Sederet Fakta Tentang Kinder Joy, Buruan Kolektor hingga 'Musuh' Emak-emak

Nur Afitria Cika Handayani

Selasa, 12 April 2022 | 18:03 WIB
Sederet Fakta Tentang Kinder Joy, Buruan Kolektor hingga 'Musuh' Emak-emak
Ilustrasi produk Kinder Joy di meja kasir. Foto: Akun Twitter @PassionTely

Suara.com - Produk merk Kinder Joy sedang dalam sorotan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dugaan adanya kontaminasi bakteri Salmonella memaksa produk Kinder untuk sementara ditarik dari pasaran. Lalu, apa sebenarnya yang menarik dari produk Kinder Joy ini?

Produk merk Kinder Joy menjadi salah satu yang sangat laku di pasaran dunia. Keberadaan mainan dan cokelat dalam satu kemasan membuat anak-anak menyukai Kinder sebagai salah satu jajanan favorit.

Di Indonesia, produk Kinder cukup dikenal mulai dari Kinder Joy, Kinder Joy for Boys dan Kinder Joy for Girls. Produk-produk yang tersebar ke penjuru Tanah Air tersebut diproduksi oleh Ferrero India PVT, Ltd.

Produk-produk ini untuk sementara ditarik dari pasaran karena adanya temuan di Eropa. Ada temuan bakteri salmonella dalam produk yang dipasarkan di Eropa.

Temuan tersebut kemudan memunculkan peringatan dari Food Standard Agency atau Badan POM Inggris. Peringatan itu ditujukan utuk produk Kinder yang diproduksi Ferrero N.V/S.A di Belgia. 

Meski produk Kinder di Indonesia tak diproduksi perusahaan dari Belgia, namun Badan POM membuat keputusan untuk sementara menarik produk ini dari pasaran. Peredaran produk ditarik sampai ada hasil dari uji laboratorium tentang produk Kinder yang terdaftar.

Berikut ini terangkum fakta-fakta mengenai produk Kinder di Indonesia.

1. Cokelat dan Mainan

Isi makanan Kinder Joy. Foto: akun twitter @joihhnny
Isi makanan Kinder Joy. Foto: akun twitter @joihhnny

Produk Kinder Joy dikemas dengan bentuk yang menarik, seperti telur. Kemasan yang menarik, ditambah keberadaan cokelat serta mainan membuat Kinder Joy sangat laku di pasaran Tanah Air.

baca juga

Pasalnya, dalam satu permintaan membeli Kinder Joy, anak-anak sudah mendapat dua hal yang dia suka, yakni cokelat dan mainan. Mainan yang ada di Kinder Joy juga sangat unik.

2. Kinder Joy Mahal

Postingan akun Twitter @Fiqfann
Postingan akun Twitter @Fiqfann

Keluhan tentang harga Kinder Joy sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Dengan ukuran mainan kecil dan makanan yang sedikit, Kinder Joy yang dijual dengan harga kisaran Rp13ribu hingga Rp14 ribu disebut tergolong mahal.

Keluhan tentang harga Kinder Joy ini banyak ditemukan di media sosial. Di twitter, bahkan keluhan bukan saja datang dari warganet Indonesia, namun juga negara tetangga, seperti Malaysia. 

Bahkan, postingan akun twitter @fiqfann tentang foto yang diedit dengan tulisan "Turunkan Harga Kinder Joy" masih eksis, meski diposting sejak 2 Juni 2020 lalu.Total postingan ini disukai 15 ribu akun dan di-replay 11 ribu kali.

3. Musuh Emak-Emak

Harga Kinder Joy hampir sama dengan harga satu kilogram beras. Makanya, banyak emak-emak terpancing emosinya ketika sang anak merengek untuk dibelikan Kinder Joy yang isinya mainan kecil dan sedikit cokelat.

Kinder Joy ini bukan saja menarik karena ada isi cokelat dan mainan. Di beberapa pusat perbelanjaan modern, Kinder Joy diletakkan di kasir. Otomatis, ketika sang anak ngikut emaknya bayar barang belanjaan, mereka akan tergoda untuk meminta Kinder Joy.

Di Twitter, banyak warganet dari kalangan emak-emak yang mendukung adanya penarikan produk Kinder Joy. Mereka tak lagi harus resah ketika mendatangi kasir bersama anaknya.

"Emak emak seneng kinder joy distop, sekalian game mobile legend aja dilarang juga biar emak emak tambah seneng," tulis warganet di twitter.

"Syukurlah kinder joy selamanya aja gausah produksi di indonesia.. Emak emak auto panik tiap bayar ke kasir," tulis warganet lainnya.

4. Prank Kinder Joy

Bukan emak-emak saja yang dibiking resah dengan keberadaan Kinder Joy di meja kasir pusat perbelanjaan modern. Bapack-bapack pun ikut resah dengan keberadaan produk berbentuk cangkang telur ini.

Beberapa waktu lalu, sempat viral di facebook ketika ada warganet yang bikin prank Kinder Joy untuk si anak. Ternyata, sang bapak sudah mengganti isi Kinder Joy dengan telur asin. Ternyata prank itu berhasil membuat si bapack jadi hemat.

"Isi kinderjoy saya ganti telur asin, anack saya trauma jadi ga mau beli kinderjoy lagi pack xixixi heuu3x," tulis warganet di grup obrolan Menjadi Bapak Bapak.

5. Kolektor Mainan

Bagi yang suka koleksi mainan, tentu ditariknya produk Kinder Joy dari pasaran bikin sedih. Pasalnya, mereka tak lagi bisa berburu mainan untuk di koleksi.

Di Eropa, mainan dari Kinder Joy ini menjadi koleksi para kolektor mainan. Bahkan, sempat ada kolektor yang mengoleksi ribuan mainan dari Kinder Joy dan tercatat dalam buku Guinness Record dengan koleksi 8.200 buah.

Bisa dibayangkan, bila mengacu pada harga di Indonesia sekitar Rp13 ribu, maka orang tersebut telah menghabiskan uang paling sedikit Rp100 Juta. Itu pun dengan catatan orang tersebut tak menemukan mainan dalam bentuk yang sama dari ribuan produk Kinder yang dibelinya.

Kontributor : Lukman Hakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Bakteri Salmonella yang Bikin Kinder Joy Dilarang Beredar Sementara?

Apa Itu Bakteri Salmonella yang Bikin Kinder Joy Dilarang Beredar Sementara?

Lifestyle | Selasa, 12 April 2022 | 17:42 WIB

BPOM Tanjungpinang Imbau Supermarket Tak Jual Cokelat Kinder Joy untuk Antisipasi Bakteri Salmonella

BPOM Tanjungpinang Imbau Supermarket Tak Jual Cokelat Kinder Joy untuk Antisipasi Bakteri Salmonella

Batam | Selasa, 12 April 2022 | 18:00 WIB

Waspada! Beli Coklat Kinder Joy di Batam, BPOM Sebut Terindikasi Kandungan Bakteri Salmonella

Waspada! Beli Coklat Kinder Joy di Batam, BPOM Sebut Terindikasi Kandungan Bakteri Salmonella

Batam | Selasa, 12 April 2022 | 14:35 WIB

7 Fakta Menarik Cokelat Telur Kinder yang Heboh Ditarik dari Pasaran Karena Dugaan Bakteri Salmonella

7 Fakta Menarik Cokelat Telur Kinder yang Heboh Ditarik dari Pasaran Karena Dugaan Bakteri Salmonella

Health | Selasa, 12 April 2022 | 11:50 WIB

Diduga Mengandung Salmonella, Apakah Cokelat Telur Kinder Indonesia Sama Seperti yang Dijual di Inggris?

Diduga Mengandung Salmonella, Apakah Cokelat Telur Kinder Indonesia Sama Seperti yang Dijual di Inggris?

Health | Senin, 11 April 2022 | 16:30 WIB

Berisiko Tercemar Bakteri Salmonella, Produk Merek Kinder Joy Dihentikan dari Peredaran

Berisiko Tercemar Bakteri Salmonella, Produk Merek Kinder Joy Dihentikan dari Peredaran

Sumsel | Senin, 11 April 2022 | 15:08 WIB

Terkini

Aktor Koo Kyo Hwan dan Sutradara Yi Ok Seop Ungkap Sudah Menikah Sejak 2022

Aktor Koo Kyo Hwan dan Sutradara Yi Ok Seop Ungkap Sudah Menikah Sejak 2022

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Sulsel Tempati Peringkat IV Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Bappenas

Sulsel Tempati Peringkat IV Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Bappenas

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Sinopsis Thunder Chaser, Drama Kriminal Jin Han dan Qin Hai Lu di WeTV

Sinopsis Thunder Chaser, Drama Kriminal Jin Han dan Qin Hai Lu di WeTV

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:09 WIB

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×