Apakah Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Boleh Dilihat Langsung dengan Mata Telanjang?

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 03 Maret 2026 | 11:54 WIB
Apakah Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Boleh Dilihat Langsung dengan Mata Telanjang?
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026/freepik

Suara.com - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan bahwa masyarakat indonesia bisa menyaksikan gerhana bulan total pada tanggal 3 Maret 2026 yang merupakan salah satu fenomena alam cukup langka. Dari sini, mulai banyak warganet mempertanyakan apakah gerhana bulan total 3 Maret ini boleh dilihat langsung dengan mata.

Perlu Anda tahu, Gerhana Bulan total terjadi saat Bulan memasuki area bayangan inti Bumi, yang disebut umbra. Pada fase ini, cahaya Matahari tidak lagi menyinari Bulan secara langsung, melainkan hanya sebagian kecil sinar yang berhasil sampai ke permukaannya sehingga tampak lebih redup.

Di antara spektrum cahaya Matahari, warna merah dan oranye yang memiliki panjang gelombang lebih besar mampu melewati lapisan atmosfer Bumi dan akhirnya jatuh ke permukaan Bulan. Sementara itu, cahaya berwarna biru dan ungu lebih banyak tersebar di atmosfer. Inilah alasan mengapa Bulan terlihat kemerahan atau jingga ketika terjadi gerhana Bulan total.

Apakah gerhana bulan total bisa dilihat langsung dengan mata telanjang?

Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan merupakan fenomena alam yang bisa dilihat langsung dengan mata telanjang. 

Namun, perlu diingat bahwa melihat gerhana Bulan total tidak selalu semudah yang dibayangkan. Sejumlah faktor turut memengaruhi, mulai dari posisi pengamat, kondisi awan di langit, hingga tingkat polusi cahaya di sekitar lokasi pengamatan.

Berdasarkan keterangan dari NASA, gerhana Bulan sebenarnya bisa disaksikan tanpa bantuan alat khusus. Anda hanya memerlukan pandangan yang tidak terhalang untuk mengamati satelit alami Bumi tersebut. Namun, jika ingin menikmati detail yang lebih jelas, disarankan mencari tempat yang minim cahaya dan menggunakan teropong atau teleskop.

Bagi Anda yang tidak dapat menyaksikan secara langsung, gerhana Bulan total juga dapat diikuti melalui siaran daring. Beberapa platform yang biasanya menayangkan fenomena ini antara lain:

  • Time and Date
  • Griffith Observatory
  • The Virtual Telescope Project

Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyiarkan gerhana melalui situs resminya. Anda dapat mengakses tayangan tersebut lewat laman gerhana.bmkg.go.id.

Selain itu, Observatorium Bosscha kerap mengadakan siaran langsung pengamatan gerhana Bulan. Namun, hingga Kamis (26/2/2026), belum terdapat informasi terbaru terkait live streaming tersebut di akun Instagram resminya.

baca juga

Di mana dan jam berapa gerhana bulan total bisa dilihat?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gerhana ini bisa diamati dari seluruh wilayah Indonesia yang terbagi dalam tiga zona waktu. Selama kondisi langit mendukung, masyarakat di berbagai daerah berkesempatan menyaksikannya.

Tidak hanya di Indonesia, fenomena ini juga dapat terlihat dari sejumlah kawasan lain seperti Australia, wilayah barat Amerika Utara, serta area Samudra Pasifik, asalkan wilayah tersebut sedang berada pada fase malam.

Adapun perkiraan waktu puncak gerhana Bulan total di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • WIB: 18.33.39
  • WITA: 19.33.39
  • WIT: 20.33.39

Peristiwa ini berlangsung selama beberapa jam, sehingga masyarakat memiliki rentang waktu yang cukup panjang untuk mengamatinya. Momen puncaknya pun terjadi setelah waktu berbuka puasa, sehingga dapat dinikmati bersamaan dengan suasana berbuka.

Perlu diketahui, gerhana Bulan total tidak terjadi setiap tahun. Setelah 3 Maret 2026, peristiwa serupa diperkirakan baru akan kembali berlangsung pada 31 Desember 2028. Artinya, publik harus menanti hampir tiga tahun untuk kembali melihat Bulan berubah kemerahan akibat tertutup bayangan Bumi.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa gerhana Bulan total pada Rabu, 3 Maret 2026, diperkirakan berlangsung mulai pukul 16.50.00 hingga 20.17.10 WIB.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Shio Paling Beruntung Selama Bulan Maret 2026, Kuda Tidak Masuk Daftar?

3 Shio Paling Beruntung Selama Bulan Maret 2026, Kuda Tidak Masuk Daftar?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 07:14 WIB

5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock

5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock

Entertainment | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:00 WIB

5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki

5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Bisnis Mandek, Toko Senjata Kini Jualan Roti Demi Bertahan Hidup

Bisnis Mandek, Toko Senjata Kini Jualan Roti Demi Bertahan Hidup

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:14 WIB

HP Baru Dicas Berapa Lama? Ini Durasi Ideal dan Cara Merawat Baterainya

HP Baru Dicas Berapa Lama? Ini Durasi Ideal dan Cara Merawat Baterainya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:13 WIB

Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia

Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review

Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat

Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Tim Hukum Sebut Proses Geledah dan Sita Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Tanpa Dasar Hukum Sah

Tim Hukum Sebut Proses Geledah dan Sita Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Tanpa Dasar Hukum Sah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran

Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan

Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Ajang AHDC 2026 Perkuat Proses Pembinaan Pebalap Muda Lewat Kompetisi Berjenjang

Ajang AHDC 2026 Perkuat Proses Pembinaan Pebalap Muda Lewat Kompetisi Berjenjang

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:04 WIB

Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota 50 Persen untuk Haji Khusus Demi Keselamatan Jemaah

Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota 50 Persen untuk Haji Khusus Demi Keselamatan Jemaah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:03 WIB

×