Kaesang Pangarep Larang Tamu Pakai Batik Parang, Ternyata Adat Khusus di Pura Mangkunegaran

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 08 Desember 2022 | 15:07 WIB
Kaesang Pangarep Larang Tamu Pakai Batik Parang, Ternyata Adat Khusus di Pura Mangkunegaran
Situasi Dalem Ageng Pura Mangkunegaran Surakarta, Sabtu (14/8/2021). ANTARA/Aris Wasita

Suara.com - Acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono tinggal menghitung hari. Adat jawa dipastikan akan sangat kental dalam acara tersebut lantaran kedua mempelai sama-sama berdarah Jawa.

Sehingga terdapat aturan kalau tamu undangan tidak boleh memakai pakaian batik motif parang. Kaesang sendiri menjelaskan alasannya.

"Yang boleh memakai motif itu kan Kanjeng Gusti (keluarga bangsawan Yogyakarta). Yang lain, kita kan rakyat biasa harus pakai yang biasa," jelas Kaesang usai gelar doa di Puro Mangkunegaran, Solo, dikutip dari kanal YouTube berita surakarta, Rabu (7/12/2022).

Aturan tersebut memang harus ditaati oleh tamu. Bahkan bila ada yang lupa tetap memakai batik parang, Kaesang mengatakan harus mengganti pakaiannya.

"Ganti. Banyak toko batik di depan, kok. Nanti kita jualan batik juga di depan, deh," jawab Kaesang sambil sedikit tertawa.

Sebelumnya sang kakak, Gibran Rakabuming Raka juga telah menyampaikan kalau larangan memakai batik motif parang memang telah jadi aturan di Puro Mangkunegaran.

"Untuk masuk Pura Mangkunegaran tidak boleh pakai batik motif parang atau lereng. (Larangan itu) Aturan dari Kanjeng Gusti (Mangkunegoro X) yang menyarankan (larangan). Aturan dari puro," kata Gibran.

Motif batik parang lereng ini terlihat berulang dengan mengikuti garis diagonal. Motif ini konon diciptakan oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo yang terinspirasi oleh ombak di Pantai Selatan Jawa.

Jika dilihat lebih seksama, motif batik parang ini memang mirip seperti jajaran ombak menggulung secara diagonal.

baca juga

Nama motif parang berasal dari kata pereng atau lereng yang merupakan gambaran dari arah diagonal batik.

Dikutip dari situs Puro Mangkunegaran, aturan larangan mengenakan motif batik tertentu sudah umum dilakukan di berbagai tempat sepeti di Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, dan Puro Pakualaman Yogyakarta. Demikian pula di Pura Mangkunegaran Solo yang punya larangan motif batik parang.

Alasan batik parang dilarang digunakan oleh pengunjung karena motif tersebut hanya boleh digunakan oleh Adipati dan keluarganya. Aturan ini tak lepas dari sejarah berdirinya Dinasti Mataram.

Aturan pemakaian batik parang hanya boleh dipakai oleh Raja dan keturunannya sudah terjadi sejak Mataram berkuasa hingga masa kemerdekaan.

Puro Mangkunegaran akan menjadi lokasi resepsi pernikahan Kaesang dan Erina pada Minggu, 11 Desember 2022. Sementara akad nikah akan dilaksanakan sehari sebelumnya di Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diundang ke Pernikahannya, Kaesang Akui Lupa Kalau Raffi Ahmad Artis: Aku Anggap Dia..

Diundang ke Pernikahannya, Kaesang Akui Lupa Kalau Raffi Ahmad Artis: Aku Anggap Dia..

Manado | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:03 WIB

Surya Paloh Surati Jokowi Pastikan Tak akan Hadir di Pernikahan Kaesang-Erina

Surya Paloh Surati Jokowi Pastikan Tak akan Hadir di Pernikahan Kaesang-Erina

Serang | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:02 WIB

Tak Hadir Di Pernikahan Kaesang, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh Lewat Surat Ke Jokowi

Tak Hadir Di Pernikahan Kaesang, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh Lewat Surat Ke Jokowi

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 14:59 WIB

Terkini

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×