Wajib Tahu, 7 Etika Traveling ke Tempat Baru

Vania Rossa

Rabu, 13 Juli 2022 | 13:49 WIB
Wajib Tahu, 7 Etika Traveling ke Tempat Baru
Ilustrasi etika traveling (pexels.com/Trần Long)

Suara.com - Ketika perbatasan berbagai negara mulai dibuka dan sektor pariwisata mulai menggeliat, traveling menjadi salah satu to do list teratas yang dilakukan banyak orang belakangan ini.

Selain protokol kesehatan yang tak boleh dilupakan, saat traveling kamu juga wajib menjaga etika, terutama saat berkunjung ke tempat baru. Faktanya, setiap daerah maupun negara memiliki kode etik yang berbeda-beda. Jadi, sebagai tamu, ada baiknya kamu mencari tahu hal yang boleh atau pun tidak boleh dilakukan saat traveling ke tempat baru.

Nah, buat kamu yang ingin traveling ke daerah atau negara mana pun, berikut rangkuman dari Pegipegi terkait tujuh etika yang wajib banget kamu ketahui!

1. Sadari bahwa kamu adalah tamu

Selayaknya berkunjung ke rumah orang, saat traveling, kamu pun berstatus sebagai tamu di tempat tersebut. Itu artinya, sebagai tamu, kamu sepatutnya tidak boleh merasa terlalu nyaman seperti tinggal di rumah sendiri.

Selain itu, sebagai tamu tentu kamu harus menghormati si tuan rumah. Artinya, menghormati segala sesuatu yang ada di daerah tersebut, termasuk penduduk setempat. Bersikaplah sopan dalam kondisi apapun.

2. Ketahui dan patuhi aturan atau adat istiadat setempat

Ketika kamu menemukan papan petunjuk yang berisi aturan yang boleh atau tidak boleh dilakukan di daerah sekitar, maka patuhi aturan tersebut. Aturan atau adat istiadat tersebut pasti dibuat karena ada alasan tertentu.

Sebagai contoh, di Bali terdapat aturan bahwa tidak boleh menginjak atau merusak sesajen, dan perempuan yang sedang menstruasi dilarang memasuki area suci. Aturan tersebut harus kamu patuhi karena merupakan bentuk rasa hormat terhadap tradisi atau kepercayaan setempat.

baca juga

3. Gunakan pakaian yang sesuai

Sama halnya di Bali, biasanya setiap negara memiliki aturan berpakaian tersendiri untuk pria dan wanita. Aturan tersebut diharapkan untuk diikuti oleh turis asing sebagai bentuk rasa hormat.

Seperti contohnya, para wanita dilarang mengekspos terlalu banyak bagian yang terbuka, atau dilarang menggunakan sandal jepit. Bahkan di Prancis, kita tidak boleh menggunakan piyama saat ke mal.

Meskipun kamu tidak setuju dengan aturan berpakaian yang ditetapkan, kamu diharapkan untuk tetap mematuhi aturan tersebut. Dengan mematuhi, itu menunjukkan kalau kamu menghargai aturan atau tradisi setempat. Dan, liburanmu juga akan tetap aman karena tidak melawan aturan.

4. Perhatikan cara bicara

Perlu diingat bahwa meskipun sudah melakukan riset mendalam mengenai suatu tempat, bukan berarti kamu mengetahui segalanya tentang tempat tersebut. Sebaiknya, jangan mencoba untuk berbicara atau berdebat dengan penduduk setempat tentang sesuatu hal yang tidak kamu pahami.

Sebagian daerah atau negara memiliki konflik politik dan sejarah yang rumit, maka dari itu, hindari untuk berdebat terkait topik gaya hidup, politik, dan agama. Perhatikan fakta bahwa penduduk setempat mungkin sensitif tentang topik tertentu, terutama tentang politik dan agama.

5. Bijak dalam mengambil gambar

Mengambil gambar atau berswafoto di destinasi tertentu memang sudah menjadi kebiasaan para wisatawan. Selain sebagai kenang-kenangan, foto tersebut juga bisa menjadi bahan untuk di-posting pada halaman sosial media.

Tapi, hati-hati ketika ingin mengambil gambar dari suatu objek tertentu seperti pantai, tempat ibadah, dan museum. Hal ini karena di beberapa tempat menerapkan aturan tentang larangan mengambil gambar atau video. Selain itu, jika kamu ingin berswafoto bersama penduduk lokal, harap meminta izin terlebih dahulu kepada mereka. kamu bisa bertanya beberapa pertanyaan seperti ‘Apakah boleh untuk mengambil foto atau video?’, 'Apakah keberatan jika foto atau video tersebut diunggah ke halaman sosial media?’, dan lainnya. Mungkin terdengar sepele, tapi itu penting untuk dilakukan sebagai bentuk menghargai privasi mereka.

6. Ikut serta menjaga lingkungan

Di sejumlah negara sudah ada aturan dilarangnya buang sampah sembarangan di jalan, tidak boleh melakukan aksi vandalisme, atau bahkan meludah sembarangan di jalan. Sebagai traveler, kamu juga memiliki tanggung jawab untuk merawat tempat yang kamu kunjungi. Rawatlah tempat-tempat tersebut agar lingkungannya tetap bersih dan terjaga sehingga dapat terus dikunjungi oleh wisatawan lain.

7. Bijak dalam tawar-menawar barang

Kegiatan tawar menawar bukanlah hal yang baru dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, di beberapa daerah atau negara sudah menjadi kebiasaan. Namun, ketika kegiatan tawar menawar dilakukan dengan tidak 'hormat atau sopan', tentu itu akan membuat malu si penjual. Selama harganya wajar, sebaiknya jangan mencoba menawar di toko tradisional. Di banyak negara, warganya bergantung pada pendapatan yang mereka peroleh dari pariwisata. Jadi, lebih baik membayar harga penuh jika kamu tidak yakin apakah tawar-menawar itu diperlukan.

Itu dia tujuh etika traveling ketika berkunjung ke tempat baru. Semoga tips di atas bisa bermanfaat untukmu yang berencana traveling dalam waktu dekat, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baju Aspri Hotman Paris Disebut Meresahkan, Buat Netizen Pikirannya Traveling

Baju Aspri Hotman Paris Disebut Meresahkan, Buat Netizen Pikirannya Traveling

Bogor | Selasa, 12 Juli 2022 | 22:05 WIB

Masuk Taman Nasional Komodo Wajib Bayar Rp 3,75 Juta

Masuk Taman Nasional Komodo Wajib Bayar Rp 3,75 Juta

Depok | Senin, 11 Juli 2022 | 19:27 WIB

Liburan Sekolah Makin Asyik, Ini Tips Aman dan Nyaman Traveling Bersama Anak

Liburan Sekolah Makin Asyik, Ini Tips Aman dan Nyaman Traveling Bersama Anak

Lifestyle | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:21 WIB

Terkini

Pasar Saham RI Tak Baik Saja Pekan Ini, Asing Bawa Kabur Dana Rp690,19miliar

Pasar Saham RI Tak Baik Saja Pekan Ini, Asing Bawa Kabur Dana Rp690,19miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 10:54 WIB

BREAKING NEWS: Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 240 Orang Masih Dicari

BREAKING NEWS: Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 240 Orang Masih Dicari

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:53 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI Dorong 2,3 Juta Debitur Naik Kelas

Lima Tahun Holding UMi, BRI Dorong 2,3 Juta Debitur Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 10:50 WIB

Awal Mula Betrand Peto Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kata Ruben Onsu

Awal Mula Betrand Peto Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kata Ruben Onsu

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 10:43 WIB

Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan

Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:42 WIB

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

×