Jurusan Ekonomi Harus Tahu! 10 Prinsip Dasar Akuntansi untuk Buat Laporan Keuangan

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 18 Maret 2022 | 15:08 WIB
Jurusan Ekonomi Harus Tahu! 10 Prinsip Dasar Akuntansi untuk Buat Laporan Keuangan
Ilustrasi akuntansi (shutterstock)

Suara.com - Akuntansi jadi salah satu materi yang diperlukan saat membuat laporan keuangan, yang didalamnya terdapat prinsip dasar akuntansi yang harus terpenuhi.

Aturan ini berlaku untuk semua laporan keuangan baik organisasi, lembaga, ataupun milik perusahaan. Adapun tujuan prinsip dasar akuntansi yaitu agar laporan keuangan yang disusun sesuai prosedur akuntansi.

Mengutip Ruang Guru, Jumat (18/3/2022) dalam pelajaran ekonomi di kelas 12 SMA, MA maupun SMK, maka setidaknya ada 10 prinsip dasar akuntansi yang bisa dijadikan pedoman, seperti sebagai berikut:

1. Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)

Prinsip ini mengharuskan kita untuk melakukan pencatatan terhadap biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan suatu barang.  

Sehingga garis besarnya, akuntan harus menghitung seluruh transaksi keuangan, baik itu nilai barang, jasa, atau hal-hal lainnya yang diperlukan untuk memperoleh barang tersebut, sampai siap untuk dipakai.

2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition Principle)

Pendapatan adalah aliran harta yang masuk (aktiva) yang didapat dari penyerahan barang atau jasa. Aliran yang terjadi akibat transaksi unit usaha tersebut, dihitung pada suatu periode tertentu.

Sehingga kesimpulan dari prinsip ini yaitu mengharuskan mencatat harta sebagai pendapatan.

baca juga

3. Prinsip Mencocokkan (Matching Principle)

Setelah kita memahami prinsip biaya historis dan pengakuan pendapatan, kita bahas prinsip ketiga, yakni prinsip pencocokan atau matching principle.

Matching artinya mempertemukan atau mencocokkan. Prinsip dasar akuntansi ini berkaitan dengan prinsip kedua yakni mempertemukan pendapatan.

Adapun beda pendapatan harus dicocokan dengan biaya yang harus dikeluarkan saat bertransaksi. Tujuannya, untuk agar kita dapat mengetahui, apakah sebuah perusahaan yang dihitung laporan  keuangannya, dalam situasi untung atau rugi.

4.  Prinsip Konsistensi (Consistency Principle)

Prinsip ini mengutamakan konsistensi dalam metode dan standar yang digunakan dalam proses akuntansi.

Sebagai contoh, jika perusahaan menggunakan sistem accrual basis, maka sistem laporan keuangannya tidak boleh diganti-ganti.

5. Prinsip Pengungkapan Secara Lengkap (Full Disclosure)

Prinsip ini mengharuskan penyajian informasi di laporan keuangan secara lengkap. Ini karena para pemakai informasi akuntansi akan mengambil keputusan berdasarkan laporan keuangan yang lengkap.

Membuat laporan keuangan secara lengkap sangat penting, karena bila tidak lengkap, akan timbul banyak pertanyaan terkait kondisi keuangan perusahaan.  

6. Prinsip Entitas Ekonomi (Economic Entity Principle)

Dalam bidang ekonomi, entitas diartikan sebagai sebuah badan atau unit yang melaksanakan kegiatan usaha atau finansial untuk kepentingan diri sendiri.

Prinsip entitas ekonomi adalah sistem informasi ekonomi dari suatu perusahaan, harus berdiri sendiri. Kita tidak boleh mencampurkan laporan keuangan akuntansi antara perusahaan dengan pribadi maupun pihak lain.

7. Prinsip Periode Akuntansi

Jangka waktu pelaporan keuangan perusahaan harus dibatasi oleh periode tertentu. Pada prinsip akuntansi ini, dibutuhkan laporan dengan jelas kurun waktunya.

Satu periode pencatatan laporan keuangan bisa terjadi dalam kurun waktu satu bulan, tiga bulan, 4 bulan, enam bulan, atau satu tahun.

Misalnya, perusahaan yang menggunakan periode akuntansi satu bulan, berarti dihitung saat menjalankan usaha mulai dari 1 Januari sampai 1 Februari.

8. Prinsip Satuan Moneter

Sesuai dengan peraturan keuangan yang berlaku pada suatu negara, setiap transaksi yang akan dicatat dalam akuntansi harus menggunakan satuan moneter.

Maksud dari prinsip satuan moneter adalah satuan uang atau mata uang yang digunakan dalam penghitungan laporan keuangan.

Apakah menggunakan rupiah, dollar, atau mata uang lainnya.  segala bentuk pencatatan transaksi harus dinyatakan dalam bentuk satuan mata uang. Misalnya, mata uang rupiah.

9. Prinsip Kesinambungan Usaha (Going Concern)

Salah satu prinsip akuntansi yang harus dipegang yakni suatu entitas ekonomi tersebut harus terus berjalan.

Prinsip ini menganggap bahwa sebuah usaha ekonomi akan terus berjalan secara berkesinambungan, kecuali ada peristiwa khusus yang bisa menghentikannya.

10. Prinsip Materialitas

Hal utama dalam prinsip materialitas adalah mengakui adanya pengukuran dan pencatatan akuntansi secara material atau bernilai. Artinya, suatu informasi akuntansi punya nominal dan bisa dijual.

Informasi tertentu, apabila memiliki nilai nominal atau dapat mempengaruhi para penggunanya dalam pengambilan keputusan, maka informasi tersebut memiliki nilai materialitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Akuntansi dan Prospek Karier Setelah Lulus

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Akuntansi dan Prospek Karier Setelah Lulus

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 11:18 WIB

Apa itu Neraca Lajur? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apa itu Neraca Lajur? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Kamis, 23 Desember 2021 | 16:03 WIB

Akuntabilitas: Pengertian, Penghitungan dan Aturan Lengkap

Akuntabilitas: Pengertian, Penghitungan dan Aturan Lengkap

Bisnis | Kamis, 23 Desember 2021 | 13:58 WIB

Terkini

Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan

Film Sihir Tanah Kubur Berhasil Mengubah Mitos Lokal Jadi Teror Mengerikan

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:50 WIB

Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan

Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:41 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya Ungkap Situasi Jelang Agustus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:35 WIB

Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas

Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:32 WIB

Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia

Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:31 WIB

4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak

4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:30 WIB

Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia

Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:28 WIB

Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza

Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:23 WIB

BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:19 WIB

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:18 WIB

×