5 Cara Mengobati Luka Digigit Tomcat, Lakukan untuk Pertolongan Pertama

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:49 WIB
5 Cara Mengobati Luka Digigit Tomcat, Lakukan untuk Pertolongan Pertama
Ilustrasi tomcat (Instagram/emura_atka)

Suara.com - Tomcat merupakan serangga yang memiliki warna belang kuning atau merah dan hitam pada area tubuhnya. Gigitan serangga dengan nama latin Paederus littoralis ini mampu menyebabkan kulit iritasi, kemerahan hingga menimbulkan rasa terbakar pada kulit. 

Tomcat memiliki ukuran 7-8 mm ini memiliki kandungan racun yang bernama pederin. Serangga ini hanya mengeluarkan racun apabila dirinya merasa terancam terutama ketika berhadapan langsung dengan manusia. Tomcat akan secara refleks melepaskan racun dari dalam tubuhnya untuk melindungi diri.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, ada beberapa ciri-ciri kulit terkena gigitan tomcat yakni seperti:

  • kulit terasa panas dan gatal
  • bagian kulit akan terlihat melepuh seperti luka bakar
  • muncul gelembung pada kulit
  • kemerahan atau seperti ruam

Gigitan comcat ini tentu akan membuat Anda kesusahan dalam melakukan aktivitas. Untuk itu, sebaiknya Anda mengetahui cara mengobati luka digigit tomcat agar bisa melakukan penanganan sedini mungkin. 

Ilustrasi luka bakar. (Shutterstock)
Ilustrasi luka digigit tomcat. (Shutterstock)

1. Mencuci area gigitan dengan air hangat dan sabun

Cara untuk mengobati gigitan tomcat dapat dilakukan dengan menggunakan air hangat dan sabun. Jika Anda tergigit tomcat, sesegera mungkin untuk mencucinya dengan air hangat dan sabun yang bertujuan untuk mengurangi penyebaran racun.

2. Kompres dengan air dingin

Setelah mencuci dengan air hangat dan sabun, maka selanjutnya adalah dengan kompres menggunakan air dingin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi sensasi terbakar setelah digigit tomcat.

3. Mengoleskan gel lidah buaya

Anda juga dapat menggunakan gel lidah buaya untuk mengurangi rasa gigitan yang ditimbulkan oleh tomcat. Anda dapat secara mengambil gel lidah buaya langsung dari tumbuhan maupun menggunakan produk lidah buaya yang ada di pasaran.

4. Menggunakan pelembap

Setelah mengompres area gigitan dengan air dingin, Anda juga sebaiknya menggunakan pelembab untuk meredakan nyeri dan gatal setelah digigit tomcat. Anda juga bisa menggunakan cream yang mengandung kalamin, kapur barus dan anestesi topikal.

5. Menggunakan antibiotik

Anda juga dapat menggunakan antibiotik untuk mengobati dan mengurangi rasa sakit akibat gigitan tomcat. Namun, penggunaan antibiotik harus disesuaikan oleh resep dokter.

Demikian ulasan singkat mengenai cara mengobati gigitan tomcat yang bisa Anda lakukan. Semoga informasi di atas dapat menjawab pertanyaan Anda seputar penanganan pertama setelah digigit tomcat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Health | Minggu, 16 Oktober 2022 | 18:35 WIB

Kulit Mengalami Luka Bakar? Ini 5 Tips Mengatasi Luka Bakar Dengan Cepat

Kulit Mengalami Luka Bakar? Ini 5 Tips Mengatasi Luka Bakar Dengan Cepat

| Kamis, 01 September 2022 | 08:47 WIB

Penting! Tiga Pertolongan Pertama yang Wajib Diketahui Semua Orang: Memar, Luka Bakar, dan Luka Sayatan

Penting! Tiga Pertolongan Pertama yang Wajib Diketahui Semua Orang: Memar, Luka Bakar, dan Luka Sayatan

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:03 WIB

Terkini

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:55 WIB

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:25 WIB

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:21 WIB

Berhenti Menunggu Sempurna: Mengapa Ide Brilian Anda Terbuang Sia-sia Jika Terus Menunda

Berhenti Menunggu Sempurna: Mengapa Ide Brilian Anda Terbuang Sia-sia Jika Terus Menunda

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:10 WIB

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:51 WIB

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:35 WIB

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB