facebook

Vincent Rompies dan Putranya Jadi Sorotan, Ini Tips Membangun Hubungan Antara Ayah dan Anak Laki-laki

Bimo Aria Fundrika
Vincent Rompies dan Putranya Jadi Sorotan, Ini Tips Membangun Hubungan Antara Ayah dan Anak Laki-laki
Potret awet muda Vincent Rompies (Instagram/@vincentrompies)

Tidak hanya itu, Vincent juga terlihat melakukan tos spesial yang biasa dilakukannya sengan putranya itu.

Suara.com - Momen Vincent Rompies memeluk anak-anaknya setelah berhasil mengalahkan Valentino Jebret Simanjuntak dalam acara Tepok Bulu 22, Minggu (03/07/2022) menjadi sorotan.

Seperti yang diketahui, Viincent berhasil menang tanding bulu tangkis setelah melawan Valentino dalam dua gim dengan skor 21-12 dan 22-20.

Pertandingan tersebut sendiri disiarkan langsung melallui youtube channel ViNDES. Dalam siaran tersebut terekam Vincent memberikan medali kepada putranya lalu memeluk anak-anaknya beserta istrinya.

Tidak hanya itu, Vincent juga terlihat melakukan tos spesial yang biasa dilakukannya sengan putranya itu. Momen tersebut memperlihatkan kalau hubungan ayah dan anak laki-lakinya itu sangat erat.

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sadis Anak Bunuh Ibu; Kelaparan Saat Bangun Tidur

Melihat hubungannya dengan putranya itu menujukkan sisi ayah yang jarang diperlihatkan banyak orang. Padahal, ayah juga berperan penting dalam membangun kepribadian anak, khususnya laki-laki.

Namun, sering kali beberapa ayah bingung bagaimana cara membangun ikatan yang kuat dengan anak laki-lakinya. Melansir laman Momjunction, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk membangun hubungan antara ayah dan anak laki-laki.

1. Selalu ada untuknya

Gaya Salaman Vincent Rompies dan Anaknya. (Twitter)
Gaya Salaman Vincent Rompies dan Anaknya. (Twitter)

Di sela-sela kesibukannya, ayah harus menyempatkan waktu untuk anaknya. Hal ini akan membuat putranya tersebut akan merasa dihargai dan penting untuk ayahnya.

Ayah dapat menghadiri berbagai kegiatan yang dilakukan anak laki-lakinya itu seperti pertandingan sepak bola, beberapa kepentingan di sekolah, atau hanya sekadar berbicara dengannya di ruangannya.

Baca Juga: 5 Cara Mengatur Keuangan untuk Anak Kos agar Bisa Hemat dan Ditabung

2. Cari kesamaan dengan anak

Komentar