Dikta Ngaku Tahan Tangis Saat Ayah Sakit, Di Rumah Langsung Kejer: Kenapa Lelaki Pilih Sembunyikan Perasaan?

Kamis, 26 Januari 2023 | 20:30 WIB
Dikta Ngaku Tahan Tangis Saat Ayah Sakit, Di Rumah Langsung Kejer: Kenapa Lelaki Pilih Sembunyikan Perasaan?
Momen Dikta Manggung di Sarinah (Instagram/@dikta)

Suara.com - Pradikta Wicaksono alias Dikta menjadi sosok yang dikenal dingin dan cuek. Rupanya, di balik sisi cueknya ini, Dikta memiliki kisah haru antara dirinya dan sang ayah. 

Dalam video bersama Tike Priatnakusuma dan Ronal Surapradja baru-baru ini, Dikta mengaku, sejak kecil ia memang diajarkan sang ayah untuk tidak menangis. Bahkan, ia mengaku sempat risih ketika melihat orang menangis.

“Papa sakit terus dateng nih udah pada nangis gitu. Kita waktu kecil dulu sering ada ajaran orang tua enggak boleh nangis, apalagi cowok enggak boleh nangis, jadi aku risih ngelihat orang nangis,” ungkap Dikta dalam video yang diunggah di kanal Youtube RoTivi Media, Selasa (24/1/2023).

Meski demikian, rupanya saat mengetahui sang ayah menderita kanker hati, Dikta merasakan sedih. Bahkan, saat pulang dari rumah sakit ia menangis histeris hingga teriak-teriak. Padahal, sebelumnya di rumah sakit ia berusaha tegar di hadapan keluarga lainnya.

“Terus pas sampe rumah, pulang, tutup pintu, duduk di sofa, buarrr baru nangis gitu. Itu udah berantakan, nangis yang teriak gitu, karena menurut aku itu poin di mana kayak kita mengidolakan Superman gitu, tapi Supermannya mati atau sakit gitu. nah itu aku realize kalo bapak bisa sakit dan orang juga gitu,” jelas Dikta.

Kisah Dikta yang berusaha kuat di hadapan banyak orang itu lantas menjadi perhatian dan haru bagi warganet. Pasalnya, di akhir ia juga tetap menangis melihat sang ayah yang harus menderita sakit.

Terkait perasaan sendiri memang pada beberapa laki-laki lebih suka menyembunyikan perasaan sedihnya. Namun, apa sebenarnya alasan seorang laki-laki menyembuhkan perasaannya?

Mission Harbor Behavioral Health, seorang laki-laki sering menyembunyikan perasaan sedihnya karena dinilai tidak jantan. Oleh sebab itu, pada beberapa laki-laki lebih sering menyembunyikan perasaannya di depan orang banyak.

Padahal, ketika berbicara masalah kesehatan mental, laki-laki juga kerap mengalami masalah yang sama. Bahkan, lebih dari 30 persen laki-laki mengalami depresi di hidupnya.

Baca Juga: Belajar Kungfu Selangkangan Besi, Dikta Kapok Anunya Diremas?

Dengan menyembunyikan perasaan sedih tersebut, membuat laki-laki lebih sering menyalurkan perasaannya dalam bentuk hal-hal lain. Beberapa hal ini biasanya berkaitan dengan rasa yang diterima dan terlihat jantan.

Kondisi ini yang mendorong laki-laki saat mengalami sedih akan bertindak agresif dan marah daripada menangis. Padahal jika seseorang menyembunyikan perasaan terlalu lama, ini dapat membuatnya depresi hingga meningkatkan risiko bunuh diri.

Untuk itu, laki-laki sebenarnya tidak perlu ragu untuk mengungkapkan perasaan sedih yang dimilikinya. Hal ini karena mereka juga manusia pada umumnya yang juga bisa merasakan sedih. Dengan mengungkapkan perasaan sedih juga berguna untuk membuat kesehatan mentalnya terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI