Pantai Pangandaran Penuh Sampah Plastik usai Dipadati Turis, Susi Pudjiastuti Kecewa: Tenggelamkan!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Kamis, 05 Mei 2022 | 15:08 WIB
Pantai Pangandaran Penuh Sampah Plastik usai Dipadati Turis, Susi Pudjiastuti Kecewa: Tenggelamkan!
Susi Pudjiastuti (Twitter/@susipudjiastuti)

Suara.com - Libur Lebaran membuat sejumlah destinasi wisata dipenuhi oleh pengunjung hingga membeludak. Para wisatawan datang bersama keluarga untuk menikmati libur panjang bersama.

Tentu ramainya destinasi wisata ini dapat menggerakkan roda ekonomi penghuni sekitar destinasi wisata. Sayangnya, ada dampak buruk yang tersisa dari ramainya tempat wisata.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia. Melalui akun Twitter @susipudjiastuti, wanita 57 tahun ini menyoroti sampah yang ditinggal oleh para wisatawan di Pantai pengandaran.

"Lebaran membawa rezeki untuk masyarakat Pangandaran. Saya pun senang ekonomi bergerak pulih, tapi maak sampahnya," tulis Susi Pudjiastuti pada cuitannya yang dilengkapi video berdurasi 2 menit 12 detik.

Pantai Pangandaran penuh sampah plastik (Twitter @susipudjiastuti)
Pantai Pangandaran penuh sampah plastik (Twitter @susipudjiastuti)

Pada hari ketiga Lebaran, Susi hendak bermain di Pantai Pengandaran bersama keluarganya. Sayangnya yang ia dapati justru sampah plastik di mana-mana.

Tanpa ragu, Susi pun membersihkn sampah-sampah plastik yang ia temukan di sana, mulai dari sedotan, bungkus makanan, dan kemasan plastik lainnya.

"Awas kalau datang lagi ke Pangandaran, buang sampah beginian, saya tenggelamkan," ujar Susi Pudjiastuti dengan tegas saat tengah membersihkan sampah-sampah itu.

Setidaknya, butuh waktu 1-2 untuk membersihkan sampah-sampah tersebut. Semua sampah yang dikumpulkan Susi dimasukkan ke dalam sebuah keranjang untuk dibuang pada tempatnya.

Pantai Pangandaran penuh sampah plastik (Twitter @susipudjiastuti)
Pantai Pangandaran penuh sampah plastik (Twitter @susipudjiastuti)

"Para turis, para pengunjung Pangandaran, mbok iya, tolong, kalau beli makanan, sampahnya jangan dibuang begitu saja. Cari tempat sampah, masukkan ke dalam tempat sampah atau dibawa pulang saja. Nanti Anda kemari lihat begini kan juga tidak senang," ungkap Susi pada penutup video tersebut.

baca juga

Unggahan ini pun jadi viral dan menarik banyak perhatian publik untuk berkomentar.

"Yang masih buang sampah sembarang, keplak aja kepalanya, Bu," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Benar, tiap tahun kalau musim liburan di semua tempat wisata pasti begini. Ngatur bebek kayaknya lebih gampang daripada ngatur manusia ya, Bu," ujar warganet ini.

Sementara itu, hingga Kamis (5/5/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 250 ribu kali di Twitter.

Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerap Merokok di Pantai, Susi Pudjiastuti Bagi Tips Jitu Buang Puntung Rokok

Kerap Merokok di Pantai, Susi Pudjiastuti Bagi Tips Jitu Buang Puntung Rokok

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 14:57 WIB

Libur Lebaran, 16 Ribu Wisatawan Kunjungi Lembah Harau

Libur Lebaran, 16 Ribu Wisatawan Kunjungi Lembah Harau

Sumbar | Kamis, 05 Mei 2022 | 14:37 WIB

Pantai Pangandaran Ramai Pengunjung dan Penuh Sampah, Warganet: Ngopi di Rumah

Pantai Pangandaran Ramai Pengunjung dan Penuh Sampah, Warganet: Ngopi di Rumah

Kaltim | Kamis, 05 Mei 2022 | 14:06 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×