Venna Melinda Alami KDRT Sejak 3 Bulan Lalu, Kenapa Korban Enggan Buka Suara?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 13 Januari 2023 | 17:30 WIB
Venna Melinda Alami KDRT Sejak 3 Bulan Lalu, Kenapa Korban Enggan Buka Suara?
Venna Melinda (Instagram/@vennamelindareal)

Suara.com - Ferry Irawan telah resmi menjadi tersangka setelah dilaporkan sang istri, Venna Melinda atas kasus KDRT. Rupanya, selain KDRT yang dilakukan di Kediri, Venna Melinda telah mengalami kekerasan selama 3 bulan terakhir.

Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum Venna Melinda, Hotman Paris. Berdasarkan keterangan, Venna Melinda mengalami KDRT sudah dari 3 bulan lalu. Hanya saja, ibu dari Verrel Bramasta dan Athalla Naufal ini belum buka suara atas kasusnya itu.

"Venna mengatakan apa yang dialaminya ini bukan hanya di Kediri. Ternyata Venna sudah mengalaminya sejak tiga bulan terakhir," ujar Hotman Paris dilansir dari Kompas TV, Kamis (12/1/2023).

Hotman Paris dan Venna Melinda di Polda Jatim [SuaraJatim/Dimas Angga]
Hotman Paris dan Venna Melinda di Polda Jatim [SuaraJatim/Dimas Angga]

Sama halnya dengan Venna Melinda, para korban KDRT maupun kekerasan seksual memang jarang untuk mengungkapkan ha tersebut. Mereka yang menjadi korban kekerasan memilih untuk tutup mulut sehingga tidak ada yang mengetahui.

Namun, sebenarnya apa sih yang membuat para korban kekerasan memilih diam dan enggan untuk mengungkapkan hal buruk yang diterimanya itu? Melansir PsychCentra, berikut terdapat alasan mengapa korban memilih diam dan tidak melaporkan kasusnya kepada orang lain.

1. Takut dipandang buruk

Mereka yang menjadi korban kekerasan biasanya takut akan pandangan orang lain. Sebagai korban, mereka memilih diam karena orang lain akan melihatnya secara negatif.

2. Takut tidak dipercaya

Alasan lain korban tidak mau membuka suara untuk kasusnya itu karena takut tidak dipercaya. Mereka takut ketika berbicara sebagai korban justru tidak ada orang yang mempercayainya.

baca juga

3. Merasa tidak aman

Para korban biasanya takut akan ancaman pelaku. Ketika mereka berbicara mengenai kasus tersebut, mereka takut pelaku akan mengancam keselamatannya. Oleh sebab itu, mereka memilih diam.

4. Takut akan hukuman

Mereka yang menjadi korban juga tidak mau berbicara karena takut akan hukuman. Dalam persidangan, apapun bisa terjadi bahkan merugikan mereka yang menjadi korban. Oleh karena itu, para korban memilih untuk diam.

Momen Kompak Verrell Bramasta dan Athalla Naufal Jaga Venna Melinda (Instagram/@athallanaufal7)
Momen Kompak Verrell Bramasta dan Athalla Naufal Jaga Venna Melinda (Instagram/@athallanaufal7)

5. Malu

Alasan para korban memilih untuk dia adalah karena mereka malu atas apa yang terjadi kepadanya. Mereka takut di pandangan kekerasan atau pelecehan terjadi karena dirinya sendiri.

6. Merasa bertanggung jawab

Para korban memilih untuk tidak membuka suara atas pengalamannya karena mereka merasa bertanggung jawab akan hal itu. Korban merasa mereka bertanggung jawab atas hal tersebut.

7. Meremehkan

Korban bisa saja meremehkan kekerasan atau pelecehan yang dialaminya. Baginya hal tersebut adalah biasa sehingga ia tidak perlu membuka suara akan hal itu.

8. Kurang dukungan dan masalah keuangan

Kurangnya dukungan, membuat para korban memilih untuk diam atau pengalaman buruknya. Selain itu, keuangan yang bermasalah juga membuatnya sulit untuk membuka suara atas kejadian buruk terhadapnya.

9. Takut anak-anak terlibat

Para korban yang telah memiliki anak, beberapa memilih untuk diam. Pasalnya, mereka tidak mau sang anak terlibat. Hal ini juga bisa membahayakan anak-anaknya.

10. Tidak ada tempat aman

Alasan para korban menutup mulut atas kasus yang dialaminya karena mereka tidak memiliki tempat aman. Mereka takut saat berbicara itu akan membuat keselamatannya terancam.

Terkait kasus KDRT Venna Melinda sendiri Psikolog Klinis & Co-Founder Ohana Space, Veronica Adesla, M.Psi., mengatakan, ketika seseorang mengalami kekerasan, orang tersebut dapat segera menceritakan kejadian pada sosok yang dipercaya. Selain itu, mengunjungi pihak profesional juga membantu untuk jejak record,

Tidak hanya itu, ketika seseorang mengalami KDRT lalu ia bercerita, hal ini akan membantu mengurangi tekanan mental yang dialami. Ini akan membantu membuat mereka terhindar dari masalah kesehatan mental.

“Bercerita mengenai hal ini pada seseorang yang dapat dipercaya dan ke profesional juga dapat membantu untuk jejak record (bila suatu saat dibutuhkan) dan juga untuk menjaga kewarasan atau kesehatan mental,” ungkap Veronica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Edan! Ferry Irawan Sempat Kunci Kedua Tangan Venna Melinda di Atas Ranjang

Edan! Ferry Irawan Sempat Kunci Kedua Tangan Venna Melinda di Atas Ranjang

Sumbar | Jum'at, 13 Januari 2023 | 17:26 WIB

Kesal Tak Dikasih 'Jatah', Ferry Irawan Singgung Masa Lalu Venna Melinda

Kesal Tak Dikasih 'Jatah', Ferry Irawan Singgung Masa Lalu Venna Melinda

Mamagini | Jum'at, 13 Januari 2023 | 17:22 WIB

Terungkap Penyebab KDRT Venna Melinda, Ferry Minta Hubungan Badan Tapi Tak Keturutan

Terungkap Penyebab KDRT Venna Melinda, Ferry Minta Hubungan Badan Tapi Tak Keturutan

Purwokerto | Jum'at, 13 Januari 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

×