Ridwan Kamil Singgung Netizen Julid Suka Ngerujak, Apakah Ini yang Dinamakan Cyberbullying?

M. Reza Sulaiman

Rabu, 04 Januari 2023 | 14:03 WIB
Ridwan Kamil Singgung Netizen Julid Suka Ngerujak, Apakah Ini yang Dinamakan Cyberbullying?
Cuitan Ridwan Kamil tentang netizen suka ngerujak. (Dok. Twitter)

Suara.com - Cuitan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jadi sorotan. Penyebabnya, ia menyinggung netizen julid yang suka ngerujak. Apa ini yang dinamakan cyberbullying?

Dalam cuitan terbaru, Ridwan Kamil menanggapi menyebut netizen julid adalah masalah bersama. Cara melawannya yang paling tepat menurut Ridwan Kamil adalah dengan konsisten memberikan edukasi.

"Kenapa netizen pada julid suka ngerujak? Ya itulah masalah kita bersama. Bahkan juara terkasar se Asia Pasifik. Tipe begitu ada di kelompok mana-mana. Pemilik akun tidak ada daya mengontrol jempol follower. Yang ada adalah konsisten mengedukasi agar selalu sopan penuh adab," tutur pria yang akrab disapa Kang Emil ini, di akun twitternya @RidwanKamil.

Ia juga menyoroti munculnya akun bodong alias akun palsu yang memberikan pesan negatif terhadap kritik. Sehingga debat dan kritik tidak berjalan dua arah sebagaimana mestinya.

Cuitan Kang Emil memunculkan lagi pembahasan tentang cyberbullying. Mengutip laman UNICEF Indonesia, cyberbullying alias perundungan di dunia maya terjadi di duni digtal, menggunakan platform media sosial, chatting, ataupun game.

Cyberbullying adalah perilaku agresif dan bertujuan yang dilakukan suatu kelompok atau individu, menggunakan media elektronik, secara berulang-ulang dari waktu ke waktu, terhadap seseorang yang dianggap tidak mudah melakukan perlawanan atas tindakan tersebut.

Jadi, terdapat perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban. Perbedaan kekuatan dalam hal ini merujuk pada sebuah persepsi kapasitas fisik dan mental.

Lalu apa saja dampak Cyberbullying? Rupanya dampak perundungan di dunia maya sama berbahayanya dengan perundungan di dunia nyata. Seseorang bisa mengalami dampak mental, emosional, hingga fisik akibat cyberbullying.

Ilustrasi cyberbullying (Unicef.org)
Ilustrasi cyberbullying (Unicef.org)

Laman Hello Sehat menulis korban perundungan setidaknya memiliki pikiran untuk bunuh diri sebanyak 2 hingga 9 kali. Sementara itu, penelitian pada 150.000 anak muda di 30 negara yang dipimpin oleh Profesor Ann John dari Swansea University Medical School, Wales, menyoroti bahaya cyberbullying.

baca juga

Tindakan ini tidak hanya korban, tetapi juga pelaku yang biasanya terjadi pada anak-anak muda di bawah 25 tahun.

Hasil penelitian menyatakan bahwa anak-anak yang menjadi korban cyberbullying lebih rentan untuk menyakiti diri sendiri hingga melakukan aksi bunuh diri.

Sementara mereka yang berperan sebagai pelaku, 20% berisiko lebih tinggi memiliki pikiran untuk membunuh dan melakukan percobaan bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Mula Nama Pandawara, Sekelompok Pemuda Bandung yang Mendapat Apresiasi dari Ridwan Kamil

Asal Mula Nama Pandawara, Sekelompok Pemuda Bandung yang Mendapat Apresiasi dari Ridwan Kamil

Selebtek | Rabu, 04 Januari 2023 | 13:44 WIB

Beredar Video Masjid Raya Al Jabbar Nan Megah tapi Dikotori Sampah Pengunjung

Beredar Video Masjid Raya Al Jabbar Nan Megah tapi Dikotori Sampah Pengunjung

Mamagini | Rabu, 04 Januari 2023 | 13:19 WIB

Ridwan Kamil Terlibat Debat Warganet Soal Boleh - Tidak Bangun Masjid Pakai APBD, Kalian Pro Siapa?

Ridwan Kamil Terlibat Debat Warganet Soal Boleh - Tidak Bangun Masjid Pakai APBD, Kalian Pro Siapa?

Joglo | Rabu, 04 Januari 2023 | 12:30 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×