facebook

Tips WFH Tenang dan Nyaman dari Psikolog: Orang Tua Harus Punya Lokasi Bekerja yang Jelas!

Vania Rossa
Tips WFH Tenang dan Nyaman dari Psikolog: Orang Tua Harus Punya Lokasi Bekerja yang Jelas!
Ilustrasi WFH.[pexels.com/Ketut Subiyanto]

Tetapkan satu area di rumah tempat orang tua bekerja.

Suara.com - Bekerja dari rumah alias WFH memang jadi tantangan tersendiri bagi orang tua, terutama yang masih punya anak balita. Sulit rasanya fokus seratus persen pada pekerjaan di saat anak merengek meminta perhatian orang tua.

Lalu, adakah cara agar WFH bisa berlangsung tenang dan nyaman, baik bagi orang tua maupun anak?

Menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi, kunci utama WFH tenang dan nyaman adalah orang tua harus punya lokasi bekerja yang jelas. Artinya, tetapkan satu tempat bekerja di area rumah, dan usahakan jangan pindah-pindah.

"Pastikan anak tahu bahwa kalau orang tua duduk di situ, berarti lagi bekerja. Kalau bekerjanya pindah-pindah, nanti di dapur, sebentar di ruang tamu, anak malah jadi bingung," kata psikolog cantik yang kerap disapa Nina, dalam webinar yang diadakan Tokopedia, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga: Fokuskan Tujuan Saat Olahraga Dirumah

Selain tempat bekerjanya harus jelas, waktu yang dialokasikan untuk bekerja juga harus jelas. Dengan begitu, anak jadi paham kapan dia bisa melepaskan orang tuanya untuk fokus bekerja, dan kapan anak bisa menuntut orang tuanya untuk bermain dengannya.

Selain itu, Nina juga menyarankan, yang terbaik, saat orang tua WFH, anak sebaiknya ada orang lain yang menemani, atau ada aktivitas yang bisa dilakukannya.

"Jika tidak, anak akan rewel. Karena anak bingung, satu-satunya andalan dia kan orang tuanya, tapi kenapa orang tuanya tidak memerhatikan dia? Jadi, cara yang dilakukannya adalah dengan rewel," kata NIna.

Nina pun menyarankan, supaya anak tidak mengganggu orang tua saat WFH, anak harus diberi tahu batasan kapan orang tua boleh diganggu dan kapan tidak boleh diganggu.

"Sebelum bekerja, terutama ketika anak masih kecil, luangkan waktu untuk bersama dengan anak, jadi kebutuhan anak untuk bermain dengan orang tuanya, setidaknya sudah terpenuhi," pungkas Nina.

Baca Juga: Nyesek! Keseringan WFH, Pria Ini Dikira Libur Kerja hingga Jualan Online Oleh Tetangga yang Rata-Rata Pensiunan

Komentar