Terungkap! Ini Alasan Singapura Tarik Saus Sambal dan Kecap Manis ABC

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rafidah Raihany

Rabu, 07 September 2022 | 13:56 WIB
Terungkap! Ini Alasan Singapura Tarik Saus Sambal dan Kecap Manis ABC
Produk ABC (shopee/heinzabc)

Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari salah satu produk ekspor RI. Singapore Food Agency (SFA) mengumumkan bahwa dua produk asal Indonesia telah ditarik dari peredaran. Dua produk ini adalah kecap manis dan juga sambal ayam goreng saus. Keduanya berasal dari merek yang sama, yakni ABC.

Dilansir dari laman CNA, penarikan kedua produk ini dilakukan lantaran adanya kandungan alergen di dalamnya. Sayangnya, pihak produsen tidak menulis kandungan zat tersebut pada label makanan.

Kecap ABC (instagram/kecapabc.id)
Kecap ABC (instagram/kecapabc.id)

Padahal menurut peraturan mengenai makanan di Singapura, produk makanan dengan bahan yang mampu menyebabkan hipersensitivitas harus dicantumkan pada label kemasan makanan.  Semua bahan dalam makanan juga harus dicantumkan pada label dengan urutan menurun sesuai proporsinya. 

"Alergen dalam makanan bisa mengakibatkan reaksi alergi pada individu yang sensitif," ungkap SFA melalui siaran persnya, Sealsa (6/9/2022).

Kecap manis ABC yang diimpor oleh New Intention Trading diketahui mengandung sulfur dioksida. Sedangkan Sambal Ayam Goreng ABC yang diimpor oleh Distributor Arklife terdeteksi memiliki kandungan asam benzoat di dalamnya.

Keberadaan dua kandungan ini disebut tidak berbahaya bagi masyarakat umum lantaran berada dalam batas yang diizinkan. Namun, bagi mereka yang alergi hal ini cukup membahayakan.

"Konsumen yang telah memberi produk yang terkena dampak dan alergi terhadap alergen sebaiknya tidak mengkonsumsinya. Konsumen dapat menghubungi tempat pembelian untuk pertanyaan," tambah SFA.

Selain dua produk asal Indonesia ini, otoritas setempat juga menarik Fukutoku Seika Soft Cream Wafer yang berasal dari Jepang. Makanan ringan ini terdeteksi mengandung alergen putih telur dan tepung terigu.

Sama seperti produk ABC Indonesia, makanan yang diimpor oleh Sinhua Hock Kee Trading ini tidak menuliskan kandungan zat dalam label makanan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku The ABC Murders: Serangkaian Pembunuhan Keji Berdasarkan Abjad

Ulasan Buku The ABC Murders: Serangkaian Pembunuhan Keji Berdasarkan Abjad

Your Say | Kamis, 03 Februari 2022 | 13:25 WIB

Heboh Klip Pemujaan Setan Muncul Saat Siaran TV Nasional

Heboh Klip Pemujaan Setan Muncul Saat Siaran TV Nasional

News | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:18 WIB

Orang Bandung Wajib Tahu: Asal Mula Penamaan Jalan ABC

Orang Bandung Wajib Tahu: Asal Mula Penamaan Jalan ABC

Jabar | Minggu, 01 Agustus 2021 | 16:48 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×