Selingkuh Ternyata Bisa Menular, Begini Temuan Studi

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 20:00 WIB
Selingkuh Ternyata Bisa Menular, Begini Temuan Studi
Ilustrasi selingkuh.[freepik.com]

Suara.com - Ada banyak hal yang terbukti secara ilmiah menular, mulai dari menguap hingga flu. Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya apakah selingkuh itu bisa menular?

Nah, salah satu penelitian menunjukkan bahwa paparan perselingkuhan dapat menormalkan perilaku dalam hubungan heteroseksual monogami. Artinya, membuat Anda lebih mungkin untuk selingkuh.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Archives of Sexual Behavior (2022) meneliti apakah individu yang belajar tentang perilaku tidak setia orang lain kemudian cenderung tidak setia dalam hubungan romantis mereka sendiri.

Menurut penelitian tersebut, ketika perselingkuhan lebih meresap dalam hidup Anda, ketertarikan untuk pasangan Anda saat ini berkurang. Sementara itu, ketertarikan Anda pada orang lain meningkat.

Melansir dari Psychology Today, para peneliti menguji prediksi mereka tidak hanya dalam satu, tetapi tiga studi berbeda yang menargetkan orang-orang dalam hubungan monogami heteroseksual.

Temuan dalam studi pertama sebenarnya menentang hipotesis, tetapi studi kedua dan ketiga menunjukkan beberapa hasil yang menarik.

Ilustrasi selingkuh (Pexels.com)
Ilustrasi selingkuh (Pexels.com)

Studi 1: menonton video yang menampilkan perselingkuhan

Studi pertama mengikuti mahasiswa sarjana dari Israel dalam hubungan berkomitmen yang telah berlangsung setidaknya selama empat bulan.

Beberapa siswa menonton video yang memperkirakan bahwa perselingkuhan terjadi pada 86 persen hubungan, sementara yang lain melihat video yang mengklaim bahwa itu hanya terjadi pada 11 persen hubungan.

baca juga

Kemudian, peserta diminta untuk menulis tentang fantasi seksual tentang seseorang yang bukan pasangannya saat ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkiraan video tidak mempengaruhi tingkat keinginan seseorang terhadap pasangannya saat ini.

Ilustrasi selingkuh. (Shutterstock)
Ilustrasi selingkuh. (Shutterstock)

Studi 2: membaca pengakuan yang menggambarkan perselingkuhan

Studi kedua, di sisi lain, mengikuti mahasiswa sarjana dari Israel yang berada dalam hubungan heteroseksual berkomitmen yang berlangsung setidaknya 12 bulan.

Beberapa siswa akan membaca apa yang tampak seperti pengakuan dari seseorang yang menggambarkan bentuk perselingkuhan, sementara yang lain membaca tentang menyontek pada tugas sekolah.

Peserta kemudian melihat foto 16 individu dan harus memutuskan dengan cepat apakah mereka bisa menjadi pasangan romantis atau tidak.

Mereka yang membaca pengakuan tentang perselingkuhan lebih cenderung menjawab "ya" pada sebuah foto, yang berarti bahwa mereka lebih tertarik pada pasangan potensial daripada mereka yang membaca pengakuan soal menyontek.

Studi 3: menerima informasi tentang selingkuh dan menyontek

Dalam studi terakhir, mahasiswa sarjana dari Israel dalam hubungan heteroseksual berkomitmen yang berlangsung setidaknya empat bulan membaca hasil survei.

Isi survei mengindikasikan bahwa perselingkuhan hadir dalam 85 persen hubungan, sementara yang lain membaca prevalensi kecurangan akademik adalah 85 persen.

Ilustrasi Perselingkuhan (Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi Perselingkuhan (Pexels/Karolina Grabowska)

Para peserta kemudian menggunakan platform pesan instan untuk berinteraksi dengan asisten peneliti yang fotonya adalah lawan jenis yang "menarik". Asisten peneliti bertanya tentang hobi dan minat peserta, dan di akhir wawancara berkata, “Anda benar-benar membangkitkan rasa ingin tahu saya! Saya berharap dapat melihat Anda lagi, dan kali ini tatap muka."

Para peserta kemudian diminta untuk menanggapi pesan itu serta menilai keinginan seksual pewawancara mereka dan komitmen mereka terhadap hubungan mereka saat ini.

Hasil penelitian ketiga menunjukkan bahwa mereka yang diberi informasi tentang prevalensi perselingkuhan romantis kurang berkomitmen dalam hubungan mereka saat ini dibandingkan dengan mereka yang mendengar tentang kecurangan akademik.

Partisipan yang membaca hasil survei perselingkuhan romantis juga lebih cenderung mengungkapkan keinginan untuk mengobrol dengan asisten peneliti lagi.

Terlepas dari kondisinya, pria juga secara keseluruhan kurang berkomitmen pada hubungan mereka dibandingkan wanita.

"Paparan norma perselingkuhan membuat tujuan jangka panjang kurang menonjol dan dengan demikian mengurangi perasaan bersalah atau melunakkan perlawanan terhadap perselingkuhan dengan mengurangi motivasi untuk melindungi hubungan saat ini," demikian tulis peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Amanda Zahra, Dokter Cantik Spek Anime yang Diselingkuhi Suami hingga Trending di Twitter

Sosok Amanda Zahra, Dokter Cantik Spek Anime yang Diselingkuhi Suami hingga Trending di Twitter

Denpasar | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 18:18 WIB

Denise Chariesta Terang-terangan Sebut Luna Maya dalam Perselingkuhannya dengan RD

Denise Chariesta Terang-terangan Sebut Luna Maya dalam Perselingkuhannya dengan RD

Cianjur | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 18:07 WIB

Pergoki Pasangan Selingkuh? Lakukan 5 Hal Ini Agar Suasana Hati Membaik

Pergoki Pasangan Selingkuh? Lakukan 5 Hal Ini Agar Suasana Hati Membaik

Lifestyle | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:35 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×