3 Fakta Masjid Raya Baiturrahman, Masih Kokoh Melintasi Zaman Meski Diterpa Tsunami Aceh

Bimo Aria Fundrika

Senin, 26 Desember 2022 | 14:30 WIB
3 Fakta Masjid Raya Baiturrahman, Masih Kokoh Melintasi Zaman Meski Diterpa Tsunami Aceh
Pengunjung berfoto di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Rabu (10/11/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Suara.com - Hari Ini tepat 18 tahun bencana Tsunami Aceh yang terjadi pada 25 Desember 2004. Gelombang Tsunami Aceh berkuatan besar datang dari perairan Samudera Hindia dan meluluhlantahkan kota yang dijuluki Serambi Makkah itu beserta pulau-pulau yang mengelilinginya.

Salah satu yang jadi sorotan dari bencana Tsunami Aceh ialah Masjid Raya Baiturrahman yang masih tetap kokoh bertahan seusai gelombang menghantam. Bahkan, Masjid Raya Baiturrahman sempat menjadi tempat untuk para korban mengungsi.

Terlepas dari bencana Tsunami Aceh yang menghantam, Masjid Raya Baiturrahman sendiri merupakan salah satu situs bersejarah di Aceh. Dilansir dari Indonesia Kaya, Masjid Raya Baiturrahman telah melalui berbagai hal, mulai dari tragedi pembakaran oleh kolonial Belanda tahun 1873 hingga hantaman tsunami di akhir 2004.

Berikut ini fakta di balik kokohnya Masjid Raya Baiturrahman Aceh.

Sejarah Pendirian

Foto udara Masjid Raya Baiturrahman yang berada di pusat kota Banda Aceh, Aceh, Rabu (10/11/2021).  ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Foto udara Masjid Raya Baiturrahman yang berada di pusat kota Banda Aceh, Aceh, Rabu (10/11/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Dari sejumlah sumber konon disebutkan bahwa Masjid Raya Baiturrahman pertama kali dibangun di era Kesultanan Aceh. Salah satu yang menjadi ciri khas dari masjid ini ialah atap limas besusun empat yang tengah banyak digunakan saat itu.

Terdapat dua versi sejarah mengenai riwayat pembangunan masjid ini. Sebagian sumber menyebutkan masjid ini didirikan pada 1292 M oleh Sultan Alauddin Johan Mahmudsyah. Sementara, sumber yang lain menyebutkan masjid ini didirikan oleh Sultan Iskandar Muda pada 1612 M.

Sempat dibakar Belanda

Salah satu tragedi yang sempat terjadi di Masjid Raya Baiturrahman ini ialah serangan Belanda ke Koetaradja (Banda Aceh) pada 10 April 1873. Belanda dikabarkan membakar dan membumihanguskan masjid ini. Runtuhnya bangunan masjid memicu meletusnya perlawanan masyarakat Aceh. Mereka berjuang mempertahankan masjid hingga darah penghabisan. Pada pertempuran tersebut, pihak Belanda kehilangan seorang panglima mereka, Major General Johan Harmen Rudolf Köhler pada 14 April 1873.

baca juga

Sempat Dipugar Beberapa Kali

Masjid Raya Baiturrahma sempat dipugar dalam beberapa kali beberapa di antaranya pada tahun 1935 dan tahun 1957. Salah satu bentuk pemugaran di tahun 1957 ialah dengan penambahan lima kubah sehingga MRB nampak religi, elegan, klasik dan megah. Tahun 1957 hingga 1991 MRB menjadi pusat perhatian dunia atas kedatangan berbagai pimpinan Negara untuk melihat dan melakukan berbagai kerja sama sehingga Aceh makin bertambah baik. Tahun 1991 MRB kembali dipugar menjadi 7 (tujuh) kubah dan 3 (tiga) menara, sehingga MRB menjadi 7 (tujuh) kubah dan 5 (lima) menara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Kuburan Massal Siron: Saksi Bisu Tsunami Aceh 18 Tahun Lalu

Fakta-fakta Kuburan Massal Siron: Saksi Bisu Tsunami Aceh 18 Tahun Lalu

News | Senin, 26 Desember 2022 | 13:20 WIB

Hari Ini 18 Tahun Tsunami Aceh, Lokasi Kuburan Massal Sirion Jadi Pusat Peringatan

Hari Ini 18 Tahun Tsunami Aceh, Lokasi Kuburan Massal Sirion Jadi Pusat Peringatan

News | Senin, 26 Desember 2022 | 09:43 WIB

Beristirahat di Bawah Pohon, Puluhan Warga Rohingnya Terdampar di Aceh Hanya Diberi Minum

Beristirahat di Bawah Pohon, Puluhan Warga Rohingnya Terdampar di Aceh Hanya Diberi Minum

Sumatera | Minggu, 25 Desember 2022 | 13:23 WIB

Terkini

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:25 WIB

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

×