Daftar Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan untuk Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit

Risna Halidi

Jum'at, 10 Februari 2023 | 09:22 WIB
Daftar Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan untuk Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit
ilustrasi (Unsplash.com/Adele Shafiee)

Suara.com - Antiaging atau antipenuaan tengah menjadi isu yang ramai dibahas, setelah seorang YouTuber bernama Gita Savitri atau Gitasav menyebut bahwa tidak memiliki anak dapat menjadi antiaging alami.

Padahal tanpa disadari, penuaan yang pasti dialami semua mahluk hidup memiliki aspek positif seperti mendapatkan pengalaman dan meningkatkan kebijaksanaan.

Ilustrasi penuaan. (Elements Envato)
Ilustrasi penuaan. (Elements Envato)

Hanya saja, secara visual, penuaan kerap dipandang sebagai sesuatu yang sebisa mungkin dihindari atau ditekan kelajuannya. Salah satunya penuaan pada kulit, area terluar tubuh.

Director, Worldwide Nutrition Education and Training, Herbalife Nutrition, Laura Chacon-Garbato mengatakan, ada dua faktor penyebab penuaan kulit menurut American Academy of Dermatology Association.

Pertama adalah penuaan intrinsik yang mengacu pada faktor genetik dan biokimia, serta efek yang dihasilkan dari perubahan hormon. Kedua adalah penuaan ekstrinsik atau agresi eksternal seperti polusi atau sinar UV dan kebiasaan gaya hidup seperti merokok atau makan banyak gula.

"Kita fokus penuaan kulit pada faktor ekstrinsik dan terkendali untuk menjaga kulit terlihat bagus seiring bertambahnya usia," ujar Laura dikutip dari siaran tertulis, Jumat (10/2/2023).

Lebih lanjut, berikut tujuh hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk ditindaklanjuti dalam menjaga kulit seperti yang dipaparkan Laura.

1. Jangan Andalkan Tabir Surya pada Produk Makeup

Ilustrasi makeup. (Elements Envato)
Ilustrasi makeup. (Elements Envato)

Saat ini, mudah untuk menemukan makeup yang menawarkan beberapa tingkat Faktor Perlindungan Matahari (SPF). Namun, produk makeup tidak selalu menawarkan perlindungan spektrum luas.

baca juga

Artinya, banyak produk makeup dapat melindungi dari sinar UVB atau sinar yang menyebabkan kulit memerah dan terbakar sinar matahari, tetapi tidak terhadap sinar UVA atau sinar yang menyebabkan keriput dan bintik-bintik penuaan.

Lakukan: Oleskan tabir surya dengan SPF spektrum yang lebih luas sebelum memakai makeup.

2. Jangan Gunakan Sabun Kering

Ilustrasi sabun batangan. (Pixabay.com)
Ilustrasi sabun batangan. (Pixabay.com)

Sabun batangan biasa mengandung bahan seperti alkohol, wewangian, dan sulfat yang dapat menghilangkan minyak alami kulit. Kulit kering tidak dapat melindungi diri dari iritasi seperti polusi, virus, dan bakteri. Kulit kering tidak menyebabkan keriput, tapi membuatnya makin terlihat.

Lakukan: Gunakan pembersih pelembap yang bebas sulfat dan tindak lanjuti dengan pelembap yang mengandung antioksidan, seperti Vitamin A, C, dan E.

3. Perhatikan Pola Tidur

Ilustrasi tidur. (Unsplash.com/ Andisheh A)
Ilustrasi tidur. (Unsplash.com/ Andisheh A)

Tubuh beristirahat untuk memperbarui dirinya sendiri. Tidur membantu sel-sel kulit beregenerasi, meningkatkan produksi kolagen, dan memberi kulit istirahat dari stres lingkungan (sinar UV, polusi).

Sebuah studi oleh Department of Dermatology at the UH Cleveland Medical Center menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan peningkatan tanda-tanda penuaan intrinsik, mulai berkurangnya fungsi kulit, dan berdampak pada penampilan.

Lakukan: Dapatkan enam hingga delapan jam tidur setiap malam dan cobalah untuk memiliki kualitas tidur yang baik. Misalnya:

  • Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari
  • Pastikan kamar tidur tenang dan gelap sebelum tidur
  • Hindari membuka gadget sebelum tidur

4. Jangan Punya Kebiasaaan Mengucek Mata

Ilustrasi mengucek mata. (Unsplash/Timur Romanov)
Ilustrasi mengucek mata. (Unsplash/Timur Romanov)

Kulit sekitar mata sangat halus. Sering mengucek atau menggosok dapat menyebabkan kerutan, garis-garis halus, dan lingkaran hitam. Orang yang menderita kondisi kulit seperti eksim, dermatitis atopik, atau alergi cenderung sering mengucek mata.

Lakukan: Kunjungi ahli atau dokter kulit untuk membantu mengurangi kondisi mendasar yang dapat menyebabkan mengucek mata dan mendapatkan diagnosis dan perawatan yang akurat jika diperlukan.

5. Atur Stres

Ilustrasi stres (Pexels.com/energepic.com)
Ilustrasi stres (Pexels.com/energepic.com)

Menurut Harvard Health, stres dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit secara keseluruhan dan memperburuk beberapa kondisi kulit, termasuk psoriasis, eksim, jerawat, dan rambut rontok.

Stres kronis, terkait dengan kelebihan produksi kortisol, juga dapat mempercepat proses penuaan karena peningkatan peradangan dan kelebihan produksi kerusakan sel radikal bebas.

Lakukan: Lakukan perubahan gaya hidup untuk mengurangi stres. Misalnya:

  • Makan makanan seimbang
  • Berolahraga secara teratur
  • Tidur yang cukup
  • Coba untuk meditasi

6. Jangan Gunakan Sedotan

Ilustrasi perempuan minum dengan sedotan. [Shutterstock]
Ilustrasi perempuan minum dengan sedotan. [Shutterstock]

Pengerutan bibir berulang, seperti minum dari sedotan, berkontribusi pada garis-garis di sekitar mulut, kata Mayo Clinic states.

Saat menyeruput hal itu dapat mengaktifkan otot-otot di sekitar bibir. Semakin kita mengaktifkan otot, semakin kita membuat lipatan di kulit seiring bertambahnya usia karena hilangnya elastin.

Lakukan: Hindari menggunakan sedotan kapan pun Anda bisa. Ini juga membantu lingkungan dengan mengurangi barang-barang plastik sekali pakai.

7. Jangan Lupa Gunakan Kacamata Hitam

Ilustrasi kacamata hitam. (Shutterstock)
Ilustrasi kacamata hitam. (Shutterstock)

Kebanyakan orang memakai kacamata hitam hanya untuk mengurangi silau matahari. Namun, kacamata hitam harus menjadi makanan pokok sehari-hari, bahkan saat mendung atau dingin.

Kacamata hitam melindungi mata dari sinar UV, yang dapat membahayakan kelopak mata, lensa, retina, dan kornea. Selain itu, kerusakan UV menyebabkan kekeringan, kerutan, kerutan kulit yang ditekankan, kendur, hilangnya elastisitas, dan pigmentasi berbintik-bintik.

Lakukan: Kenakan kacamata hitam berkualitas tinggi yang memberikan perlindungan UVA dan UVB 100 persen sepanjang tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Manfaat Vitamin B3, Cegah Diabetes hingga Lawan Penuaan Dini

7 Manfaat Vitamin B3, Cegah Diabetes hingga Lawan Penuaan Dini

Lifestyle | Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:00 WIB

Mesti Tahu! Begini Cara Cegah Penuaan Kulit Pria

Mesti Tahu! Begini Cara Cegah Penuaan Kulit Pria

Lifestyle | Minggu, 20 November 2022 | 10:25 WIB

5 Alasan Pentingnya Memanjakan Wajah Sebelum Tidur Malam Hari, Salah Satunya Bisa Mencegah Penuaan Dini

5 Alasan Pentingnya Memanjakan Wajah Sebelum Tidur Malam Hari, Salah Satunya Bisa Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×