Keluarga Erina Gudono Jalani Gladi Bersih Sederet Prosesi Sebelum Menikah, Apa saja Maknanya?

Dinda Rachmawati

Kamis, 08 Desember 2022 | 10:15 WIB
Keluarga Erina Gudono Jalani Gladi Bersih Sederet Prosesi Sebelum Menikah, Apa saja Maknanya?
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. [Instagram]

Suara.com - Jelang hari pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yang telah menghitung hari, kedua keluarga tampak mulai menjalani gladi bersih untuk kelancaran prosesi menjelang pernikahan. 

Pernikahan adat Jawa memang dikenal memiliki banyak prosesi yang harus diikuti oleh kedua calon pengantin dan juga keluarga karena dinilai penting dan memiliki makna mendalam.

Gladi bersih yang tampak dilakukan oleh keluarga Erina pada Rabu (7/12/2022) sendiri terdiri dari upacara majang tarup berupa pemasangan bleketepe, upacara cethik geni adhang sepisanan, hingga prosesi siraman. 

Rencananya seluruh rangkaian prosesi ini akan digelar pada Jumat (9/12/2022 mendatang atau sehari sebelum prosesi akad nikah keduanya. Untuk mengetahui, apa saja makna dari sederet prosesi yang dilakukan keluarga mempelai perempuan jelang menikah, berikut daftarnya.

Deretan Puja-puji Erina Gudono buat Kaesang. (Instagram/erinagudono)
Deretan Puja-puji Erina Gudono buat Kaesang. (Instagram/erinagudono)

1. Pemasangan Bleketepe

Gladi bersih dibuka dengan peragaan adegan pertama prosesi, yakni upacara majang tarup atau menghias tarup. Upacara itu diikuti oleh saudara kandung Erina yang akan memasang bleketepe beserta padi dan sajen bucalan di tempat yang telah disediakan.

Pemasangan bleketepe dalam prosesi pernikahan merupakan tradisi orang Jawa yang bertujuan untuk mencari keselamatan dan menolak sebuah keburukan (tolak balak).

Bleketepe adalah daun kelapa yang masih hijau dan dianyam dengan ukuran rata-rata 50 cm x 200 cm. Anyaman daun kelapa ini digunakan sebagai atap atau peneduh saat resepsi pernikahan.

Bleketepe ini diletakkan di atas genting rumah pengantin perempuan dan dilakukan oleh orang tua pengantin, yaitu ayah dari calon mempelai perempuan. Dalam hal ini, Allen Gudono lah yang memasang terlihat bleketepe.

baca juga

2. Cethik Geni Adhang Sepisanan 

Adegan dilanjutkan dengan peragaan prosesi kedua, yakni cethik geni adhang sepisanan dengan makna simbolis sebagai penanda hajatan pernikahan anak perempuan yang pertama kali.

Prosesi tersebut dilakukan dengan melakukan adhang yang berarti menanak nasi. Untuk prosesi ini, ibu Erina dibantu Allen menanak nasi dengan dimulai dari mengambil beras, mencucinya, hingga menanak nasi menggunakan tungku.

Konon, dahulu membuat api memang tidak semudah sekarang. Dengan memakai batu api yang dipercik-percikan dengan batu lain di atas serutan kayu kering (tatal/Jawa) atau daun kering di dapur dengan peralatan yang tradisional juga seperti dandang, kukusan dan tepas (kipas bambu). Benturan antara batu api dengan batu lain akan menghasilkan percikan api yang menyambar dan membakarnya. 

Ritual ini memiliki makna orangtua bersama-sama memikul tanggung jawab.

3. Ngracik Tirto Perwitasari

Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan ngracik tirto perwitasari alias meracik air dari tujuh sumber yang akan digunakan untuk siraman.

Tujuh sumber mata air siraman Kaesang dan Erina sendiri berasal dari sumber mata Pengging di Kabupaten Boyolali, Masjid Al-Wustho di Solo, Masjid Agung Keraton Surakarta, Keraton Kasunanan Surakarta, rumah ibunda Presiden Jokowi almarhum Notomiharjo, Pura Mangkunegaran, dan di rumah pribadi Solo.

Tujuh atau pitu bisa bermakna pitutur (perkataan) agar calon pengantin saat berumah tangga selalu berkata sopan satu sama lain, saling menghargai dan tidak menyakiti. Pitu bisa juga pitulungan yang artinya dalam situasi senang dan susah calon pengantin saling membantu.

Air tujuh sumber itu nanti akan didoakan bersama dulu dalam acara pengajian yang digelar sehari sebelumnya, pada 8 Desember 2022 malam di rumah Erina, lalu sebagian dibawa ke Pura Mangkunegaran di Solo untuk dipakai Mas Kaesang.

4. Prosesi Siraman

Setelah itu, peragaan dilanjutkan dengan prosesi siraman di halaman rumah calon mempelai wanita. Erina ikut bergabung untuk peragaan prosesi yang terakhir, yakni sungkeman yang dilakukan di dalam rumahnya.

Upacara siraman adat Jawa ini merupakan simbol untuk meluruhkan segala hal negatif dari diri calon pengantin sehingga bisa masuk ke gerbang pernikahan dengan diri yang sudah suci kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Nikahkan 3 Anak Selama Menjabat dan Tolak Amplop dari Undangan, Takut Disangka Suap?

Jokowi Nikahkan 3 Anak Selama Menjabat dan Tolak Amplop dari Undangan, Takut Disangka Suap?

Lifestyle | Kamis, 08 Desember 2022 | 08:54 WIB

Nasib Pernikahan Kaesang - Erina Usai Bom Bunuh Diri Meledak di Astana Anyar

Nasib Pernikahan Kaesang - Erina Usai Bom Bunuh Diri Meledak di Astana Anyar

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 08:47 WIB

Baru Seminggu Dipingit, Kaesang Pangarep Ngaku Kangen Erina Gudono

Baru Seminggu Dipingit, Kaesang Pangarep Ngaku Kangen Erina Gudono

Jawa Tengah | Kamis, 08 Desember 2022 | 08:31 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×