Calon Pelancong Wajib Tahu, 6 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Australia

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 17:05 WIB
Calon Pelancong Wajib Tahu, 6 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan di Australia
Ilustrasi seekor induk koala dan anaknya (Shutterstock).

Suara.com - Australia jadi salah satu tujuan liburan luar negeri yang banyak dituju wisatawan Indonesia. Tapi tidak banyak wisatawan yang tahu fakta Australia.

Tidak ada yang lebih jujur dari fakta yang diungkap masyarakat satu negara. Nah kali ini mengutip Insider, Jumat (7/10/2022) beberapa fakta yang diungkap langsung masyarakat Australia.

Termasuk apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat melancong ke Australia seperti sebagai berikut:

Sydney Opera House dihiasi gambar Ratu Inggris Elizabeth II sebagai bentuk penghormatan di Sydney, Australia, Jumat (9/9/2022). [Robert WALLACE / AFP]
Sydney Opera House dihiasi gambar Ratu Inggris Elizabeth II sebagai bentuk penghormatan di Sydney, Australia, Jumat (9/9/2022). [Robert WALLACE / AFP]

1. Disarankan Melihat Pedalaman

Jack Thomas, seorang warga Australia menyarankan jangan hanya menjelajah Sydney atau Melbourne sebagai kota besar, tapi ia menyarankan datang ke Brisbane sebagai daerah kelahirannya.

Ini karena di daerah tersebut turis bisa memahami, budaya, tradisi dan norma di kawasan tersebut. Untuk menjelajah pedalaman cukup menempuh jarak 2 juta mil dari ibukota Australia Canberra.

2. Tidak Mudah Temukan Koala dan Kanguru

Banyak orang mengira saat berkunjung ke Australia, maka akan melihat koala dan kanguru berkeliaran selaiknya kucing di Indonesia. Hewan seperti kanguru dan koala tidak akan mudah ditemukan di kota besar.

Jika ingin melihat kedua hewan ini, maka perlu mendatangi taman nasional yang cenderung jauh di pedalaman, karena kebanyakan kota besar Australia berada di pesisir pantai.

baca juga

3. Jangan Takut Satwa Liar

Banyak turis yang pertama kali datang ke Australia, dilanda ketakutan karena mengira akan mudah menemukan satwa liar. Padahal tidak perlu takut, cukup dengan waspada.

Selain itu, turis juga sangat dilarang memberi makan hewan liar dalam perjalanan.

Ilustrasi kangguru (Shutterstock).
Ilustrasi kangguru (Shutterstock).

4. Paling Baik Menjelajah dengan Mobil

Meski di Australia sangat mudah menggunakan transportasi umum di kota besar. Tapi kendaraan cukup terbatas saat keluar dari pusat kota.

Meskipun turis tetap bisa menjelajah desa terpencil dengan bus wisata, tapi yang terbaik adalah menyewa mobil karena akan punya jadwal yang fleksibel.

5. Hanya Berenang di Area yang Ditentukan

Meski tidak sebanyak Indonesia, tapi Australia juga hanya punya beberapa pantai yang cocok untuk berenang, apalagi ada beberapa pantai yang masih dihuni banyak makhluk laut.

Disarankan juga hanya berenang di sudut pantai atau sejajar dengan garis pantai, karena ada beberapa pantai yang memiliki arus cukup deras.

6. Daging Buaya dan Kanguru Bukan Makanan Biasa

Lantaran banyak restoran yang menyajikan menu daging buaya atau kanguru untuk turis, hasilnya banyak turis beranggapan itu adalah makanan lokal di sana, padahal tidak.

Apalagi menurut beberapa masyarakat pribumi Australia, makan daging kanguru cenderung punya tekstur yang tebal dan keras, sehingga daging ini sebaiknya dihindari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!

MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pertimbangan Investasi Properti Lintas Negara, Studi di Australia Ini Bisa Jadi Masukan

Pertimbangan Investasi Properti Lintas Negara, Studi di Australia Ini Bisa Jadi Masukan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Veda Ega Pratama Bidik Poin Penuh Moto3 Malaysia Usai GP Australia Batal

Veda Ega Pratama Bidik Poin Penuh Moto3 Malaysia Usai GP Australia Batal

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×