Kakak Rizky Billar Sebut KDRT Bentuk Keharmonisan, Psikolog: Kejahatan Adalah Kejahatan

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:15 WIB
Kakak Rizky Billar Sebut KDRT Bentuk Keharmonisan, Psikolog: Kejahatan Adalah Kejahatan
Rizky Billar dan Lesti Kejora. (Instagram/rizkybillar)

Suara.com - Setelah sang adik dilaporkan oleh Lesti Kejora atas dugaan KDRT beberapa waktu lalu, kakak Rizy Billar kini pasang badan untuk adiknya itu.

Menurut kakak Rizky Billar yang bernama Benny Sikumbang ini, KDRT bukanlah sebuah tindak kejahatan. Justru, KDRT merupakan hal biasa dan bentuk keharmonisan dalam rumah tangga. 

"Kita tidak membenarkan. Sebenarnya, KDRT itu kan aturan baru, ya. Kalau saya bilang, KDRT itu bukan kekerasan, itu keharmonisan dalam rumah tangga," ujar Benny Sikumbang, mengutip potongan video yang diunggah akun @insta_julid pada Minggu (9/10/2022).

Tidak hanya itu, ia juga menyalahkan Lesti Kejora yang telah melaporkan adiknya. Menurutnya, masalah rumah tangga seharusnya diselesaikan tanpa adanya campur tangan orang lain. 

Potret Rizky Billar bareng orang tua Lesti Kejora (Instagram/@ayah_kejora)
Potret Rizky Billar bareng orang tua Lesti Kejora (Instagram/@ayah_kejora)

"Nah, yang jadi masalah, habis bertengkar dia lapor ke siapa? Nggak ada jalan keluarnya. Intinya, kalau urusan rumah tangga itu diselesaikan secara rumah tangga jangan libatkan orang lain, gitu aja," ungkapnya. 

Ucapannya tersebut juga lantas dibanjiri komentar warganet. Beberapa berkomentar geram karena ia dinilai malah memojokkan Lesti Kejora. Selain itu, warganet lain juga merasa kesal karena KDRT bukanlah bentuk keharmonisan. 

Menanggapi hal tersebut, Psikolog Klinis, CEO & Founder Personal Growth, Ratih Ibrahim, M.M., mengatakan, KDRT merupakan bentuk kejahatan dan tidak bisa disebut sebaliknya. Menurutnya, ketika mengatakan KDRT sebagai sesuatu yang harmonis merupakan sebuah kejahatan. 

"Kejahatan adalah kejahatan, apapun alasan yang yang dipakai untuk mengemasnya. Menyatakan yang kebalikannya juga adalah sebuah kejahatan, karena memutar balikkan kenyataan sehingga sebuah kejahatan disebutkan seolah-olah justru kebaikan demi keharmonisan rumah tangga," ujar Ratih saat dihubungi Suara.com, Selasa (11/10/2022). 

Lebih lanjut, Ratih menjelaskan, tidak ada manusia yang suka mengalami kekerasan, baik secara verbal, fisik, mental, maupun sosial. Oleh sebab itu, KDRT bukanlah hal yang bisa dibenarkan. 

"Tidak ada manusia yang sehat, waras, yang suka dijahati, kepadanya dilakukan bentuk2 kekerasan, baik kekerasan verbal (makian, hinaan), kekerasan emosi (dibuat sedih, galau, tidak berdaya), kekerasan psikologis (dibuat jadi merasa bodoh, rendah diri, merasa terancam), kekerasan fisik (disakiti, dilukai, digebuki), kekerasan sosial (dipinggirkan, dikucilkan, ditutup akses bergaulnya, diberi stigma buruk)," sambung Ratih. 

Oleh karena itu, ketika ada seseorang yang menyebutkan KDRT adalah hal biasa, menurut Ratih orang tersebut tidak paham atau adanya masalah pada kejiwaannya.

Ratih juga membenarkan jika pertengkaran dalam rumah tangga adalah hal biasa. Namun, pertengkaran tersebut tetap dalam batas wajar. Namun, jika sudah berlebihan itu bukanlah suatu hal yang dapat diwajarkan. 

"Kalau ada orang yg bilang menyukai KDRT, hampir bisa dipastikan entah ia tidak paham, atau dia sakit secara kejiwaan. Terus pertengkaran dalam rumah tangga adalah hal biasa, jika pertengkaran nya dalam batas wajar. Maksudnya, bukan soal menang kalah, dan tidak berlangsung lama lalu rukun kembali dan mesra," jelasnya. 

Ratih menambahkan, untuk keharmonisan bisa diidentifikasikan ketika hubungan yang dijalani rukun dan saling menghormati satu sama lain. Hubungan tersebut yang juga memberikan kebahagiaan kepada keduanya. 

"Harmonis adalah jika ada saling mencintai, saling menghormati, saling menjaga, rukun, dan masing-masing punya kesempatan untuk bersama-sama bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, keluarganya bahagia, anak-anaknya juga dirawat dan dididik baik. Saling membantu, bersama-sama merawat anak dengan kompak dan rukun," pungkas Ratih Ibrahim. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Mengalami KDRT, Ternyata Lesti Kejora Langsung Hubungi Sosok Ini untuk Melapor pada Keluarga

Saat Mengalami KDRT, Ternyata Lesti Kejora Langsung Hubungi Sosok Ini untuk Melapor pada Keluarga

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:57 WIB

Melanie Subono Sebut Lesti Kejora Keren karena Berani Laporkan Kasus KDRT

Melanie Subono Sebut Lesti Kejora Keren karena Berani Laporkan Kasus KDRT

Batam | Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:57 WIB

Kasus KDRT Menjadi Perhatian Publik, Psikolog Ungkap Penyebabnya: Mempertahankan Kekuasaan dan Kontrol atas Pasangan

Kasus KDRT Menjadi Perhatian Publik, Psikolog Ungkap Penyebabnya: Mempertahankan Kekuasaan dan Kontrol atas Pasangan

Jawa Tengah | Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:00 WIB

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:29 WIB

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:11 WIB