Gender Bukan Penghalang, Social Bella Dukung Lebih Banyak Perempuan untuk Berkarir di Industri Teknologi

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Jum'at, 22 April 2022 | 09:54 WIB
Gender Bukan Penghalang, Social Bella Dukung Lebih Banyak Perempuan untuk Berkarir di Industri Teknologi
Ilustrasi Wanita Karir di Industri Teknologi. (pexels.com/@gustavo-fring)

Suara.com - Social Bella Indonesia kini telah menjadi salah satu beauty tech company terdepan di Indonesia. Tidak hanya itu, Social Bella siap mendorong lebih banyak perempuan Indonesia untuk memiliki karir di industri teknologi.

Saat ini, tercatat ada 55 persen jabatan manajemen di kelima pilar bisnis Social Bella yang diduduki oleh perempuan. Kelima pilar bisnis tersebut adalah Sociolla, SoCo, Beauty Journal, Lilla, and Brand Development.

Dalam rilis yang diterima Suara.com pada Kamis (21/4/2022) kemarin, Co-Founder dan CMO Social Bella yaitu Chrisanti Indiana mengatakan, "Selama 7 tahun membesarkan sebuah perusahaan teknologi, saya beruntung bisa bekerja sama dan terinspirasi oleh banyak sekali perempuan-perempuan yang memiliki kemampuan dan passion besar di berbagai industri. Sebagai beauty tech company yang punya komitmen besar untuk menjadi equal employer bagi perempuan, kami senang sekali ekosistem Social Bella jadi tempat bagi perempuan Indonesia untuk membuktikan diri lewat karya-karyanya. Kami pun berharap bisa semakin mendorong ketertarikan serta keberanian
perempuan Indonesia untuk masuk dan mengembangkan karirnya dengan sukses di dunia teknologi."

Lebih lanjut, Chrisanti Indiana juga mengungkap bahwa dukungan para perempuan di balik Social Bella menjadi salah satu kunci penting dalam keberhasilan perusahaan.

Dengan berbagai latar belakang, usia, dan keahlian, para perempuan di balik Social Bella bersama-sama menjadikan SHEcosystem Social Bella semakin kuat dan relevan bagi perempuan Indonesia. Selain itu, Social Bella juga dapat menggarap potensi besar dari pasar SHEconomy di Indonesia dan Asia Tenggara.

Social Bella sendiri menjadi bukti nyata bahwa perempuan punya kesempatan besar untuk berkarya di perusahaan berbasis teknologi. Saat ini, total 70% karyawan Social Bella adalah perempuan.

Jajaran Pemimpin Wanita di Social Bella (Istimewa)
Jajaran Pemimpin Wanita di Social Bella (Istimewa)

Tidak hanya itu, Social Bella juga menekankan pentingnya support system untuk para pemimpin perempuan ini. Pasalnya, masih ada stereotip kuno yang memandang sebelah mata pemimpin perempuan.

“Bagi saya, kunci dalam mematahkan stereotip tersebut adalah dimulai dari lingkungan positif dari orang terdekat terutama keluarga dan pasangan, yang menerima dan merayakan kesuksesan kita sebagai perempuan. Perempuan memiliki kemampuan adaptasi dan multitasking yang luar biasa yang mana berangkat dari banyaknya peran yang ia jalankan setiap harinya, namun bukan berarti kita harus memaksa diri kita menjadi superwoman yang bisa melakukan segala sesuatunya sendiri."

"Ada peran besar support system dalam keberhasilan perempuan. Dengan kepercayaan, dukungan dan kehadiran pasangan dan keluarga, saya pribadi sebagai seorang ibu pekerja dengan dua anak tidak pernah merasa terbatasi oleh stereotip tersebut. Alih-alih dihalangi, saya justru didorong untuk merealisasikan aspirasi saya di dunia karir," ungkap Nurul Sulisto, General Manager Lilla.

baca juga

Hal serupa juga diungkap Amanda Melissa, VP Data Management & Business Intelligence Sociolla. Sebagai ibu baru, Amanda Melissa menyebut jika kehadiran support system dan role model sangat penting.

Untuk mendukung perempuan dalam berkarir di industri teknologi, Social Bella juga tidak mengkotak-kotakan individu ke dalam bias gender, tapi berdasarkan kemampuan dan passion mereka.

"Kami meyakini bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk dapat berkarir dan menjalankan passion mereka di bidang teknologi. Gender bukan lagi penghalang bagi perempuan untuk dapat berkarya dan unggul di bidang ini. Karena bagi kami, setiap karyawan adalah aset penting yang akan membantu perusahaan tumbuh dan semakin berkembang untuk mencapai tujuan yang lebih besar yang secara langsung turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi," tutup Chrisanti Indiana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan dan Kaum Perempuan: Ulasan Buku Gelap-Terang Hidup Kartini

Pendidikan dan Kaum Perempuan: Ulasan Buku Gelap-Terang Hidup Kartini

Your Say | Jum'at, 22 April 2022 | 09:15 WIB

Bupati Ikfina Sebut Ada 3 Proyeksi untuk Mewujudkan Mojokerto sebagai Smart City

Bupati Ikfina Sebut Ada 3 Proyeksi untuk Mewujudkan Mojokerto sebagai Smart City

News | Jum'at, 22 April 2022 | 08:35 WIB

Bagaimana Tik Tok sebagai Platform Digital Dapat Mengubah Industri Musik?

Bagaimana Tik Tok sebagai Platform Digital Dapat Mengubah Industri Musik?

Your Say | Jum'at, 22 April 2022 | 08:33 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×