Lesti Kejora Maafkan Rizky Billar, Simak Lagi Pembahasan Tentang Siklus Kekerasan, Stockholm Syndrome, Hingga Bulol

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 12:27 WIB
Lesti Kejora Maafkan Rizky Billar, Simak Lagi Pembahasan Tentang Siklus Kekerasan, Stockholm Syndrome, Hingga Bulol
Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar. (Instagram/rizkybillar)

Suara.com - Penyanyi dangdut Lesti Kejora mencabut laporan kepolisian terkait kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya, Rizky Billar. Belakangan, Lesti bahkan memaafkan Billar meski harus dirawat di rumah sakit karena dicekik, diseret dan dibanting.

Polemik Lesti Kejora dan Rizky Billar turut mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Pembahasan tentang siklus kekerasan, stockholm syndrome, istilah bulol, hingga ekspresi wajah masing-masing pun dibicarakan masyarakat.

Simak lagi pembahasan tentang hal-hal tersebut, seperti dirangkum Suara.com berikut ini.

Ilustrasi kekerasan, KDRT (Freepik/freepik)
Ilustrasi kekerasan, KDRT (Freepik/freepik)

1. Siklus kekerasan

Siklus kekerasan, juga kadang-kadang disebut siklus pelecehan, membantu menggambarkan pola umum perilaku kasar dalam hubungan.

Ini juga membantu memberikan petunjuk menuju pemahaman yang lebih dalam tentang mengapa orang yang mengalami kekerasan sering merasa sulit untuk membebaskan diri.

Selama beberapa dekade, banyak ahli mengandalkan siklus yang ditetapkan pada tahun 1970-an oleh psikolog Lenore Walker dalam bukunya “The Battered Woman.” Itu didasarkan pada bukti anekdot dari wawancara dengan banyak perempuan heteroseksual yang pernah mengalami pelecehan.

Siklus ini melibatkan empat tahap yang dinamakan Trusted Source, yakni ketegangan meningkat, insiden pelecehan, rekonsiliasi atau tahap 'bulan madu' dan masa tenang.

2. Stockholm syndrome

baca juga

Dikutip dari WebMD, sindrom stockholm adalah cara untuk memahami respons emosional, biasanya antara korban penculikan terhadap pelakunya.

Ilustrasi stockholm syndrome. (Pixabay)
Ilustrasi stockholm syndrome. (Pixabay)

Tidak banyak penelitian tentang sindrom Stockholm, tetapi kondisi itu disebut bukan hanya orang yang disandera yang bisa mengalaminya. Melainkan, bisa terjadi dalam tindak kejahatan lain termasuk KDRT..

Kadang-kadang orang yang menjadi korban kekerasan atau tindak kejahatan lainnya dapat memiliki perasaan simpati atau perasaan positif terhadap si pelaku. Emosi itu bisa saja terjadi setelah berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun terjadi kontak dekat dengan pelaku.

Sebuah ikatan dapat tumbuh antara korban dan pelaku. Hal itu dapat mengarah pada perlakuan yang baik dan lebih sedikit bahaya dari pelaku karena mereka juga dapat menciptakan ikatan positif dengan korbannya.

Seseorang yang memiliki sindrom stockholm mungkin memiliki perasaan yang membingungkan terhadap pelaku, termasuk cinta, simpati, empati, serta keinginan untuk melindungi si pelaku.

3. Bulol

Istilah bulol adalah singkatan dari bucin tolol. Ini merupakan salah satu bahasa gaul yang merujuk pada perilaku berlebihan dari seseorang atau pasangan saat kasmaran.

Bucin alias budak cinta sendiri termasuk istilah gaul yang populer di Indonesia. Ini menggambarkan perilaku menggilai pasangan hingga mampu berbuat apa pun demi membahagiakan orang yang dicintai.

Lesti Kejora (kiri) bersama ayahnya Endang Mulyana (kanan) saat memberikan keterangan pers di Polres Jakarta Selatan, Jumat (14/10). [Suara.com/Oke Atmaja]
Lesti Kejora (kiri) bersama ayahnya Endang Mulyana (kanan) saat memberikan keterangan pers di Polres Jakarta Selatan, Jumat (14/10). [Suara.com/Oke Atmaja]

Dilansir dari Hello Sehat, dari kacamata psikologis, bucin adalah salah satu kondisi yang disebut mirip dengan pecandu zat adiktif. Artinya, si bucin ketagihan terhadap hubungan romantis dengan pasangannya. Fenomena bucin dianggap sebagai bentuk cinta yang ekstrem dan berpotensi menimbulkan perilaku berbahaya.

Bicara soal apa itu bulol, pada dasarnya berarti kurang lebih sama dengan bucin. Hanya saja, bulol biasanya digunakan untuk menyebut sikap atau kelakuan konyol seseorang saat berusaha membuktikan rasa cinta.

4. Mimik wajah

Ekspresi ayah Lesti, Endang Mulyana jadi sorotan karena disebut netizen tidak ikhlas.

Alih-alih wajah kemarahan dan tidak ikhlas, Pakar Ekspresi Wajah, Kirdi Putra hanya melihat wajah tegang pada lelaki paruh baya itu berdiri disamping putrinya.

"Saya lebih melihat bapaknya Lesti itu kebanyakan tidak berekspresi, lebih ke tegang mukanya. Tegang ini kenapa? karena dia nggak tahu nih, yang sebenarnya terjadi, jadi ke tarik kanan dan kiri," ujar Kirdi saat dihubungi suara.com, Jumat (14/10/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?

Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 16:20 WIB

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 20:25 WIB

Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya

Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu

Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:06 WIB

Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX

Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:47 WIB

Bintang Sinetron Evan Marvino Diduga Aniaya Istri, Tak Terima saat Ditagih Uang Nafkah

Bintang Sinetron Evan Marvino Diduga Aniaya Istri, Tak Terima saat Ditagih Uang Nafkah

Entertainment | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:35 WIB

Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks

Dituduh Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Polisikan Akun Penyebar Hoaks

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:29 WIB

Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami

Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:47 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×