facebook

5 Tips Memilih Lembaga Donasi yang Terpercaya, Kenali Ciri-Ciri Berikut!

Farah Nabilla
5 Tips Memilih Lembaga Donasi yang Terpercaya, Kenali Ciri-Ciri Berikut!
Ilustrasi lembaga penyalur bantuan (Unsplash/Joel Muniz)

Kewaspadaan masyarakat terhadap penyalur bantuan yang tidak amanah semakin meningkat karena dugaan kasus ACT mencuat baru-baru ini. Simak tips memilih lembaga donasi berikut.

Suara.com - Polemik dugaan penyelewengan dana donasi oleh yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih lembaga donasi penyalur bantuan.

Pasalnya, niat masyarakat untuk berderma dan menyisihkan hartanya untuk membantu mereka yang membutuhkan akan salah sasaran jika dana tersebut diberikan pada lembaga yang tidak amanah, berkaca dari dugaan kasus tersebut.

Lantas, bagaimana supaya dapat terhindar dari lembaga donasi yang bermasalah dan tidak transparan? Berikut tips memilih lembaga donasi penyalur bantuan yang terpercaya.

1. Periksa legalitas atau kepastian hukum

Baca Juga: Heboh Kasus ACT, PPATK Minta Donatur Hati-hati saat Menyumbang

Legalitas atau status hukum dari lembaga tersebut menjadi salah satu ciri utama bahwa penyalur bantuan tersebut terpercaya.

Status hukum menjadi salah satu jaminan bahwa dana yang dihimpun dari para donatur sudah terikat oleh hukum supaya dapat digunakan sebagaimana mestinya yakni benar-benar dialokasikan ke mereka yang membutuhkan.

Adapun dengan adanya status hukum, maka sebuah lembaga penyalur bantuan juga tak luput dari terikat oleh audit atau pemeriksaan agar penggunaan dana dari para donatur benar-benar transparan.

2. Lihat rekam jejak

Selain itu, kita dapat melihat rekam jejak dari lembaga penyalur bantuan yang bersangkutan. Kita dapat melihat dari testimoni para donatur sekaligus para target donasi.

Baca Juga: Dorong Pembentukan UU Charity, Legislator PKB Sebut Kezaliman ACT Cederai Nilai Kemanusiaan

Kita juga dapat melihat apakah lembaga penyalur bantuan tersebut pernah terjerat dengan masalah atau tidak seperti contohnya ketidaktransparan penggunaan dana, dana digunakan oleh pihak pengelola, dana dialokasikan ke pihak lain yang dituding tidak layak, dan lain-lain.

Komentar