Mengenal Quiet Quitting, Istilah di Dunia Kerja yang Ramai Dibicarakan

Yasinta Rahmawati

Senin, 12 September 2022 | 11:03 WIB
Mengenal Quiet Quitting, Istilah di Dunia Kerja yang Ramai Dibicarakan
Ilustrasi seorang yang menerapkan quiet quitting. (Pexels)

Suara.com - Quiet quitting adalah istilah yang merujuk pada tren baru yang berkembang di dunia kerja belakangan ini. Tren ini dikatakan sebagai 'perlawanan' dari hustle culture yang seperti sudah mengakar pada kaum pekerja kota besar, yang ternyata efeknya sangat buruk untuk kesehatan mental dan fisik.

Namun sebenarnya apa arti dari quiet quitting ini?

Nah, pembahasan singkat dan padatnya bisa Anda dapatkan dalam penjelasan di poin berikut ini!

Mengenal Apa Itu Quiet Quitting

Dikutip dari The Conversation, quiet quitting merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan kebiasaan kerja yang sesuai pada jam kerja dan alokasi kerja yang telah diberikan sejak awal. Jelas, hal ini seperti berlawanan dengan hustle culture yang membuat pekerja rela lembur atau bekerja di luar tugas utamanya.

Secara nyata, tren ini dianggap dapat membantu seseorang mendapatkan hidup yang lebih seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadinya. Tren ini sendiri mengemuka karena efek buruk dari bekerja yang terlalu keras dirasakan banyak orang, dan memicu banyak masalah pribadi dan sosial.

Secara ideal, quiet quitting dapat memberikan kesempatan seseorang menikmati hidup di luar dunia kerja yang menjadi kewajibannya. Hal ini akan memperbaiki kualitas hidup, sehingga kinerjanya di dunia profesional berangsur-angsur membaik dan ekosistem dunia kerja juga semakin teras positif.

Ilustrasi bekerja (Pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi bekerja - quiet quitting. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Lalu Apa Manfaatnya?

Seperti yang sedikit disinggung dalam poin sebelumnya, tren ini menekankan pada work-life balance sehingga muncul keseimbangan pada kehidupan seseorang. Namun tak hanya itu saja, beberapa poin di bawah ini bisa menjadi manfaat yang diperoleh seseorang ketika menerapkan tren tersebut.

baca juga

1. Bekerja Lebih Efektif

Tren ini menekankan pada jam kerja yang sesuai dan penyelesaian tugas yang telah diberikan sesuai dengan job desc. Maka dari itu, seseorang akan dapat bekerja lebih efektif karena waktu yang dimilikinya benar-benar digunakan dalam rangka penyelesaian tugas yang telah diberikan, dan bukan menyelesaikan tugas lain yang sebenarnya tidak menjadi tanggung jawabnya.

2. Kualitas Hidup Meningkat

Seiring berjalannya waktu, porsi kerja dan mengurus kehidupan pribadi akan terpisahkan dengan jelas. Hal ini akan membuat kualitas hidup seseorang meningkat karena mereka juga memiliki waktu untuk kehidupan pribadinya. Ingat, walaupun seseorang berstatus pegawai, orang tersebut tetap manusia dengan segala kebutuhan pribadi yang dimilikinya.

ilustrasi bekerja.[Freepik.com/tirachardz]
ilustrasi bekerja - quiet quitting.[Freepik.com/tirachardz]

3. Terhindar dari Burnout

Burnout adalah kondisi buruk yang bisa terjadi di dunia kerja karena terlalu banyak menghabiskan waktu di kantor untuk bekerja. Eksploitasi yang terus menerus akan membuat seseorang benar-benar ‘habis’, dan tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Ketika menerapkan tren quiet quitting ini, seseorang bisa terhindar dari burnout karena jam dan porsi kerjanya lebih terjaga.

Itu tadi ulasan singkat mengenai tren quiet quitting. Quiet quitting adalah tren yang dianggap efektif untuk diterapkan di dunia kerja. Tapi bagaimana menurut Anda sendiri?

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Soft Skill yang Sangat Dibutuhkan di Dunia Kerja, Wajib Dikuasai

5 Soft Skill yang Sangat Dibutuhkan di Dunia Kerja, Wajib Dikuasai

Your Say | Senin, 12 September 2022 | 10:02 WIB

Studi: Mengenal Tren Quiet Quitting dan Dampak Buruk Bagi Kesehatan

Studi: Mengenal Tren Quiet Quitting dan Dampak Buruk Bagi Kesehatan

Your Say | Rabu, 07 September 2022 | 19:06 WIB

Tren Hustle Culture pada Masa Pandemi

Tren Hustle Culture pada Masa Pandemi

Your Say | Sabtu, 03 September 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×