Dua Brand Jam Tangan Kelas Dunia Berkolaborasi, Apa Kelebihannya?

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Sabtu, 09 April 2022 | 21:03 WIB
Dua Brand Jam Tangan Kelas Dunia Berkolaborasi, Apa Kelebihannya?
MoonSwatch, Kolaborasi Brand Jam Tangan Ternama, Omega dan Swatch. (Dok. MoonSwatch)

Suara.com - Daya tarik jam tangan konvensional selalu bersinar walaupun gawai berteknologi seperti jam pintar merajalela. Selain sebagai status sosial yang menandakan sebuah pencapaian, jam tangan juga merupakan piagam kehidupan yang mencatat momen-momen berharga sejak pertama kali dimiliki.

Menurut CEO of Radatime, Hendra Kesuma, jam tangan konvensional berbeda dengan jam pintar yang usianya lebih pendek karena teknologi yang bisa kedaluwarsa.

"Jam tangan adalah sebuah piagam yang akan mencatat awal pemakaian hingga masa depan. Semakin lama akan semakin berharga karena momen yang dicatat akan semakin kaya," katanya melalui siaran pers yang Suara.com terima Sabtu (9/4/2022).

Jadi, tak heran jika antuasiasme pecinta jam tangan begitu besar saat dua brand jam tangan terkenal dunia, Omega dan Swatch, meluncurkan koleksi kolaborasinya pada 26 Maret 2022 lalu.

Koleksi bernama MoonSwatch ini bahkan dikatakan cukup fenomenal di industri jam tangan, karena keduanya berada di hirearki yang sangat berbeda. Di mana Omega berada dikategori ‘luxury’, sementara Swatch, di level hirearki ‘watches’.

Untuk mendapatkan jam tangan dengan harga retail $260 atau Rp3,7 jutaan, antrian yang membludak pun terjadi di seluruh toko ritel Swatch terpilih di seluruh dunia. Beberapa faktor, lanjut Hendra, menjadi motivasi kuat untuk jam fenomenal ini.

Pertama, desain MoonSwatch tampak elegan karena mengadopsi desain Omega Moonwatch Speedmaster yang dijual dengan harga Rp 82 juta di pasaran.

Dengan selisih harga yang jauh, di mana harga ritel Moonswatch hanya di bawah Rp 5 juta, hal ini sontak memicu respon masif dari pasar.

Kedua, kata dia adalah potensi keuntungan di pasar secondary market. Permintaan yang masif di waktu yang singkat bakal mendongkrak naiknya harga secara signifikan. Namun, perlu diperhatikan, karena Omega menyatakan bahwa tipe ini bukanlah tipe edisi terbatas, sehingga distribusi harga kemungkinan akan terjadi.

baca juga

"Ketiga, gebrakan kolaborasi 2 merek besar ini sudah menjadi piagam kehidupan yang tercetak sebuah milestone untuk dikenang abadi. Akan menjadi sebuah kebanggaan memiliki jam tangan yang mengandung momen bersejarah ini," pungkas dia.

Sesuai dengan fungsi jam tangan, yang paling spesial adalah aksesoris ultimate bermakna yang diciptakan untuk melawan arus zaman.

Jam tangan Swatch sendiri terkenal dengan slogan ‘Tick Different’. Dari wawancara dengan vintageradar, founder dari jam tangan Swatch, Nicholas Hayek, menyatakan bahwa setiap jam tangan Swatch diciptakan untuk menyampaikan sebuah pesan, sebuah kultur dari pada sebatas gaya atau fesyen yaitu kualitas bagus, harga murah, provokatif dan keceriaan dalam hidup.

"Sisi keceriaan hidup dari Swatch dan kemewahan dari Omega tentu akan melebur menjadi satu dan mengundang respon luar biasa dari para penggemar jam tangan," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stasiun Bogor Punya Kecepatan Wifi Kelas Dunia, Berhasil Raih Rekor MURI

Stasiun Bogor Punya Kecepatan Wifi Kelas Dunia, Berhasil Raih Rekor MURI

Tekno | Minggu, 03 April 2022 | 08:45 WIB

Bingung Memilih Arloji? Ini 5 Cara Membedakan Jam Tangan Asli atau Palsu

Bingung Memilih Arloji? Ini 5 Cara Membedakan Jam Tangan Asli atau Palsu

Your Say | Senin, 28 Maret 2022 | 15:37 WIB

Produk Jam Tangan Kayu dari Limbah Skateboard di Solo, Diminati hingga Mancanegara

Produk Jam Tangan Kayu dari Limbah Skateboard di Solo, Diminati hingga Mancanegara

Surakarta | Kamis, 24 Maret 2022 | 19:53 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×