Dinilai Membahayakan Kurir, Layanan Pengantaran Makanan Ini Dikritik Karena Janjikan Antar Pesanan dalam 10 Menit

Vania Rossa

Jum'at, 25 Maret 2022 | 05:31 WIB
Dinilai Membahayakan Kurir, Layanan Pengantaran Makanan Ini Dikritik Karena Janjikan Antar Pesanan dalam 10 Menit
Ilustrasi Layanan Pengantaran Makanan [shutterstock]

Suara.com - Layanan pengantaran makanan jadi andalan masyarakat untuk memesan makanan dari restoran manapun tanpa harus datang langsung ke lokasi. Tentu saja, kecepatan pengantaran jadi salah satu hal yang diharapkan dari konsumen.

Untuk memenangkan hati konsumen, layanan pengantaran makanan Zomato di India pun menjanjikan akan mengantar makanan dalam waktu 10 menit.

Namun, alih-alih mendapat respons yang baik, hal ini malah mendapat protes dan kritik di media sosial.

Dilansir dari Reuters, hal ini bermula dari unggahan CEO Zomato Deepinder Goyal di LinkedIn dan Twitter soal layanan pengantaran makanan yang sedang mereka kembangkan.

"Tidak ada seorang pun di dunia yang mengirim makanan panas dan segar di bawah 10 menit. Kami ingin menjadi yang pertama," kata Goyal dalam unggahan tersebut.

Unggahan itu segera mendapat komentar pedas. Hal ini lantaran keadaan lalu lintas di India yang terlalu berisiko. Jalan berlubang mengintai pengendara, bahkan di kota. Banyak juga pengendara yang tidak mengikuti peraturan lalu lintas.

Bank Dunia pernah mengatakan bahwa kematian akibat lalu lintas di India terjadi setiap empat menit. Angka kematian lalu lintas di India setiap tahun mencapai 150.000 orang.

Pertanyaan-pertanyaan pun mengalir soal model bisnis yang digunakan Zomato dan keselamatan kurir pengantar. Beberapa orang melontarkan sindiran bahwa makanan bisa menunggu karena ambulans memerlukan waktu yang lama untuk sampai ke lokasi pasien.

"Saya tidak mau makanan yang diantar orang yang mempertaruhkan nyawanya sendiri," kata peneliti di RSB Insight and Analytics, Gunjan Rastogi.

baca juga

Legislator India, Karti P. Chidambaram mengatakan bahwa ide yang dilontarkan Zomato tidak masuk akal dan akan memberikan tekanan kepada kurir.

Menanggapi kritik ini, sang CEO mengumumkan klarifikasi bahwa mereka tidak ingin membebani mitra logistik. Melalui cuitannya, Goyal menyatakan layanan ini akan aman bagi kurir dan dia tidak mendapat penalti. Goyal juga meminta orang-orang tidak marah sebelum memahami model bisnis tersebut.

Belanja cepat memang sedang berkembang di India, dan hal ini sudah lebih dulu disediakan oleh Blinkit dan Zepto.

Laporan Reuters pada Januari menunjukkan kurir yang menggunakan motor mendapat tekanan untuk memenuhi tenggat waktu sehingga mereka akan ngebut karena khawatir ditegur oleh pihak toko online.

Meski mendapat protes karena dinilai membahayakan, tetap saja layanan pengantaran cepat 10 menit ini disukai konsumen. Seorang pengguna LinkedIn bahkan menulis, "Saya akan senang kalau makanan diantar dalam 10 menit."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jauh-Jauh Antar Paket, Kurir Dibikin Tepuk Jidat sampai Istighfar Saat Tahu Isinya

Jauh-Jauh Antar Paket, Kurir Dibikin Tepuk Jidat sampai Istighfar Saat Tahu Isinya

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 13:46 WIB

Lagi Asyik Bikin Video, Tiba-tiba Paket Datang, Aksi Kurir Bikin Deg-degan: Kirain HP Mau Diambil

Lagi Asyik Bikin Video, Tiba-tiba Paket Datang, Aksi Kurir Bikin Deg-degan: Kirain HP Mau Diambil

Your Say | Rabu, 23 Maret 2022 | 16:34 WIB

Cerdas Maszeeh! Kurir Bongkar Cara Jitu Agar Pemilik Rumah Mau Keluar Ambil Paket, Ampuh!

Cerdas Maszeeh! Kurir Bongkar Cara Jitu Agar Pemilik Rumah Mau Keluar Ambil Paket, Ampuh!

Hits | Selasa, 22 Maret 2022 | 13:03 WIB

Terkini

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×