Mom Shaming Punya Dampak Besar Pada Ibu, Ini yang Bisa Dilakukan Suami

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 07 Maret 2022 | 10:45 WIB
Mom Shaming Punya Dampak Besar Pada Ibu, Ini yang Bisa Dilakukan Suami
Ilustrasi dukungan suami untuk istri yang terkena mom shaming. (Shutterstock)

Suara.com - Istilah mom shaming tentu bukan lagi menjadi hal baru bagi para ibu. Banyak orang tak sadar jika dirinya tengah melakukan mom shaming, karena beberapa tindakan merendahkan, mencela, ataupun menghakimi ibu tentang cara mengasuh dan keputusan yang diambil terkait anaknya.

Padahal, Psikolog Grace Eugenia Sameve, M.A, M.Psi menjelaskan bahwa mom shaming bisa memiliki dampak luar biasa bagi seorang ibu, terlebih saat mereka baru saja melalui persalinan dan tengah beradaptasi mengurus bayi yang baru saja dilahirkan.

Mom shaming sendiri, lanjut Grace, kerap terjadi karena adanya perbedaan pandangan terhadap cara asuh yang dianggap benar. Namun, saat disampaikan pada waktu dan kondisi yang tidak tepat, hal tersebut justru bisa menjadi sesuatu yang menyakitkan bagi banyak ibu.

"Meskipun kerap terjadi secara online - di forum diskusi parenting contohnya - sebenarnya mom-shaming lebih rentan terjadi di lingkungan keluarga dan kerabat sendiri, interaksi umumnya lebih intens dan tak terhindari," jelas dia dalam peluncuran Hansaplast Plester Bekas Luka beberapa waktu lalu.

Mom-shaming tidak selalu hadir dalam bentuk komentar yang tidak menyenangkan, namun seringkali juga dari pertanyaan yang tidak sengaja telah menghakimi pilihan seorang ibu, misalnya "Kenapa tidak melahirkan normal?"

"Dengan adanya pertanyaan ini, yang tidak jarang disampaikan di timing yang kurang pas, saat ibu masih recovery, masih capek, beradaptasi sambil begadang sama bayinya, ya akhirnya jadi bikin ibu cemas dan tidak percaya diri," lanjut dia.

Selain itu, hal tersebut juga jadi bisa menguras emosi, yang berdampak pada kemampuan ibu dalam mengambil keputusan. Ibu jadi lebih ragu dan tidak yakin terhadap keputusan yang ia ambil untuk sang anak, sehingga pengasuhan dan perawatan tergadap bayi menjadi tidak optimal.

Untuk itu, seorang ibu baru sangat membutuhkan dukungan dari support system mereka dalam menjalani fase baru kehidupannya. Salah satunya adalah suami.

"Dukungannya sendiri bisa disesuakan dengan kebutuhan ibu saat itu. Misalnya sedang lelah secara fisik, kita kadang sensitif karena capek secara fisik. Jadi bisa bergantian menggendong, mengasuh anak, dan lainnya," tambah dia.

baca juga

Terkait emosi yang masih berantakan, ibu perlu menyediakan waktu untuk me time, tidak perlu lama-lama, misalnya bisa memiliki waktu untuk mandi dan makan dengan tenang, sehingga mereka bisa sedikit bernapas lega.

Saat keluarga atau orang sekitar mulai melontarkan kata-kata yang kurang enak didengar, suami juga bisa memberi benteng untuk istri, dengan mengucapkan kata-kata yang lebih diplomatis, sehingga ibu tetap nyaman dan beradaptasi dengann baik dengan bayi. Yuk, Pak Suami, bisa, yuk, beri dukungan buat istri! 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersama Ibu dan Mertua, Istri Dobrak Kosan Labrak Suami Telanjang Bersama Selingkuhan

Bersama Ibu dan Mertua, Istri Dobrak Kosan Labrak Suami Telanjang Bersama Selingkuhan

News | Senin, 07 Maret 2022 | 10:16 WIB

4 Tindakan Ini Tidak Boleh Dilakukan di Depan Mertua, Jadilah Menantu yang Baik!

4 Tindakan Ini Tidak Boleh Dilakukan di Depan Mertua, Jadilah Menantu yang Baik!

Your Say | Senin, 07 Maret 2022 | 07:39 WIB

Awas! Sering Dapat Komentar Usai Melahirkan, Ini Dampak Mom Shaming Bagi Kesehatan Mental

Awas! Sering Dapat Komentar Usai Melahirkan, Ini Dampak Mom Shaming Bagi Kesehatan Mental

Jawa Tengah | Minggu, 06 Maret 2022 | 20:00 WIB

Terkini

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

News | Senin, 28 September 2026 | 14:36 WIB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:29 WIB

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:28 WIB

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 14:23 WIB

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:21 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:18 WIB

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:13 WIB

×