Kiat Pelaku UKM Raih Kepercayaan Konsumen: Coba Dulu Produknya Sebelum Dipasarkan

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Senin, 29 Agustus 2022 | 13:12 WIB
Kiat Pelaku UKM Raih Kepercayaan Konsumen: Coba Dulu Produknya Sebelum Dipasarkan
Ilustrasi pelaku ukm. (Elements Envato)

Suara.com - Dalam menjual sebuah produk, kepercayaan konsumen adalah hal yang paling utama. Tapi, bagaimana cara mendapatkan kepercayaan konsumen? Pelaku UKM berbagi kiat agar produk yang dijualnya dapat diterima dengan baik oleh calon konsumen, yaitu mencoba sendiri produk yang akan dijualnya.

Ya, itulah yang dilakukan oleh dua pelaku UKM Syaiha dan Ardi Wibowo dalam menjalankan bisnisnya selama ini. Keduanya sama-sama memulai usaha dengan menjual produk milik orang lain. Setelah itu, keduanya membuat inovasi dalam membuat produk dan membangun bisnisnya.

Pemilik bisnis online SMC Store, Syaiha, mengatakan, awalnya ia hanya melakukan bisnis dengan menjual barang-barang milik temannya melalui Facebook Ads. Bahkan, Syaiha mengaku jika ia menghabiskan uang hingga miliaran rupiah untuk mengiklankan produk temannya itu.

Namun, salah satu temannya menyarankan untuk membuat produk miliknya sendiri. Hal inilah yang kemudian memacunya untuk membuat produk sendiri.

“Awalnya saya itu berbisnis dari 2016 dari Facebook Ads, menjualkan produk orang lain bahkan abis hingga miliaran, terus ada teman yang mengatakan saya bodoh, soalnya uang habis hingga miliaran untuk jual produk orang lain, padahal bisa buat produk sendiri. Akhirnya saya coba buat produk sendiri,” ungkap Syaiha dalam Ninja Xpress Virtual Media Gathering: UKM Merdeka Berbisnis, Senin (29/8/2022).

Syaiha bersama sang istri kemudian mencoba membuat produk skincare. Namun, karena mementingkan kepercayaan pelanggan, Syaiha mengaku mencoba berbagai formula skincare yang dipakai oleh istrinya terlebih dahulu hingga menemukan hasil yang baik.

Baginya, penting untuk menjual produk yang benar-benar bermanfaat kepada pelanggan sehingga mendapat kepercayaan.

“Kami buat produk skincare sendiri, karena saya lihat istri beli serum mahal, jadi mikir kenapa enggak coba buat sendiri. Terus akhirnya buat formula, istri coba belum ada hasil kita ganti lagi, sampai istri bilang ‘Oke ada perubahaan dan hasilnya keliatan’ baru kita pasarkan, jadi pelanggan juga dapat manfaatnya,” sambungnya.

Sama halnya dengan Syaiha, pemilik usaha Ban, Ardi Wibowo, menuturkan bahwa awalnya ia hanya berjualan barang milik orang lain. Ia juga mengaku berfokus pada bidang fashion sebelum beralih ke herbal.

baca juga

Rupanya, bisnis fashionnya tidak berjalan dengan baik. Bahkan, ia mencoba bisnis sendiri juga masih belum berhasil. Akan tetapi, hal tersebut tidak membuatnya menyerah.

Saat pandemi, Ardi mencoba memulai bisnis herbal milik orang lain. Namun, terdapat beberapa pelanggan yang berkomentar jika produk tersebut kurang baik. Hal tersebut memacu dirinya untuk membuat produk sendiri yang bisa bermanfaat dan terpercaya untuk pelanggan.

“Sebelum pandemi kita enggak bermain herbal, cuma fashion dari punya orang. Terus coba buat sendiri cari konveksi tetapi enggak laku. Namun, kami tidak putus asa dan mencari, terus coba jual produk herbal kita juga jual produk temen gitu,” ungkap Ardi.

Ardi mengatakan, pihaknya lalu mencoba membuat produk herbal untuk kesehatan rambut. Namun, sebelum benar-benar dipasarkan, Arid mengaku jika pihaknya juga mencoba terlebih dahulu sehingga produk yang dibuat benar-benar berguna bagi pelanggan.

“Tapi pas jual produk orang lain suka ada protes karena produknya kurang baik. Setelah 6 bulan gitu, akhirnya mencoba buat produk sendiri mengatasi permasalah yang dialami pelanggan, jadi mengutamakan pelanggan, tapi kita coba dulu sampai produknya bagus,” pungkas Ardi.

Nah, buat Anda para pelaku UKM seperti Syaiha dan Ardi, tips dari keduanya bisa dicoba ketika berencana membangun merek sendiri. Cobalah produk yang Anda buat sebelum memutuskannya menjual kepada orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fungsi Foto Produk Sehingga Dianggap Sangat Penting

4 Fungsi Foto Produk Sehingga Dianggap Sangat Penting

Your Say | Sabtu, 02 Juli 2022 | 13:30 WIB

Ayo Ikutan Festival UKM Class Alfamart dan Nestle Berhadiah Rp100 Juta

Ayo Ikutan Festival UKM Class Alfamart dan Nestle Berhadiah Rp100 Juta

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 14:48 WIB

5 Tips untuk Pelaku UKM Agar Tetap Kreatif di Masa Pandemi

5 Tips untuk Pelaku UKM Agar Tetap Kreatif di Masa Pandemi

Lifestyle | Senin, 20 September 2021 | 17:02 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×