Berhenti Jadi Pengacara, Perempuan Ini Sukses Rintis Karir Jadi Paranormal Hewan

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Senin, 06 Juni 2022 | 18:18 WIB
Berhenti Jadi Pengacara, Perempuan Ini Sukses Rintis Karir Jadi Paranormal Hewan
ilustrasi hewan dan manusia (unsplash)

Suara.com - Seorang pengacara top rela berhenti dari pekerjaannya dengan penghasilan $75.000 atau Rp1 Milyaran per tahun, demi bisa belajar bahasa hewan. Dan uniknya, kini dia memiliki pekerjaan impiannya sebagai paranormal hewan peliharaan.

Perempuan bernama Nikki Vasconez itu mulai meneliti cara berbicara hewan pada September 2020, saat bekerja sebagai pengacara properti penuh waktu.

Dilansir The Sun, setelah menemukan hasratnya, dia berhenti dari pekerjaannya untuk menjadi komunikator hewan penuh waktu setahun kemudian.

Pada September 2021, perempuan asal Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat tersebut meluncurkan bisnis paranormal hewan peliharaannya yang dinamakan Nikki Vasconez Animal Communication di Facebook, Instagram, dan TikTok. Jasa ini bisa dipesan pada empat bulan ke depan.

"Saya sangat sedih dalam pekerjaan saya sebelumnya, saya bekerja berjam-jam dan tidak bahagia tetapi terlalu takut untuk berubah. Sampai ini datang," kata dia.

''Saya mulai berlatih pada hewan peliharaan keluarga dan teman, dan beberapa hewan asing secara gratis, tetapi segera setelah saya membuat akun media sosial, saya mulai mendapatkan pengikut yang stabil dan tidak lama kemudian permintaan mulai berdatangan," jelas perempuan berusia 33 tahun tersebut.

Bahkan ketika membuat akun TikTok, Nikki langsung memperoleh 175 ribu pengikut dalam beberapa bulan dan pada Januari 2022, dia harus berhenti menerima permintaan karena mulai kewalahan. Dari sinilah ia sadar jika bisnisnya baru saja dimulai.

“Saya mengerjakan pesanan yang dicadangkan selama berbulan-bulan. Saya tidak percaya - saya harus membuat daftar tunggu yang memiliki total 4.000 orang yang meminta saya untuk berbicara dengan hewan mereka," pungkasnya.

Nikki mengatakan ia benar-benar belajar sendiri untuk berkomunikasi dengan hewan dengan melakukan penelitiannya sendiri, lalu membaca serangkaian buku tentang latihan tersebut.

baca juga

Selama pembacaan biasa, Nikki akan duduk di ruangan yang tenang di rumahnya di mana dia mempelajari foto hewan tersebut dan secara telepati mengajukan serangkaian pertanyaan kepada mereka.

Paranormal hewan peliharaan ini merekam pertanyaannya dan "tanggapan" hewan itu di teleponnya sehingga pemiliknya dapat mendengarkan kembali percakapan penuh.

Nikki bersikeras melihat mata hewan di foto, dan dia diberitahu nama hewan peliharaan, jenis kelamin dan nama orang di rumah.

Namun dia mengungkapkan bahwa dia lebih suka tidak mengetahui detail lebih lanjut tentang hewan itu untuk mencegah 'otak manusianya' mengganggu pesan tersebut.

"Ketika saya berkomunikasi dengan hewan, terkadang saya melihat gambar melintas di mata saya atau saya akan mendengar frasa tertentu. Saya tidak mendengar aksen atau nada suaranya, tapi saya selalu bisa merasakan kepribadian mereka," jelas dia.

Nikki mengenakan biaya $350 atau Rp5 jutaan untuk sesi satu jam dan membatasi komunikasinya menjadi dua per hari untuk memastikan kualitas bacaan terbaik.

Paranormal hewan peliharaan ini juga menawarkan layanan untuk berbicara dengan hewan yang telah meninggal - yang merupakan setengah dari permintaannya.

“Dari hewan yang saya ajak bicara yang telah meninggal, mereka tidak pernah kesal, marah atau menyimpan dendam," tambahnya.

“Dalam pengalaman saya, mereka hanya pernah bahagia dan bebas dan berbicara tentang bagaimana bagian tubuh mereka telah dipulihkan dan penyakit yang telah hilang," kata dia lagi.

Dia pernah berbicara dengan seekor kucing yang mengungkap bahwa dia bisa melihat lagi, setelah tidak bisa melihat selama hidupnya.

“Saya berbicara dengan hewan yang telah meninggal yang mengomentari kehidupan manusia yang masih hidup. Saya yakin mereka pergi ke mana kita pergi," ujar dia.

“Ini mengubah seluruh perspektif saya tentang kematian karena ini adalah pergeseran, transisi karena saya tidak pernah memiliki satu pun hewan yang sedih," kata Nikki lagi.

Sebagian besar hewan yang "dibaca" oleh Nikki adalah hewan peliharaan rumah tangga seperti anjing dan kucing, tetapi dia juga berbicara dengan tokek, kuda, sapi, babi, beberapa burung dan keledai yang berbeda.

Kliennya termasuk pemilik hewan peliharaan yang ingin berkomunikasi dengan hewan peliharaan mereka, serta pemilik gudang dan pemilik penyelamat yang ingin memahami apa yang menyebabkan hewan mereka kesakitan atau menderita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Kasus PMK Sapi? Penyakit Menular Menyerang Hewan Ternak di Indonesia

Apa itu Kasus PMK Sapi? Penyakit Menular Menyerang Hewan Ternak di Indonesia

News | Senin, 06 Juni 2022 | 17:48 WIB

Musim PMK, Pemkab Sleman Akui Ketersediaan Hewan Kurban Masih Terbatas

Musim PMK, Pemkab Sleman Akui Ketersediaan Hewan Kurban Masih Terbatas

Jogja | Senin, 06 Juni 2022 | 15:30 WIB

Ilmuwan Swedia Menemukan Virus Corona Jenis Baru, Sifatnya Sangat Berbeda!

Ilmuwan Swedia Menemukan Virus Corona Jenis Baru, Sifatnya Sangat Berbeda!

Health | Senin, 06 Juni 2022 | 15:54 WIB

Terkini

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:39 WIB

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:38 WIB

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Pay 1, Get 2: Satu Meja, Tiga Selera Family Dining di Kuningan Jakarta

Pay 1, Get 2: Satu Meja, Tiga Selera Family Dining di Kuningan Jakarta

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 21:29 WIB

Promo Eksklusif Tiket.com & BRI: Liburan Domestik dan Internasional

Promo Eksklusif Tiket.com & BRI: Liburan Domestik dan Internasional

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:25 WIB

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:21 WIB

Mayat Terbungkus Karung di Kolong Jembatan Tol Bocimi, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Terbungkus Karung di Kolong Jembatan Tol Bocimi, Diduga Korban Pembunuhan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:19 WIB

×