Jadi Provinsi Termiskin, Literasi Digital Di Yogyakarta Ternyata Terbaik Se-Indonesia, Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 01 Februari 2023 | 17:30 WIB
Jadi Provinsi Termiskin, Literasi Digital Di Yogyakarta Ternyata Terbaik Se-Indonesia, Kok Bisa?
Ilustrasi laptop - SNBP 2023 bisa linjur? (Pexels)

Suara.com - Data menunjukan Yogyakarta jadi daerah dengan literasi digital terbaik di Indonesia, padahal baru-baru ini salah satu provinsi istimewa itu meraih status sebagai provinsi termiskin di pulau Jawa, kok bisa begitu ya?

Literasi digital adalah pengetahuan atau kecakapan pengguna internet dalam memanfaatkan media digital, seperti media sosial, belanja online, mengakses informasi hingga berbagi informasi melalui teknologi.

Yogyakarta daerah dengan literasi digital terbaik di Indonesia terungkap melalui Status Literasi Digital Masyarakat Indonesia 2022, yang baru saja diluncurkan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bekerjasama dengan Katadata Insight Center.

Ilustrasi laptop - Tahap Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan (Unsplash)
Ilustrasi laptop - Tahap Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan (Unsplash)

Survei ini menunjukan rerata literasi digital nasional Indonesia menempati angka 3,54, dari skala 1 hingga 5 yang diberikan tim peneliti. Nilai yang didapatkan Yogyakarta di 2022 yakni 3,64, sehingga lebih tinggi dari data angka literasi digital nasional.

Nilai yang didapat Yogyakarta tidak jauh lebih tinggi dibanding Kalimantan Barat yang juga sama-sama 3,64, tapi Yogyakarta berhasil mempertahankan statusnya sebagai yang tertinggi sejak 2021 yang mendapat nilai 3,71.

Menanggapi ini, Ketua Umum Siberkreasi, Donny BU mengatakan kemiskinan tidak secara langsung mempengaruhi literasi digital di suatu daerah. Ini karena, kini harga teknologi atau kemudahan akses internet semakin murah dari tahun ke tahun.

"Jadi tidak ada kaitannya langsung kemiskinan compare dengan kota lain, dengan akses internet, itu karena teknologi semakin murah," ujar Donny di Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2023)

Akses internet dan digital semakin mudah tercermin dengan banyaknya akses wifi gratis, harga handphone jauh lebih murah dibanding tahun 2000-an, anak muda perlu datang ke warnet untuk akses internet.

"Tetapi teknologi internet semakin hari semakin murah. Dulu saya baru sejam pakai warnet Rp12.000, sekarang saya internet langganan unlimited itu berapa, dan wifi gratis juga banyak," jelasnya.

baca juga

Perlu diketahui data Badan Pusat Statistik atau BPS 2022 menunjukan Yogyakarta memiliki tingkat kemiskinan 11,34 persen, jauh lebih rendah dibanding provinsi di pulau Jawa lainnya, seperti Jawa Tengah dengan 10,93 persen dan Jawa Timur 10,38 persen.

Sedangkan untuk literasi digital 5 provinsi terbaik Indonesia di 2022, yaitu Yogyakarta dengan 3,64, Kalimantan Barat 3,64, Kalimantan Timur 3,62, Papua Barat 3,62, dan Jawa Tengah 3,61.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Harga Beras Naik, Disdag Kota Yogyakarta Siapkan Operasi Pasar

Akui Harga Beras Naik, Disdag Kota Yogyakarta Siapkan Operasi Pasar

Jogja | Rabu, 18 Januari 2023 | 18:00 WIB

Disdag Kota Yogyakarta Musnahkan 680 Kg Lebih Kerupuk Puli Mengandung Boraks

Disdag Kota Yogyakarta Musnahkan 680 Kg Lebih Kerupuk Puli Mengandung Boraks

Jogja | Rabu, 18 Januari 2023 | 16:55 WIB

Miris! Yogyakarta Jadi Daerah Termiskin di Pulau Jawa

Miris! Yogyakarta Jadi Daerah Termiskin di Pulau Jawa

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2023 | 16:52 WIB

Terkini

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Masker Mata yang Bagus Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:18 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

×