2 Daerah di Indonesia Ini Juga Mengalami Fenomena Embun Es Seperti Dieng, Mana Saja?

Farah Nabilla

Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:33 WIB
2 Daerah di Indonesia Ini Juga Mengalami Fenomena Embun Es Seperti Dieng, Mana Saja?
Dataran Tinggi Dieng mulai diselimuti embun es. Hal itu disebut sebagai fenomena embun upas. (Antara)

Suara.com - Daerah Dieng di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah terkenal dengan suhu udaranya yang dingin dan bisa mencapai minus 1 derajat celcius. Karena itu di daerah ini sering muncul fenomena embun yang menjadi es di waktu-waktu tertentu. Ternyata bukan hanya Dieng, beberapa daerah di Indonesia mengalami fenomena embun es juga loh!

Fenomena embun es kembali terjadi di Dieng pada Kamis (30/6/2022) lalu. Kepala Unit Pengelola Tehknis (UPT)Pengelola Wisata Dieng, Sri Utami mengungkapkan, sejak malam suhu udara di Dieng sudah dingin, yakni minus 1 derajat celcius.

"Dari semalam sudah mulai dingin, pagi ini suhunya minus 1 derajat celsius," kata Sri, pada Kamis (30/6/2022).

Menurut dia, suhu udara dingin hingga menimbulkan embun es terjadi di sejumlah titik, diantaranya di komplek Candi Arjuna, Lapangan sekitar Candi dan Dharmasala.

Fenomena embun es ini sudah dua kali terjadi di Dieng sepanjang tahun 2022, pertama kali terjadi pada Januari 2022, dimana saat itu suhu udara di Dieng mencapai 3 derajat celcius.

Namun Dieng bukan satu-satunya daerah di Indonesia yang memiliki fenomena embun es. Ada daerah lain yang juga memiliki fenomena yang sama. 

Dimana sajakah itu? berikut ulasannya.

1. Lereng Semeru, Lumajang, Jawa Timur

Fenomena embun es pernah terjadi tahun lalu di lereng Gunung Semeru, tepatnya di Danau Ranu Pani.

baca juga

Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin mengatakan, meski fenomena embun es bisa juga terjadi di lereng Semeru, namun potensinya masih lebih kecil dibanding Dieng.

"Potensinya ada (terjadi embun es), tapi saat ini biasanya dieng yang terjadi," ujar Maming.

2. Taman Nasional Bromo

Sementara itu, prakirawan Cuaca BMKG, Agita Vivi mengatakan, berdasarkan laporan BMKG, daerah lain yang berpotensi terjadi fenomena embun es selain Dieng dan Semeru adalah Kawasan Nasional Bromo, di Jawa Timur.

Menurut Vivi, hal tersebut disebabkan karena oleh udara dingin yang datang dari Australia.

"Jika dilihat dari data dan potensi udara dingin dari Australia yang menjadi penyebab fenomena es ini, wilayah Jawa umumnya lebih berpotensi jika dibandingkan dengan Pulau yang lain," imbuh Vivi.

Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin mengatakan, kemunculan fenomena embun es adalah sesuatu yang alamiah, dimana penyebabnya adalah suhu udara yang sangat dingin. 

Menurut Miming, suhu udara dingin itu muncul pada puncak musim kemarau yaitu sekitar Juli-September. Periode ini ditandai dari pergerakan angin dari arah timur yang berasal dari Benua Australia.

"Pada bulan Juli, wilayah Australia berada dalam periode musim dingin," terang Miming.

Ia menambahkan, adanya pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia meyebabkan pergerakan massa udara dari benua kangguru itu menuju Indonesia atau yang  lebih dikenal dengan istilah Mansoon Dingin Australia.

Anggin Mansoon inilah yang bertiup menuju perairan wilayah samudera Indonesia yang memiliki suhu udra yang relatif dingin.

Hal tersebut pula yang menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia terutama bagian selatan, seperti Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara terasa lebih dingin.

"Sehingga (hal itu) membuat udara dekat permukaan terasa lebih dingin terutama pada malam hingga pagi hari," pungkas Miming

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Penasaran, Embun Upas Dieng Bulan Apa? Simak Penjelasan BMKG

Bikin Penasaran, Embun Upas Dieng Bulan Apa? Simak Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 02 Juli 2022 | 06:30 WIB

3 Tips Melihat Embun Upas Dieng, Simak Selengkapnya di Sini!

3 Tips Melihat Embun Upas Dieng, Simak Selengkapnya di Sini!

Lifestyle | Jum'at, 01 Juli 2022 | 07:59 WIB

Embun Upas di Dieng Diprakirakan Berlangsung hingga 10 Juli

Embun Upas di Dieng Diprakirakan Berlangsung hingga 10 Juli

Tekno | Jum'at, 01 Juli 2022 | 03:15 WIB

Kawasan Dieng Mulai Muncul Salju, Ini Penjelasan BMKG Banjarnegara

Kawasan Dieng Mulai Muncul Salju, Ini Penjelasan BMKG Banjarnegara

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juni 2022 | 16:01 WIB

Apa Itu Embun Upas yang Terjadi di Dieng Jawa Tengah?

Apa Itu Embun Upas yang Terjadi di Dieng Jawa Tengah?

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2022 | 14:27 WIB

Embun Es di Dataran Tinggi Dieng Diperkirakan Muncul Selama 10 Hari

Embun Es di Dataran Tinggi Dieng Diperkirakan Muncul Selama 10 Hari

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:59 WIB

Dataran Tinggi Dieng Diselimuti Embun Es

Dataran Tinggi Dieng Diselimuti Embun Es

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:48 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB