Viral Perempuan Semringah Borong Baju Satu Toko Bak Sultan Andara, Endingnya Malah Bikin Syok

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Rabu, 06 April 2022 | 13:43 WIB
Viral Perempuan Semringah Borong Baju Satu Toko Bak Sultan Andara, Endingnya Malah Bikin Syok
Ilustrasi membeli baju (Elements Envato)

Suara.com - Penjual umumnya akan merasa senang jika ada pembeli yang memborong habis barang dagangan. Hal itu juga yang awalnya dirasakan oleh perempuan berikut, yang membagikan pengalamannya melalui sebuah video.

Dari tayangan yang diunggah akun @idwarsyahputra_ terlihat, ada seorang perempuan berhijab yang menyambangi salah satu toko pakaian. Perempuan yang mengenakan jaket merah muda dan kerudung bergo tersebut mengaku akan membeli seluruh pakaian yang ada di toko.

Mendengar hal itu, si penjual lantas merasa senang dan merekam aksi pembelinya yang mulai menurunkan pakaian-pakaian tersebut dari gantungan.

"Sis saya gak tau ini mimpi atau gak ya. Saya gak tau, tiba-tiba ada cewek cantik dateng ngeborong setumpuk gini," ungkap si penjual dalam video.

Viral video perempuan borong baju satu toko (TikTok)
Viral video perempuan borong baju satu toko (TikTok)

Di sana terlihat si pembeli tertawa sambil mengatakan bahwa apa yang terjadi saat itu bukan mimpi. Ia mengatakan hal tersebut merupakan takdir Allah.

Sambil bergaya bak seorang sultan, ia terus mengosongkan gantungan baju di toko tersebut. Ia juga mengatakan dirinya akan berhenti mengambil pakaian-pakaian tersebut setelah merasa lelah.

"Belum capek, tunggu kita sampe capek deh. Sampe tenang banget. Udah kayak plong baru kita berhenti. Nih kita harus nerapin belanjanya Nagita, jadi kalo belanja cukup satu kali langsung semuanya," pungkas perempuan tersebut.

Setelah mengosongkan seluruh pakaian di toko tersebut, betapa terkejutnya si penjual saat mengetahui perempuan tersebut diduga merupakan pasien Orang dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ.

Si penjual mengetahui fakta sebenarnya saat seorang pelanggan yang lain datang untuk membeli pakaian di sana. Ia ternyata mengenal si perempuan yang mengaku sebagai content creator dan bekerja di sebuah agensi itu.

baca juga

"Ternyata baru keluar rumah sakit jiwa dua hari yang lalu," ungkap si perempuan.

Bahkan, bukan cuma ia yang mengalami kejadian tersebut, toko-toko lain seperti toko parfum hingga petshop juga sempat terkecoh dengan pembeli tersebut.

"Bismillah ambil hikmahnya, ternyata bukan saya saja korbannya, tapi sekeliling toko di sini juga kena. Hari ini omset offline gak bisa," tulisnya dalam video.

Tentu saja kisah tersebut mengundang perhatian warganet hingga telah dilihat lebih dari 7,5 juta kali dengan komentar beragam.

"Masuk kategori prank terbaik sih ini," tulis @ramaxxxxxx.

"Syndrome sultan," kata @ren4xxxxx.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Siswi SMAN 4 Palopo Dianiaya di Rumah Kosong, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Viral Video Siswi SMAN 4 Palopo Dianiaya di Rumah Kosong, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Sulsel | Rabu, 06 April 2022 | 13:34 WIB

Viral! Kakek 61 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 90 Kali Demi Dapat Uang

Viral! Kakek 61 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 90 Kali Demi Dapat Uang

Health | Rabu, 06 April 2022 | 13:03 WIB

Herry Wirawan Divonis Hukuman Mati, Tangan dan Kaki Diikat Ditembak Tepat di Jantung Jadi SOP

Herry Wirawan Divonis Hukuman Mati, Tangan dan Kaki Diikat Ditembak Tepat di Jantung Jadi SOP

News | Rabu, 06 April 2022 | 13:24 WIB

Terkini

Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard

Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar

Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:32 WIB

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu

Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo

Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:15 WIB

3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!

3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!

Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS

Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren

Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:05 WIB

×