Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Atas Dugaan KDRT, Kenapa Korban Perlu Lakukan Tes Visum?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 29 September 2022 | 17:16 WIB
Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Atas Dugaan KDRT, Kenapa Korban Perlu Lakukan Tes Visum?
Lesti Kejora dan Rizky Billar berlibur ke Paris (Instagram/@rizkybillar)

Suara.com - Pedangdut Lesti Kejora harus menjalani tes visum untuk membuktikan dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya Rizky Billar.

Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi membenarkan bahwa pihaknya melakukan visum soal kasus dugaan KDRT yang menimpa Lesti.

Namun AKP Nurma belum menjelaskan lebih lanjut mengenai hasil visum Lesti lantaran masih menunggu dari pihak rumah sakit.

"Kami sudah lakukan visum. Itu untuk barang bukti yang dilaporkan. Nanti tunggu dulu dari pihak rumah sakit," katanya Kamis (29/9/2022) dikutip dari suara.com.

Untuk saat ini, polisi juga belum menjelaskan lebih detail terkait laporan Lesti Kejora. Kronologis hingga bentuk KDRT yang dilakukan juga belum diketahui.

Pemeriksaan visum memang umum dilakukan untuk membuktikan tindakan kekerasan fisik maupun seksual. Pemeriksaan yang dilakukan berupa tes seksual, fisik, juga mental. Kemudian, laporan tertulis nantinya harus dikeluarkan oleh penyedia layanan kesehatan berdasarkan pemeriksaan terhadap korban.

Dalam laporan yang ditandatangani oleh dokter yang berwenang, terdapat rincian kondisi kesehatan fisik dan psikis korban yang diperiksa. Kemudian laporan tersebut digunakan sebagai alat bukti di pengadilan. Bila pelaku kekerasan belum diketahui, pemeriksaan itu juga bisa membantu untuk proses pencarian pelaku.

Dikutip dari Hello Sehat, korban perlu melapor kepada pihak kepolisian agar bisa mendapatkan laporan visum. Setelah itu, penyidik dari kepolisian atau hakim akan mengajukan permintaan visum kepada layanan kesehatan.

Setelah itu, korban akan diperiksa secara menyeluruh oleh dokter dan tenaga medis. Dokter nantinya membuatkan laporan tertulis, yaitu hasil visum, untuk diberikan pada penyidik.

baca juga

Umumnya, pemeriksaan visum akan berlangsung di rumah sakit, klinik, atau Puskesmas yang sudah ditunjuk oleh penyidik. Selama pemeriksaan berlangsung, korban biasanya akan ditemani petugas kepolisian, keluarga, atau kerabat terdekat.

Berikut rangkaian prosedur visum yang biasanya dilakukan:

1. Kondisi kesehatan secara umum

Pemeriksaan kondisi kesehatan secara umum tentu dilakukan saat tiba di layanan penyedia kesehatan. Misalnya, apakah korban datang dalam keadaan sadar, tetapi tampak kebingungan, panik, atau gelisah.

Bila korban memerlukan pertolongan darurat akibat luka berat atau kondisi mental yang tak terkendali, petugas wajib memberikan pertolongan. Hal itu dilakukan sebelum melanjutkan visum agar proses pemeriksaan berjalan lancar.

2. Pemeriksaan fisik

Setelah itu, visum akan berlanjut dengan menjalani pemeriksaan fisik menyeluruh, seperti, tekanan darah, denyut nadi, bukti tindak kekerasan, penularan infeksi penyakit kelamin, hingga luka yang tampak pada bagian luar tubuh.

Pada pemeriksaan ini biasanya korban ditanya kronologis kejadian agar petugas medis dapat memfokuskan pemeriksaan sesuai dengan kesaksian korban.

Momen Babymoon Lesti Kejora di Turki (Instagram/@ayah_kejora)
Momen Babymoon Lesti Kejora di Turki (Instagram/@ayah_kejora)

3. Pemeriksaan internal

Bila diperlukan, dokter mungkin akan memeriksa luka bagian dalam. Hal ini biasanya dicurigai bila ada cedera pada bagian dalam, patah tulang, atau kehamilan. Jenis pemeriksaan yang dilakukan bisa meliputi rontgen atau USG.

4. Analisis forensik

Jika pada tubuh korban masih terdapat jejak DNA pelaku, seperti dari cairan ejakulasi, helai rambut, atau darah, dokter akan melakukan analisis forensik. Pemeriksaan visum itu akan dianalisis di laboratorium untuk memastikan identitas pelaku kekerasan dan dijadikan sebagai alat bukti.

5. Pemeriksaan psikiatri

Tak hanya pemeriksaan fisik, korban akan dimintai keterangan soal kondisi kejiwaannya. Tes visum ini akan dilakukan dengan dokter spesialis kejiwaan. Dengan begitu, tanda-tanda gangguan psikologis, seperti trauma, PTSD, hingga depresi bisa terdeteksi.

Setelah seluruh rangkaian tes selesai, dokter akan membuat laporan atau kesimpulan medis berdasarkan hasil yang ditemukan. Kesimpulan itu yang akan dibawa oleh tim penyidik sebagai alat bukti di pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya

Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu

Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:06 WIB

Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX

Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:47 WIB

Bintang Sinetron Evan Marvino Diduga Aniaya Istri, Tak Terima saat Ditagih Uang Nafkah

Bintang Sinetron Evan Marvino Diduga Aniaya Istri, Tak Terima saat Ditagih Uang Nafkah

Entertainment | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:35 WIB

Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks

Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:29 WIB

Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami

Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:47 WIB

Perempuan NasDem Lawan KDRT Lewat Film: Kekerasan Bukan Aib, Jangan Diam

Perempuan NasDem Lawan KDRT Lewat Film: Kekerasan Bukan Aib, Jangan Diam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:15 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

376 Ribu Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Setahun, Indonesia Masih Darurat KDRT

376 Ribu Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Setahun, Indonesia Masih Darurat KDRT

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:46 WIB

Terkini

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:25 WIB

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

Surakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:22 WIB

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

Sumbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21 WIB

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:17 WIB

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×