facebook

Suaminya Dieksekusi, Wanita Rusia Ini Balas Dendam dan Pilih Jadi Pembelot

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yulia Rosdiana Putri
Suaminya Dieksekusi, Wanita Rusia Ini Balas Dendam dan Pilih Jadi Pembelot
Ilustrasi wanita kuat (Freepik.com/nakaridore)

Seorang wanita yang suaminya dieksekusi, akhirnya memilih untuk bergabung dengan tentara Rusia dan melawan Ukraina.

Suara.com - Seorang wanita Rusia menjadi sorotan lantaran memilih untuk menjadi seorang tentara pembelot rezim Putin dan mencari kebebasan sejati. Hal ini ia lakukan setelah sang suami yang merupakan sersan Rusia, dianggap pengkhianat dan dieksekusi.

Dilansir dari laman berita Daily Mail, pengalaman wanita ini menjadi kisah heroik yang mengejutkan. Hal itu terlebih ketika ia memilih bergabung dengan beberapa orang Rusia lainnya demi bisa menghentikan perang Rusia-Ukraina yang terjadi.

Awalnya, dia hanyalah seorang wanita biasa yang menanti sang suami pulang dari perjuangan ketika perang meletus. Namun bukannya kabar baik dan berita keselamatan sang suami yang didapat, dia justru menerima laporan kematian yang menguras air mata.

Sang suami, yang memiliki jabatan sersan di salah satu pasukan Rusia ketika invansi ke Ukraina, ditemukan tewas sebagai pengkhianat. Pria itu dikabarkan telah diesksekusi oleh pasukan Chechnya ketika menolak perintah yang diberikan.

Baca Juga: Viral, Detik-detik Petugas Damkar Selamatkan Bocah Tercebur ke Sumur Saat Ambil Wudhu, Publik: Anak Sholehah

Ilustrasi tentara, desersi. (Pexels)
Ilustrasi tentara, desersi. (Pexels)

Sang suami, saat itu diceritakan menolak perintah untuk menggiring pasukannya ke Ukraina dan melakukan invansi. Namun, pria itu justru melakukan hal sebaliknya yang konon mengundang amarah dari para petinggi militer Rusia.

Sejak saat itu, sang istri yang tidak disebutkan namanya ini, memutuskan untuk mengubah kehidupannya. Dibandingkan bermuram durja setiap hari setelah kematian suami, ia memilih jalan yang lebih berbahaya. Tak disangka, ia mengambil pilihan berisiko untuk pergi ke luar dan bergabung dengan sebuah pasukan pembelot asal Rusia.

Pasukan ini memiliki tujuan utama, yaitu menyelesaikan perang di Ukraina dan kembali ke Rusia dengan bebas. Bedanya dengan tentara Rusia lainnya, pasukan ini bertujuan untuk menggulingkan rezim Putin yang kini memerintah.

Semangat wanita ini sangat membara karena ingin segera membalas dendam atas kematian suaminya. Dia bahkan dikabarkan bergabung dengan pasukan milik  Igor Volobuev yang sudah memimpin para pembelot sejak lama. 

Baca Juga: Viral Seorang Pawang Kecup Mesra Buaya Besar, Netizen: Ingat Tanggal Apes Tidak Ada di Kalender

Komentar