

Ia membiarkan komunitas ini tumbuh secara alami, mengikuti ritme para pesertanya. Ada masa ramai, ada juga masa sepi, misalnya saat libur panjang ketika banyak orang bepergian.

Gagasan ruang baca ini ternyata berakar dari pengalaman masa kecil Hestia di Surabaya. Ia terbiasa menghabiskan waktu di rumah pada sore hari dengan membaca, bukan karena dipaksa, tetapi karena melihat langsung kebiasaan orang tuanya.

“Orang tua nggak cuma nyuruh, tapi juga mempraktikkan. Mereka membaca koran, majalah, dan itu yang bikin aku ikut terbiasa,” ujarnya.

Pengalaman tersebut kini ia bawa ke Jakarta melalui SBC. Ia ingin menghadirkan kembali suasana membaca yang hangat dan menyenangkan—bukan sebagai kewajiban, melainkan sebagai kebutuhan personal.

Hestia bahkan berharap konsep ini bisa direplikasi lebih luas oleh komunitas lain, sekolah, hingga kampus.

“Membaca itu bukan cuma untuk sekolah atau kerja, tapi juga untuk kesenangan,” katanya.

Di ruang sederhana seperti taman kota, SBC Jakarta perlahan menjadi tempat bertemunya berbagai generasi. Dari balita hingga lansia, semua berbagi satu hal yang sama: menikmati keheningan bersama buku.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digital Divide: Apakah Self-Service Hanya Inovasi untuk Generasi Muda?

Digital Divide: Apakah Self-Service Hanya Inovasi untuk Generasi Muda?

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 08:35 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Terkini

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

7 Sabun Cuci Muka Salicylic Acid untuk Jerawat dan Komedo, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

BPS Ungkap Fakta Pahit: Petani RI Kini Kehilangan Daya Tawar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Ribuan Siswa Manfaatkan PIJAR, Telkom Perluas Pemanfaatan Pendidikan Digital

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

Hanya Penyadapan yang 100 Persen, Dewas KPK Ungkap Banyak Laporan Penindakan yang 'Molor'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Pariwisata Kuatkan Ekonomi, Pendidikan Menjaga Jiwa Budaya Suku Osing

Pariwisata Kuatkan Ekonomi, Pendidikan Menjaga Jiwa Budaya Suku Osing

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi

Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:14 WIB

4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo

4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Farizon Gandeng 5 Mitra Strategis, Serahkan Unit SV di GIIAS 2026

Farizon Gandeng 5 Mitra Strategis, Serahkan Unit SV di GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:11 WIB

×