Viral Pawang Hujan MotoGP Mandalika Jadi Trending Topic di Twitter, Ini Seluk Beluk & Sejarah Pawang Hujan di Indonesia

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 21 Maret 2022 | 07:05 WIB
Viral Pawang Hujan MotoGP Mandalika Jadi Trending Topic di Twitter, Ini Seluk Beluk & Sejarah Pawang Hujan di Indonesia
Viral Pawang Hujan Beraksi di Tengah Sirkuit, Pihak MotoGP Syok Hujan Langsung Berhenti (twitter/@MotoGP)

Suara.com - Munculnya pawang hujan menjadi salah satu hal menarik yang terjadi di ajang MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3/2022) hingga menjadi viral dan trending topic di Twitter.

Dunia menyaksikan bagaimana saat sirkuit di guyur hujan deras dan para riders terpaksa menunggu balap dimulai, seorang perempuan paruh baya muncul membawa mangkuk tembaga berwarna emas dan tiba-tiba saja melalukan ritual mengusir hujan.

Sontak pawang hujan yang muncul saat MotoGP Mandalika tersebut menuai perhatian masyarakat dunia. Pasalnya, sosok pawang hujan yang bernama Rara Isti Wulandari, tanpa sungkan melakukan ritual di hadapan jutaaan pasang mata yang menyaksikan langsung di layar kaca.

Lalu bagaimana sejarah pawang hujan di Indonesia? Berikut kisahnya!

Ilustrasi pawang hujan Mandalika Rara [instagram]
Ilustrasi pawang hujan Mandalika Rara [instagram]

Sejarah Pawang Hujan
Kepercayaan terhadap roh-roh halus dan supranatural memang tidak bisa dihilangkan dari masyarakat Indonesia.

Dalam sebuah jurnal berjudul Objek-Objek Dalam Ritual Penangkal Hujan yang ditulis oleh Imaniar Yordan Christy (2017) (lihat di sini), tolak hujan dipadankan dengan the art of clearing the sky atau ilmu membersihkan langit.

Mantra tolak dan panggil hujan merupakan gabungan antara mantra dan sarana teks. Sarana yang dimaksud ini mencakup sesajen dan rerajahan gambar yang biasanya terdiri atas huruf atau figur.

Pawang hujan sendiri merupakan sebutan untuk seseorang yang dipercaya dapat mengendalikan hujan atau cuaca. Umumnya, pawang hujan bertugas mengendalikan cuaca dengan memindahkan awan penyebab hujan.

Jasa pawang hujan biasanya dipakai untuk acara-acara besar, seperti perkawinan, konser musik, dan acara lainnya. Dalam jurnal tersebut, ritual pawang hujan dipercaya dapat menjadi alat untuk menunda turunnya hujan.

baca juga

Dari ritual yang dilakukan adalah dengan puasa mutih, atau berpuasa dengan makan nasi tanpa garam dan air putih selama tiga hari.

Selain itu, sebelum acara diadakan, pawang hujan akan datang ke tempat untuk memasang sepasang janur, yang diikat pada tiang yang menjadi pusat acara.

Bila acara menggunakan panggung, maka janur diikat di dua tiang panggung. Namun jika acara diadakan di gedung, pawang hujan akan mengikat sepasang janur di pintu masuk.

Selain janur, satu-satunya alat yang digunakan pawang hujan adalah sapu lidi yang dipasang terbalik. Pada ujung sapu lidi ini, ditancapkan bawang merah, bawang putih, serta cabai.

Di samping itu, ritual penangkal hujan juga membutuhkan sesaji berupa tumpeng. Tumpeng yang dimaksud adalah tumpeng robyong, yang disebut mengandung simbol budaya.

Dalam pelaksanaan ritual pawang hujan, dibutuhkan benda atau objek ritual yang harus disiapkan. Jika objek tidak lengkap, masyarakat percaya bahwa ritual yang dilakukan tidak akan berhasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3, 2, 1 Close The Door! 2 WNI Ini Curi Perhatian di MotoGP Mandalika, Diramal Akan Diundang Deddy Corbuzier

3, 2, 1 Close The Door! 2 WNI Ini Curi Perhatian di MotoGP Mandalika, Diramal Akan Diundang Deddy Corbuzier

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 21:52 WIB

Nonton Langsung, Anies: MotoGP Mandalika Sukses Harumkan Indonesia, Harus Didukung!

Nonton Langsung, Anies: MotoGP Mandalika Sukses Harumkan Indonesia, Harus Didukung!

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 21:14 WIB

Lihat Aksi Pawang Hujan di Mandalika, Imam Darto Salut: Canggih Juga Tuh Pawang

Lihat Aksi Pawang Hujan di Mandalika, Imam Darto Salut: Canggih Juga Tuh Pawang

Entertainment | Minggu, 20 Maret 2022 | 21:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×