Quraish Shihab Anggap Tak Masalah Najwa Shihab Tak Pakai Hijab, Apakah Dosa Anak Bakal Ditanggung Ayah?

M. Reza Sulaiman
Quraish Shihab Anggap Tak Masalah Najwa Shihab Tak Pakai Hijab, Apakah Dosa Anak Bakal Ditanggung Ayah?
Najwa Shihab menjawab pertanyaan soal tak pernah undang Anies Baswedan ke acaranya (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

Najwa Shihab nyatanya masih sering dicibir karena belum memakai hijab, sementara ayahnya sendiri merupakan seorang ustad, yaitu Quraish Shihab.

Suara.com - Selain pujian yang diterima sosok Najwa Shihab, rupanya ia juga kerap mendapatkan komentar negatif terkait masalah hijab. Najwa Shihab nyatanya masih sering dicibir karena belum memakai hijab, sementara ayahnya sendiri merupakan seorang ahli agama, yaitu Quraish Shihab.

Meski demikian, rupanya Quraish Shihab sendiri rupanya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Saat ditanya Najwa Shihab apakah sang ayah keberatan dengan belum berhijabnya, Quraish Shihab menjawab kalau membebaskan pilihan kepada putrinya itu.

"Jadi abi nggak apa-apa Nana (panggilan Najwa Shihab) belum pakai jilbab?" tanya Najwa Shihab dalam video yang diunggah @lambegosiip, Selasa (24/1/2023).

"Terserah Nana. Jangankan pakaian, dalam bidang pendidikan terserah. Abi pernah paksa?" jawab Quraish Shihab.

Baca Juga: Pro Kontra Aturan Berhijab Pramugari Garuda Indonesia, Wapres Kompak dengan Andre Rosiade

Walaupun membebaskan putrinya, menurut Quraish Shihab jika pembawa acara Mata Najwa itu memakai hijab akan lebih baik. Namun, kalaupun belum niat itu juga bukan masalah. Bahkan, ia menyarankan agar Najwa Shihab bisa memakai topi terlebih dahulu.

"Tapi satu hal, kalau bisa jilbab lebih bagus, tidak berarti tidak lebih bagus. Kalau memang belum bisa jilbab, bisa pakai topi," ujar mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat itu.

Pembicaraan tersebut menuai berbagai pro dan kontra warganet. Beberapa setuju dengan langkah yang dilakukan Quraish Shihab karena tidak memaksa Najwa Shihab berhijab. Namun, beberapa lainnya tidak setuju karena sosok ayah dinilai memiliki tanggung jawab terhadap putrinya itu.

Lantas sebenarnya bagaimana yang seharusnya dilakukan ayah jika anaknya tidak berhijab? Apakah ayah akan menanggung dosa putrinya itu?

Mengutip Islami.co, ketika seorang perempuan sering tidak berhijab, seringkali disebut kalau ayah atau suami akan menanggung dosanya. Padahal, hal tersebut tidak ada kaitannya. Hal ini karena terkait dosa, pada dasarnya orang akan mempertanggung jawabkan sendiri-sendiri.

Baca Juga: Profil Tengku Zanzabella, Istri Perwira Polisi yang Laporkan Nikita Mirzani Atas Pencemaran Nama Baik

Masalah dosa ini juga telah dijelaskan langsung dalam Al Quran Q.S Fathir ayat 18 yang memiliki arti:

“Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang dibebani berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul bebannya itu tidak akan dipikulkan sedikit pun, meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat engkau beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada (azab) Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka yang melaksanakan shalat. Dan barangsiapa menyucikan dirinya, sesungguhnya dia menyucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allah-lah tempat kembali.” (Q.S Fathir : 18).

Meski begitu, ayah ataupun suami sebenarnya tetap wajib untuk mengingatkan anak perempuan maupun istrinya untuk berhijab. Sebagai orang tua dan pasangan juga ingin dan mestinya mempunyai andil untuk membuat anak dan pasangan menjadi lebih baik.

Namun, dalam menasihati tidak boleh memaksa. Menasihati itu mengasihi, bukan menyakiti apalagi memutus silaturahmi. Hal ini karena untuk keputusan tersebut tetap ada pada individu masing-masing, begitupun dengan dosa.

Oleh karena itu, jika anak perempuan ataupun istri belum sepenuhnya menjalankan syariat Allah SWT, alangkah lebih baik dinasihati, tetapi tidak memaksa apalagi menghakimi. Ingat juga kalau seorang Nabi tidak menanggung dosa kaumnya ataupun keluarganya yang berdosa.