Begini Cara Hitung Dana Pensiun Agar Masa Tua Tetap Punya Penghasilan Sendiri

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 09 Oktober 2022 | 12:15 WIB
Begini Cara Hitung Dana Pensiun Agar Masa Tua Tetap Punya Penghasilan Sendiri
Ilustrasi menabung (Unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Suara.com - Dana pensiun termasuk jenis tabungan yang sebaiknya dipersuapkan sejak masih usia produktif. Tujuannya, agar saat sudah tidak lagi bekerja tetap memiliki penghasilan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Dana pensiun juga bisa jadi pemutus generasi sandwich karena orang tua yang sudah pensiun tidak perlu bantuan uang dari anak-anaknya. Tapi, bagaimana tahapan dalam menyusun dana pensiun?

Platform investasi daring Bibit membagikan cara menyusun dana pensiun agar cukup untuk masa tua.

1. Tentukan kapan ingin pensiun

BPJS Ketenagakerjaan mengumumkan bahwa batas usia tenaga kerja untuk mulai mengambil manfaat pensiun berubah menjadi 58 tahun, mulai Januari 2022. Namun, seorang karyawan bisa menentukan sendiri usia berapa ingin pensiun.

Misalnya, seorang karyawan saat ini berusia 30 tahun dan memiliki target pensiun di usia 55 tahun. Artinya, karyawan tersebut punya waktu 25 tahun untuk mengumpulkan dana pensiun sesuai target.

2. Hitung pengeluaran bulanan

Ada beberapa pilihan cara hidup saat pensiun, mulai dari hidup dengan sederhana, hidup sama seperti saat masih  produktif, hingga hidup mewah. Sebelum membuat pilihan, hitung terlebih dahulu pengeluaran bulanan. Nantinya, pengeluaran bulanan itu akan dijadikan sebagai acuan untuk menghitung target dana pensiun di masa depan.

3. Hitung target dana pensiun

baca juga

Setelah mengetahui besaran kebutuhan selama sebulan, selanjutnya menghitung berapa kebutuhan dana pensiun sesuai target. Jumlah pengeluaran bulanan setiap orang berbeda-beda, jadi sesuaikan saja dengan kebutuhan dan target.

Sebagai simulasi, bila seseorang memutuskan akan pensiun pada usia 55 tahun atau 25 tahun lagi dari sekarang, bisa dengan menghitung dana pensiun versi sendiri dengan menggunakan perhitungan Time Value of Money (TVM) dan kalkulator Bibit.

Misalnya, pengeluaran saat ini sebesar Rp5 juta per bulan, maka dalam satu tahun perlu Rp60 juta. 

Untuk menghitung dana pensiun yang baru akan dipakai 25 tahun lagi, maka jumlah tersebut dikalikan 4 persen sebagai asumsi kenaikan inflasi per tahun. Sehingga, kebutuhan per tahun menjadi Rp159,9 juta.

Pertanyaan berikutnya, berapa dana pensiun yang harus dikumpulkan jika pada saat pensiun menggunakan Rp159,9 juta setiap tahun selama 20 tahun? Masa pensiun selama 20 tahun diambil dari data usia harapan hidup Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu 70-75 tahun. 

Maka, total dana pensiun yang harus dikumpulkan adalah sebesar Rp2,6 miliar berdasarkan kalkulator Bibit dengan tingkat asumsi return yang diperoleh sebesar 7 persen. Namun, angka tersebut akan berubah jika profil risiko berubah, karena tingkat profil risiko mempengaruhi instrumen investasi yang akan dipilih, sehingga mempengaruhi tingkat return yang didapat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Generasi Milenial Susah Menabung? 5 Tips Ini Bisa Membantu Mencapai Tujuan Finansial Anda

Generasi Milenial Susah Menabung? 5 Tips Ini Bisa Membantu Mencapai Tujuan Finansial Anda

Bandungbarat | Minggu, 09 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Milenial Susah Menabung? Atasi Segera dengan 5 Tips Berikut

Milenial Susah Menabung? Atasi Segera dengan 5 Tips Berikut

Bisnis | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 11:11 WIB

Kisah Tragis Bocah Nonton Arema Pertama Kali, Rela Nabung Uang Jajan Malah Berakhir Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

Kisah Tragis Bocah Nonton Arema Pertama Kali, Rela Nabung Uang Jajan Malah Berakhir Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

Hits | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 14:42 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×