Apa Itu Smiling Depression dan Alasan Seseorang Sering Melakukannya

Arendya Nariswari

Minggu, 08 Mei 2022 | 15:36 WIB
Apa Itu Smiling Depression dan Alasan Seseorang Sering Melakukannya
Ilustrasi senyum palsu (pexels)

Suara.com - Semua orang tentu pernah mencoba terlihat baik-baik saja di depan permasalahan yang menerpa. Dalam kondisi tersebut, seseorang bisa saja melakukan smiling depression.

Istilah ini mungkin belum familiar di telinga warga Indonesia, namun tindakan tersebut sebenarnya sering dilakukan oleh beberapa orang.

Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, smiling depression merupakan perilaku di mana seseorang mencoba tersenyum setiap harinya dalam berbagai situasi.

Namun sebenarnya, orang tersebut mengalami permasalahan hingga depresi. Hal ini jarang diketahui oleh orang-orang, karena mereka melakukannya dengan begitu baik hingga tak terlihat depresi.

Lalu apa alasan seseorang melakukan smiling depression? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Alasan seseorang melakukan Smiling Depression

Dikutip Hops.ID dari laman Instagram Biro Psikologi Dinamis, ada empat hal yang menjadi alasan seseorang memilih untuk terlihat bahagia di depan orang lain.

1. Takut menjadi beban

Selalu ingin terlihat baik-baik saja dan mencoba menyimpan semuanya seorang diri tanpa pernah mau membaginya dengan orang lain.

baca juga

Karena kamu tahu dan paham bahwa setiap orang memiliki permasalahan masing-masing di dalam hidupnya dan tidak mau menambah beban mereka dengan menceritakan apa yang sebenarnya dirasakan.

Kamu beranggapan bahwa cukup dirimu saja yang terbebani dengan semua perasaan itu dan orang lain tidak perlu ikut merasakannya juga.

Padahal, mungkin saja itu semua hanyalah ketakutan yang dirimu ciptakan sendiri dan pada kenyataannya mereka akan dengan sangat senang hati mau mendengarkan atau bahkan membantumu.

2. Tidak ingin terlihat lemah

Mungkin selama ini kamu menganggap bahwa menceritakan apa yang kamu rasakan dengan segala permasalahan yang terjadi di hidupmu kepada orang lain hanya akan membuatmu terlihat lemah.

Padahal, bercerita dan membaginya bukan semata-mata ingin dikasihani oleh orang lain. Namun, setidaknya dapat membuatmu merasa lebih lega dan tidak lagi merasa sendirian.

Mungkin kamu belum siap dan berani untuk menceritakan semuanya secara detail. Maka, cobalah memulainya dengan menceritakan apa saja yang telah kamu lakukan hari ini.

Lama-lama kamu akan merasa nyaman dan terbiasa, sehingga secara perlahan dapat mulai membuka diri dan menyampaikan apa yang sebenarnya sedang kamu rasakan.

3. Takut diberikan stigma negatif

Terlalu banyaknya stigma negatif dari lingkungan sekitar yang kamu lihat atau bahkan rasakan sendiri akan membuatmu menjadi takut untuk berkata jujur dengan kondisimu saat ini.

Kamu takut dianggap aneh atau bahkan diabaikan begitu saja ketika sudah mencoba mengatakan yang sebenarnya kepada mereka.

Mungkin tidak semua orang di lingkungan sekitarmu paham bahwa kondisi yang sedang kamu alami saat ini adalah hal yang wajar dan masih menilai dari sudut pandang negatif.

Alhasil, menyembunyikannya dan berusaha terlihat baik-baik saja adalah salah satu cara untuk melindungi diri dari pandangan negatif orang lain.

4. Merasa malu

Mungkin kamu masih merasa malu dengan kondisi yang dialami saat ini, sehingga lebih memilih menyembunyikannya dan berusaha terlihat baik-baik saja di hadapan orang lain.

Bahkan belum menerima sepenuhnya apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam dirimu, sehingga untuk menyampaikan dan menunjukkannya pada mereka rasanya belum sanggup dilakukan.

Karena kalau dirimu sendiri sudah menerima sepenuhnya, rasa malu itu tidak mungkin muncul di dalam dirimu.

Kamu akan dengan senang hati membagi kisahmu dan menceritakannya agar mereka bisa belajar dari apa yang pernah atau sedang terjadi pada dirimu saat ini.

Itulah alasan yang mungkin menjadi penyebab kamu memilih untuk terlihat baik-baik saja di depan orang lain untuk menutupi gejala depresi yang sebenarnya sedang dirasakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku Berani Tersenyum Meski Terluka: Mengobati Luka Hati

Ulasan Buku Berani Tersenyum Meski Terluka: Mengobati Luka Hati

Your Say | Kamis, 05 Mei 2022 | 18:49 WIB

Ulasan Buku Senyum Indah Kanjeng Nabi: Pelajaran tentang Sabar dan Syukur

Ulasan Buku Senyum Indah Kanjeng Nabi: Pelajaran tentang Sabar dan Syukur

Your Say | Senin, 02 Mei 2022 | 10:28 WIB

Let Me Eat Your Pancreas: Sebuah Pertemuan yang Merubah Sikap Siswa SMA

Let Me Eat Your Pancreas: Sebuah Pertemuan yang Merubah Sikap Siswa SMA

Your Say | Kamis, 21 April 2022 | 11:49 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×