SuaraTasikmalaya.id- Bulan Rajab, syaban dan Ramadan adalah bulan yang mulia seperti disebutkan dalam Al Quran. Umat muslim berbondong-bondong melaksanakan amalan pada bulan ini,
Mereka berharap pahala berlipat ganda dengan amalan Rajab namun tak jelas sumbernya atau dali haditsnya. Ahli tafsir Prof DR KH Muhammad Quraish Shihab tak menyangkal soal rujukan dalil yang salah dalam amalan rajab.
Menurut lulusan Universitas AL-Azhar Kairo Mesir ini, banyak sekali bertebaran hadits palsu tentang bulan rajab. Mengerjakan ibdah tanpa dasar hukumnya adalah bidah.
Jadi jika menggerjakan ibadah jangan mengatasnamakan bulan Rajab.
M Quraish Shihab menjelaskan dalam podcast di kanal Youtubenya dalam Al Quran disebutkan ada empat bulan haram, bulan yang dimuliakan.
“Al Quran menggarisbawahi bahwa dalam setahun ada 12 bulan. Dari 12 itu ada 4 bulan yang mulia (haram), Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab,” katanya.
Bulan haram itu baik mulia, tapi bulan haram itu dimaknai tidak boleh. Misalnya tak boleh menganiaya sendiri, tidak boleh berperang.
Berperang adalah menganiaya diri ini, para ulama berpendapat menganiaya diri sendiri itu adalah melakukan perbuatan negatif adan positif.
“Jadi di bulan Rajab itu kita dituntut oleh Al Quran untuk menghidari keburukan dan melakukan kebaikan-kebaikan. Ini kita sepakat. Tapi ada orang-orang yang menambah-nambah, sehingga apa yang tidak dituntut oleh Rasulullah mereka lakukan juga,” kata Quraish Shihab.
Baca Juga: Arti Doa Rajab: Allahumma Bariklana Fi Rajaba Wa Sya'bana, Lengkap Tulisan Arab dan Latin
Ia mencontohkan, sangat populer kalau bulan Rajab ada ucapan selamatnya, Allahumma barik lana fi rajaba wa sya'bana wa balighna Ramadhana. “Ini bagus tapi itu bukan hadits, itu hadits palsu,” tegas Quraish Shihab.
Boleh saja mengatakan begitu, tapi itu doa, bukan hadits.
“Dulu orang mengatakan itu hadits, (tujuannya) untuk melakukan yang positif. Sekian banyak kalau dicek itu tak ada dasarnya sama sekali,” tutur Quraish Shihab.
Menurut Quraish Shihab, hadits-hadits mengenai Rajab ini banyak dibuat oleh orang orang yang bermaksud baik tetapi bodoh.
Quraish Shihab menceritakan bahwa dirinya pernah mendapatkan sms yang isinya menganjurkan di bulan Rajab melakukan sholat setelah Isya sampai Subuh, malam Jumat 12 raka’at dengan bacaan tertentu. Disebutkan jika orang itu melakukannya akan mendapat pengampunan dosa dari Allah berapa banyak pun dosanya.
“Kata rumus ulama, kalau ada satu riwayat yang menyebutkan pekerjaannya bisa dilakukan sedikit tapi ganjarannya banyak, ketahuilah itu palsu. Atau dosa yang dilakukannya sedikit katanya tak akan diampuni, itu bohong,” kata Quraish Shihab menegaskan.