Kisah Pendaki Wanita, Mathilda Dwi Lestari Coba Pengalaman Berbeda Mendaki Gunung Rinjani

Dinda Rachmawati

Senin, 12 Desember 2022 | 20:10 WIB
Kisah Pendaki Wanita, Mathilda Dwi Lestari Coba Pengalaman Berbeda Mendaki Gunung Rinjani
Mendaki Gunung Rinjani (Dok. Columbia)

Suara.com - Pegunungan di Indonesia terkenal dengan keindahan alam yang eksotis dan dapat memanjakan mata para penikmat kegiatan luar ruang. Dengan begitu banyak pegiat alam bebas yang ingin menaklukan berbagai gunung tinggi di Indonesia dan mengabadikan keindahannya.

Seiring dengan semakin tingginya minat pegiat kegiatan alam bebas seperti mendaki gunung, semakin banyak juga paket perjalanan yang mengakomodir untuk pendakian di berbagai gunung di Indonesia yaitu salah satunya Gunung Rinjani. 

Akan tetapi, berbagai paket perjalanan tersebut menyajikan program yang relatif sama yaitu pendakian, berkemah lalu kembali ke base camp. Hal inilah yang membuat Columbia Sportswear Indonesia menggelar Columbia Mt. Rinjani Experience yang berlangsung pada tanggal 1-5 desember 2022 melalui jalur Sembalun - Torean.

Columbia Sportswear Indonesia ingin memberikan pengalaman yang berbeda yaitu tidak hanya sekedar melakukan pendakian dan berkemah tapi para peserta selama perjalanan dari Sembalun menuju puncak ditemani oleh para pegiat alam bebas yang sudah memiliki berpengalaman.

Mathilda Dwi Lestari, salah satu wanita Indonesia pertama yang telah mencapai tujuh puncak dunia dan juga Canro Simarmata, seorang digital creator dan pegiat alam bebas yang telah memiliki banyak pengalaman pendakian gunung-gunung di Indonesia dan telah lima kali mendaki Gunung Rinjani. 

Mendaki Gunung Rinjani (Dok. Columbia)
Mendaki Gunung Rinjani (Dok. Columbia)

Kegiatan ini di ikuti oleh 15 orang peserta yang terdiri dari influencers, media, content creator, pelanggan dan adventure team berpengalaman. 

Perjalanan di mulai dari pos 1 Sembalun Kandang Sapi dengan menaiki motor trail melalui hutan dan sabana yang indah sekitar 50 menit tiba di pos 2, lalu pendakian di mulai  dari pos 2 menuju Pelawangan Sembalun melewati jalur klasik 7 Bukit Penyesalan dengan cuaca hujan ringan. 

Sesampainya di tempat perkemahan Pelawangan Sembalun 3 seluruh peserta menikmati sunset, makan malam dan dilanjutkan sesi berbagi pengalaman dan tips dari Mathilda dan Canro tentang pendakian gunung berkegiatan di alam bebas kepada seluruh peserta. 

Dini harinya seluruh peserta bersiap untuk pendakian ke puncak Rinjani dengan cuaca cukup cerah dan semua peserta berhasil mencapai puncak Rinjani, setelah itu kembali ke perkemahan untuk makan siang dan beristirahat sebentar sambil bersiap untuk melanjutkan perjalanan ke danau Segara Anak.

baca juga

"Ini kali kedua aku ke Rinjani tapi trip kali ini sangat berbeda sekali karena pesertanya datang dari berbagai latar belakang yang berbeda sehingga banyak cerita dan hal baru yang didapat selama pendakian, juga paling seru yaitu memancing di gunung dipandu oleh ahlinya langsung," ujar Mathilda Dwi Lestari.

Menurutnya, ini adalah pengalaman yang belum pernah aku lakukan sebelumnya.  Setelah itu kata dia rombongan tak lupa membersihkan sampah di sekitar danau sebagai salah satu kontribusi kepada alam dan mencoba jaket dan sepatu terbaru dari Columbia yang sangat nyaman.

Hal ini pula yang dirasakan Canro Simarmata, seorang digital creator dan pegiat alam bebas yang telah memiliki banyak pengalaman pendakian gunung-gunung di Indonesia dan telah lima kali mendaki Gunung Rinjani.

"Meskipun saya sudah cukup sering ke Rinjani tapi trip kali ini sangat berbeda, mulai dari pesertanya yang asik dan seru juga program yang diberikan Columbia sangat berbeda dengan pendakian-pendakian yang pernah saya ikuti," ujarnya.

Di danau Segara Anak peserta Columbia Mt. Rinjani Experience juga mendapatkan pengalaman memancing yang dipandu oleh Bayu Noer seorang professional angler. Bayu Noer memberikan tips dan tril bagaimana teknik memancing di air tawar untuk pemula. 

Para peserta sangat antusias dalam kegiatan ini karena bagi sebagian besar peserta memancing di gunung merupakan pengalam pertama bagi mereka dan ditambah lagi ada tantangan untuk mendapatkan hadiah dari Columbia.

Menurut Bayu Noer, setelah kurang lebih hampir 20 tahun akhirnya dirinya kembali lagi ke Rinjani dengan kondisi trek yang berbeda namun keindahan alamnya semakin mempesona.

"Pengalaman pendakian kali ini berbeda ditemani oleh para pegiat alam bebas berpengalaman dan juga peserta yang tangguh dan menyenangkan, saya mencoba kembali mancing di danau Segara Anak dan ternyata ikan banyak sekali seperti Ikan Mas, Mujahir dan Nila," ujarnya.

Setelah puas memancing, para peserta diajak untuk memberikan kontribusi dalam gerakan pelestarian lingkungan yang digagas oleh Columbia Sportswear yaitu “Protect Our Playground” dengan membersihkan sampah plastik dan sampah lainnya yang sulit terurai di sekitar Danau Segara Anak. 

Seperti diketahui, sampah merupakan salah satu ancaman bagi kelestarian dan keindahan alam di sejumlah gunung dan taman nasional di Indonesia.

Alit Udayana, Marketing Communications Manager Columbia Sportswear Indonesia menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang berbeda dari pendakian-pendakian gunung pada umumnya yang hanya bertujuan mencapai puncak.

"Dalam Columbia Mt. Rinjani Experience kami ingin memberikan pengalaman baru bagi para peserta selama pendakian dengan mengajak pegiat alam bebas yang berpengalaman, aktor dan pegiat seni sehingga semua peserta dapat saling berbagi cerita dan pengalaman tidak hanya mengenai pendakian," pungkasnya.

Kegiatan ini juga turut memberikan edukasi mengenai pentingnya perlengkapan yang baik untuk mendukung pendakian para peserta seperti jaket dan sepatu dari, karena sepanjang pendakian, peserta juga dihadapkan dengan potensi cuaca yang bisa berubah kapan saja. 

Peserta sudah disarankan sebelumnya untuk mempersiapkan perlengkapan yang baik untuk menghadapi cuaca terik, hujan, berangin dan terutama suhu dingin di pegunungan. Salah satu yang banyak digunakan adalah jaket Columbia Omni-Heat Infinity yang dilengkapi dengan gold thermal-reflective warm yang dapat memantulkan dan mempertahankan panas tubuh serta memberikan kehangatan secara instan. 

Kondisi medan yang dihadapi juga bervariasi seperti tanah basah, bebatuan dan pasir sehingga diperlukan sepatu yang mampu menaklukkan segala medan. Sepatu yang menjadi andalan dari para peserta adalah Columbia Peakfreak II OutDry yang dilengkapi dengan upper anti air yang dapat menjaga kaki tetap kering serta midsole Techlite+ yang ringan, nyaman dan menjaga kestabilan dan juga outsole Adapt Trax yang memberikan traksi dalam kondisi basah maupun kering sekalipun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengelola Pesantren di Lumajang Menolak di Evakuasi dari Bahaya Gunung Semeru, Warganet: Udah Dikasih Ilmu Kebal Asap

Pengelola Pesantren di Lumajang Menolak di Evakuasi dari Bahaya Gunung Semeru, Warganet: Udah Dikasih Ilmu Kebal Asap

Depok | Senin, 05 Desember 2022 | 14:00 WIB

Jamur Langka Termahal Kedua di Dunia Tumbuh di Gunung Rinjani

Jamur Langka Termahal Kedua di Dunia Tumbuh di Gunung Rinjani

Bali | Senin, 07 November 2022 | 08:23 WIB

Para Pendaki Gunung Rinjani Harus Waspada, Suhu Udaranya 0-1 Derajat Celcius

Para Pendaki Gunung Rinjani Harus Waspada, Suhu Udaranya 0-1 Derajat Celcius

Malang | Senin, 31 Oktober 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:58 WIB

Aktivis BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Amnesty Singgung Kapolri Baru

Aktivis BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Amnesty Singgung Kapolri Baru

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Timnas Indonesia Masih 0-0, Presiden Prabowo Senyum Tipis, Muka Erick Thohir Tegang

Timnas Indonesia Masih 0-0, Presiden Prabowo Senyum Tipis, Muka Erick Thohir Tegang

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Yusril Buka Suara Soal Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok

Yusril Buka Suara Soal Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya

Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:34 WIB

×