Duh, 60 Persen Guru di Indonesia Punya Kemampuan TIK Terbatas, Bagaimana Solusinya?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 02 Juni 2022 | 13:18 WIB
Duh, 60 Persen Guru di Indonesia Punya Kemampuan TIK Terbatas, Bagaimana Solusinya?
Ilustrasi KBM online - (Unsplash/@anniespratt)

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperkirakan sebanyak 60 persen guru memiliki kemampuan terbatas dalam menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Keterbatasan ini menghambat kegiatan belajar dan mengajar yang dapat berdampak pada kualitas pendidikan anak di Indonesia dan juga pada target pemerintah untuk memiliki 9 juta talenta digital hingga tahun 2030 dalam mempersiapkan Industri 4.0.

Untuk itu, guru kejuruan Samsung Innovation Campus (SIC) mendapatkan yaitu Training of Trainers (ToT) dengan memberikan pelatihan bagi para guru untuk membangun kemampuan coding dan programming serta meningkatkan keterampilan digital.

Program ToT adalah salah satu fokus SIC yang akan mendukung rencana pemerintah mencetak lulusan siap kerja berkualitas yang siap menghadapi tantangan Industri 4.0, yang berfokus dalam memaksimalkan penggunaan digital.

Ilustrasi Belajar Online (Pixabay)
Ilustrasi Belajar Online (Pixabay)

“Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak tenaga kerja digital yang terampil di bidang IT. SIC tidak hanya meningkatkan kapabilitas para guru tetapi juga mendukung keterampilan IT siswa," ujar Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Ennita Pramono.

Ia melanjutkan, bahwa kapabilitas guru yang baik dan menguasai TIK akan sangat mempengaruhi kualitas pembelajaran yang akan berdampak langsung pada kualitas anak didik.

"Kapabilitas guru menentukan pencapaian misi kita, yakni menghasilkan tenaga kerja berkualitas yang terampil dan siap menghadapi tantangan Industri 4.0. Melalui program ToT batch ketiga yang diikuti oleh 150 guru, kami meyakini SIC dan ToT adalah langkah awal dari pemenuhan misi ini.”

Program ToT ini berfokus pada persiapan sumber daya manusia dengan mengedepankan penyediaan infrastruktur agar setiap elemen di lingkungan pendidikan mampu beradaptasi dengan teknologi dan digitalisasi.

Salah satu guru yang mengikuti program Samsung Innovation Campus (SIC) Training of Trainers adalah Tresna Yogaswara, Guru SMKN 1 Cimahi Jawa Barat. Ia merasakan manfaat nyata dari pelatihan-pelatihan yang telah diikuti di program ToT.

baca juga

“Kami sangat mengapresiasi program ToT karena program ini menjadi solusi bagi siswa SMKN 1 Cimahi, khususnya jurusan elektronika, yang sangat membutuhkan ilmu terapan. Sejak SIC hadir di sekolah kami, guru dan siswa lebih antusias mengajar dan belajar.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memupuk Rasa Kesetaraan dalam Perbedaan Warna Kulit Melalui Aksi Nyata

Memupuk Rasa Kesetaraan dalam Perbedaan Warna Kulit Melalui Aksi Nyata

Your Say | Kamis, 02 Juni 2022 | 13:03 WIB

Sudah Berbulan-bulan Guru PPPK Bandar Lampung Belum Terima SK Pengangkatan

Sudah Berbulan-bulan Guru PPPK Bandar Lampung Belum Terima SK Pengangkatan

Lampung | Kamis, 02 Juni 2022 | 10:34 WIB

Absen Upacara Hari Lahir Pancasila, Gibran Hadiri Pernikahan Anak Guru Ngaji Presiden Jokowi

Absen Upacara Hari Lahir Pancasila, Gibran Hadiri Pernikahan Anak Guru Ngaji Presiden Jokowi

Surakarta | Rabu, 01 Juni 2022 | 15:47 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×