Jhon LBF Bantah Jadi Bos Toxic dan Pecat Karyawan Seenaknya, Gimana Sih Cara PHK yang Profesional?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Selasa, 24 Januari 2023 | 07:56 WIB
Jhon LBF Bantah Jadi Bos Toxic dan Pecat Karyawan Seenaknya, Gimana Sih Cara PHK yang Profesional?
Profil Jhon LBF (Instagram/@jhonlbf)

Suara.com - Pengusaha Jhon LBF menjadi sorotan setelah beredarnya cuitan mantan karyawan yang menyebut dirinya sebagai bos toxic dan suka bertindak seenaknya.

Pemilik akun berinisial SDP itu mengaku menjadi mantan karyawan dari perusahaan milik Jhon LBF. Dalam cuitannya, sosok SDP menuliskan, Jhon LBF merupakan bos yang pencitraan di media sosial. Bahkan, Jhon LBF dituduh sering memecat karyawan semena-mena.

Melihat adanya isu tersebut, Jhon LBF langsung membuat klarifikasi. Menurut, Jhon LBF, sosok SDP itu hanya dihasut dan dikompor-kompori oleh orang lain. Hal tersebut yang membuatnya membuat cuitan itu.

“Saya yakin Saudari SDP ini juga bukan orang yang seperti itu, mungkin ada pembisik, mungkin ada orang yang ngompor-ngomporin," ucap Jhon LBF dikutip dari kanal Youtube KH INFOTAINMENT, Selasa (24/1/2023).

Jhon LBF menegaskan, dalam memberhentikan karyawannya itu, ia melakukan proses yang seharusnya. Jhon LBF mengaku, ia sering menegur karyawannya itu bahkan memberikan surat teguran. Namun, sebab tidak membalas dan memengaruhi kinerja perusahaan, hal tersebut yang membuatnya diberhentikan.

“Makanya waktu itu sempat ada Surat Peringatan. Teguran-teguran itu sudah sering. Dia slow response lah, terus janji ke klien tidak tepat waktu sehingga imej perusahaan terganggu juga pastinya," jelas Jhon LBF.

Dalam memberhentikan karyawan alias memecat, biasanya setiap perusahaan profesional memiliki urutan tersendiri dan tidak bisa sembarangan. Lantas seperti apa sih urutan dalam memecat karyawan secara profesional?

Melansir laman US Chamber, berikut beberapa urutan dalam memecat karyawan secara profesional.

1. Meninjau kinerja karyawan

baca juga

Sebelum memecat karyawan, bos harus bisa meninjau kinerjanya terlebih dahulu. Bos harus bisa memberikan evaluasi dari kinerja yang telah dilakukan karyawan tersebut selama ini. Lihat juga peraturan kebijakan pemberhentian karyawan yang dimiliki perusahaan. Biasanya, dalam proses pemecatan, terdapat beberapa poin konsekuensi yang diterima perusahaan tersebut.

Ilustrasi PHK, karyawan dipecat, pemecatan karyawan. [Envato]
Ilustrasi PHK, karyawan dipecat, pemecatan karyawan. [Envato]

2. Beri surat peringatan

Sebelum memecat karyawan, penting untuk bos memberikan surat peringatan terlebih dahulu. surat peringatan ini diberikan sebagai pengingat agar karyawan tersebut meningkatkan kerjanya. Selain itu, memberi surat peringatan juga sebagai kesempatan bagi karyawan memperbaiki kesalahan yang dilakukannya.

3. Kumpulkan alasan pemecatan

Bos tidak bisa memecat karyawan begitu saja. Saat memecat karyawan, bos harus memiliki berbagai bukti baik dokumen, wawancara, maupun hal-hal lainnya sehingga alasan ia diberhentikan jelas. Hal tersebut juga menjadi poin yang jelas bagi bos untuk memberhentikan karyawannya.

4. Sampaikan dengan jelas

Pada saat memecat karyawan, bos harus bisa menjelaskan pada inti yang ingin dibahas. Jelaskan baik-baik kepada karyawan tersebut semua alasan mengapa ia diberhentikan. Jangan menutup-nutupi alasan yang membuat karyawan tersebut merasa tidak terima. Oleh sebab itu, jelaskan pada inti terkait kesalahan dan alasan yang membuatnya diberhentikan.

5. Bahas masalah kontrak

Biasanya setiap karyawan memiliki kontrak terkait gaji, asuransi, dan lain-lain. Bos harus bisa menjelaskan hal ini secara jelas seperti bagaimana pembayaran gajin terakhirnya, lalu asuransinya, dan lain-lain. Hal ini penting karena pada proses pemberhentian, masih ada hak karyawan yang perlu dipenuhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Jhon LBF, Pengusaha yang Tawari Tiko dan Pegawai Alfamart Pekerjaan

Profil Jhon LBF, Pengusaha yang Tawari Tiko dan Pegawai Alfamart Pekerjaan

Moots | Senin, 23 Januari 2023 | 23:59 WIB

Sifat Asli Jhon LBF Dibongkar Eks Karyawan, Suka Potong Gaji Meski Telat 1 Menit?

Sifat Asli Jhon LBF Dibongkar Eks Karyawan, Suka Potong Gaji Meski Telat 1 Menit?

Moots | Senin, 23 Januari 2023 | 23:49 WIB

Spotify PHK Ratusan Pegawai, Siapkan Rp 571 Miliar untuk Pesangon

Spotify PHK Ratusan Pegawai, Siapkan Rp 571 Miliar untuk Pesangon

Metro | Senin, 23 Januari 2023 | 20:27 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×