Mau Renovasi Rumah? Pastikan 7 Hal Penting Ini Tidak Terlewatkan!

Vania Rossa

Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:36 WIB
Mau Renovasi Rumah? Pastikan 7 Hal Penting Ini Tidak Terlewatkan!
Ilustrasi renovasi rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Seiring waktu, renovasi rumah dibutuhkan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak. Namun, kebutuhan renovasi memiliki tingkat urgensi yang berbeda-beda, tergantung seberapa rusak dan mengganggu bagian rumah tersebut.

Kerusakan bisa dikarenakan faktor-faktor yang tidak bisa dikontrol oleh manusia, seperti perubahan cuaca ekstrem yang bisa merontokkan cat, membuat dinding berjamur, berlumut, atau atap yang mulai goyang dan lepas.

Belum lagi masalah-masalah lain seperti plafon yang bocor, keropos, lantai dan furnitur kayu yang mulai lapuk, atau bahkan pondasi dan struktur rumah yang bergeser karena faktor alam seperti pergeseran tanah atau penurunan permukaan tanah.

Renovasi juga bisa dilakukan untuk meningkatkan kondisi rumah, seperti memperluas atau menambah ruangan rumah, mengubah fasad dan interior rumah menjadi lebih modern, atau meninggikan rumah karena lokasi yang rawan banjir.

Apa pun tujuan renovasi rumah, proses perencanaan dan pelaksanaan renovasi juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. Proses renovasi bersinggungan dengan budget, perencanaan yang detail tentang bagian mana saja yang akan direnovasi, serta waktu berlangsungnya renovasi.

Tanpa perencanaan yang matang, proses renovasi rumah bisa menjadi kacau. Budget yang membengkak, keterlambatan timeline, sampai kontraktor yang tidak profesional dan sembarangan.

Maka dari itu, Dekoruma sudah mengumpulkan tujuh hal yang tak boleh dilewatkan ketika akan melakukan proses renovasi rumah berikut ini.

1. Pilih Bagian Rumah yang Diprioritaskan

Ketika tidak semua bagian rumah direnovasi dalam skala besar akibat beberapa keterbatasan seperti budget, buatlah skala prioritas untuk menentukan bagian mana yang perlu didahulukan. Dengan begitu, Anda bisa lanjut pada tahap perencanaan, budgeting, dan menentukan timeline.

baca juga

Prioritaskan area rumah yang rusak berat pada bagian-bagian yang esensial. Plafon, kolom, pilar, dinding, lantai, kebocoran, lumut, jamur, atap yang lepas atau pecah. Dahulukan bagian-bagian yang memiliki pengaruh besar pada struktur rumah. Barulah beralih ke renovasi yang sifatnya kosmetik.

2. Tentukan Budget, Rencana, dan Linimasa yang Realistis

Setelah menentukan bagian-bagian apa saja yang akan diperbaiki dan direnovasi, barulah Anda bisa menentukan budget, rencana renovasi, dan target seberapa lama renovasi akan berjalan. Pada dasarnya, langkah ini juga harus dilakukan ketika melakukan renovasi dalam skala besar dan total.

Ada beberapa sumber yang menyarankan untuk meminjam uang ke bank untuk renovasi rumah, tapi sebaiknya hindari untuk meminjam uang. Sesuaikan budget renovasi dengan kemampuan finansial pemilik rumah.

Barulah tentukan rencana renovasi mulai dari ruangan apa saja yang akan direnovasi, material yang dibutuhkan, tenaga kerja yang dicari, dan tentunya linimasa atau waktu renovasi yang sebaiknya tidak meleset karena berpengaruh pada biaya dan faktor di luar kendali seperti cuaca.

3. Pertimbangkan Tempat Tinggal Sementara

Bila melakukan renovasi dalam skala besar atau bahkan mengubah fasad, layout rumah, atau menambah ruangan, Anda perlu mempertimbangkan tempat tinggal sementara untuk keluarga. Banyak faktor untuk dipertimbangkan apabila renovasi dilakukan dalam waktu yang lama.

Dalam situasi pandemi seperti ini, faktor kesehatan perlu dipertimbangkan. Dengan banyaknya debu dan material bangunan. Juga, tukang bangunan yang keluar masuk rumah.

Begitu juga dengan ketenangan dan kenyamanan. Akan banyak suara bising, orang lalu-lalang, area rumah yang kotor, dan masih banyak lagi. Bila dirasa perlu dan ada budget-nya, sebaiknya pindah ke tempat tinggal sementara selama proses renovasi berlangsung.

4. Konsultasikan dengan Arsitek, Desainer Interior, dan Kontraktor

Sama seperti membangun rumah, konsultasi renovasi dengan ahlinya juga perlu dilakukan. Apalagi kalau renovasi rumah dilakukan dalam skala besar dan mengubah bangunan fisik hunian. Dalam proses perencanaan, konsultasikan dengan arsitek dan desainer interior.

Anda tentunya bisa menggunakan jasa arsitek dan desain interior yang digunakan pada saat awal membangun rumah. Begitu juga dengan kontraktor yang akan mengurusi proses pembangunan, tenaga kerja, pembelian material, dan urusan teknis renovasi lainnya.

Vendornya pun bisa menggunakan kontraktor yang digunakan pada saat awal membangun rumah atau mencari pihak lain. Pastinya, selalu cek seberapa bonafide dan berkualitas jasa-jasa renovasi rumah ini.

5. Pahami dan Ikuti Aturan

Sebelum memulai renovasi, pastikan untuk tidak melewati langkah yang satu ini. Memahami dan mengikuti aturan. Mulai dari izin mendirikan bangunan (IMB). Renovasi berskala kecil atau sedang biasanya tidak memerlukan IMB. Namun, renovasi besar yang mengubah bangunan atau menambah bagian pada bangunan akan memerlukan IMB.

Beberapa perumahan, terutama klaster juga memiliki beberapa aturan tentang keseragaman rumah. Konsultasikan juga dengan pengembang tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap bangunan rumah saat renovasi.

Pasal-pasal ini biasanya tertera di kontrak atau perjanjian jual-beli dengan pengembang. Beberapa perumahan juga mewajibkan pemilik rumah yang melakukan renovasi untuk mengurus surat keamanan, memberikan identitas pekerja, dan aturan-aturan lainnya.

Meskipun bukan merupakan aturan tertulis, Anda juga perlu mengabarkan tetangga di sebelah rumah bahwa akan dilakukan renovasi agar mereka tidak merasa terganggu dengan suara dan debu yang dihasilkan.

6. Pekerjakan Kontraktor yang Rapi dan Berkualitas

Dengan mempekerjakan kontraktor yang bertanggungjawab, Anda bisa sedikit bernapas lega dan tidak perlu terlalu khawatir. Kontraktor yang jujur dan bertanggungjawab tidak akan menyelewengkan biaya renovasi, mengurangi kualitas material, atau melakukan pekerjaan yang serampangan.

Penting juga bagi Anda, pemilik rumah untuk menjaga hubungan baik dengan orang-orang yang dipekerjakan untuk merenovasi rumah. Komunikasi dan rasa saling percaya juga penting untuk ada, terutama dalam pekerjaan renovasi yang setidaknya berlangsung selama beberapa bulan.

7. Awasi Proses Renovasi Secara Berkala

Hubungan yang baik dengan mandor, para tukang, dan konsultan juga berpengaruh dengan bagian yang ini. Meskipun sudah saling percaya dan terbukti profesional, jangan abaikan proses renovasi dan menyerahkan semuanya begitu saja kepada arsitek, desainer interior, atau kontraktor.

Awasi dan periksa proses renovasi secara rutin. Setidaknya dua minggu atau satu bulan sekali. Ini untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar, tepat waktu, tidak perlu ada biaya tambahan, dan pekerjaan dilakukan dengan rapi dan tidak terburu-buru.

Pastikan bahwa Anda sendiri yang datang langsung ke lokasi renovasi dan berkomunikasi dengan mandor atau supervisor. Bila tidak, minta tolong orang terpercaya seperti pasangan, anak, anggota keluarga, atau karyawan yang khusus ditugaskan untuk mengawasi proses renovasi rumah.

Dengan memastikan hal-hal penting ini tidak terlewatkan saat renovasi rumah, diharapkan proses renovasi rumah akan lancar, tidak menemui kendala yang berarti, dan tepat waktu sehingga Anda dan keluarga bisa segera menikmati rumah yang lebih nyaman, bersih, dan indah.

Artikel Terkait:

Ingin Renovasi Rumah Tapi Budget Terbatas? Yuk, Ikuti 9 Desain Rumah Ini!
Bikin Bujet Membengkak, Ini 6 Kesalahan Renovasi yang Harus Kamu Hindari
Tetap dalam Budget, Ketahui 6 Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah Sederhana

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tips Dekorasi untuk Rumah Minimalis

4 Tips Dekorasi untuk Rumah Minimalis

Your Say | Kamis, 03 Maret 2022 | 13:46 WIB

5 Cara Menghadirkan Alam dalam Rumah, Healing Tak Perlu Berpergian

5 Cara Menghadirkan Alam dalam Rumah, Healing Tak Perlu Berpergian

Your Say | Senin, 28 Februari 2022 | 13:40 WIB

5 Kiat Ciptakan Area Lesehan yang Nyaman di Rumah

5 Kiat Ciptakan Area Lesehan yang Nyaman di Rumah

Lifestyle | Senin, 28 Februari 2022 | 13:38 WIB

Terkini

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

×