Heboh Klip Pemujaan Setan Muncul Saat Siaran TV Nasional

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:18 WIB
Heboh Klip Pemujaan Setan Muncul Saat Siaran TV Nasional
Klip pemuja setan saat siaran TV nasional. (Twitter/@ABCmediawatch).

Suara.com - Sebuah klip singkat tentang pemujaan setan muncul di stasiun TV nasional Australia, ABC News saat penyiar Yvonne Yong membawakan berita malam.

Menyadur Mothership Sabtu (21/08), klip singkat itu kemudian diposting ulang oleh akun Twitter Media Watch sambil bertanya, "apa yang terjadi?"

Kala itu, pembawa acara ABC News Yvonne Yong melaporkan tentang undang-undang baru yang akan membuat para penyalahguna hewan polisi dimasukkan ke dalam penjara.

Namun segmen itu tiba-tiba terganggu oleh cuplikan ritual pemuja setan yang menampilkan lampu merah, salib terbalik, dan pemimpin yang meminta kawanannya untuk 'Hail Satan'.

Selingan setan itu berlangsung sekitar 3 detik sebelum klip kembali ke Yong, mantan anchir CNA yang duduk dengan wajah kaku. Yong mengatasi situasi canggung dengan profesional dan melanjutkan kembali baca berita berikutnya.

Menurut Media Watch, rekaman itu dari streaming Misa Hitam Setan oleh Kuil Setan Noosa, kelompok yang berseteru hukum dengan Departemen Pendidikan Queensland.

Para pemuja setan minta diizinkan mengajar pelajaran agama kepada siswa sekolah.

Logika di balik kasus mereka, lapor Brisbane Times, adalah jika pemuja setan tidak bisa mengajarkan pelajaran agama, maka tidak ada kelas agama yang diperbolehkan di sekolah umum Queensland.

Pemimpin kelompok, Robin Bristow lebih yang dikenal sebagai Bruder Samael Demo-Gorgon menggambarkan Misa Hitam itu sebagai pesta pakaian mewah saat menunggu Mahkamah Agung Queensland membuat keputusan atas kasus pengadilan mereka.

baca juga

“Bagi banyak orang, Setan adalah alat politik, itu pasti menarik perhatian orang… Kami melihat Setan sebagai metafora yang kuat untuk pemberontakan,” katanya dalam sebuah wawancara tahun 2020, menurut Brisbane Times.

Lalu bagaimana rekaman Misa Hitam masuk berita yang tidak terkait? Jawaban yang paling mungkin adalah klip itu tidak sengaja tersambung ke dalam segmen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Suami-Istri Pemuja Setan Bunuh dan Makan Mayat Manusia untuk Ritual

Ngeri! Suami-Istri Pemuja Setan Bunuh dan Makan Mayat Manusia untuk Ritual

Sumbar | Kamis, 12 Agustus 2021 | 19:15 WIB

Pasangan Pemuja Setan Ditangkap, Akui Bunuh dan Makan Mayat Korban untuk Ritual

Pasangan Pemuja Setan Ditangkap, Akui Bunuh dan Makan Mayat Korban untuk Ritual

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:08 WIB

Diduga Pakai Kaus Berlogo Pemuja Setan, Presiden Emmanuel Macron Disorot

Diduga Pakai Kaus Berlogo Pemuja Setan, Presiden Emmanuel Macron Disorot

Sumbar | Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×