Bisa Asah Kreativitas, 5 Tips Dampingi Anak saat Bermain Petualangan

Senin, 13 Februari 2023 | 15:30 WIB
Bisa Asah Kreativitas, 5 Tips Dampingi Anak saat Bermain Petualangan
Ilustrasi anak bermain. (Dok: SGM Eksplor)

Suara.com - Permainan petualangan dinilai bisa mengasah kreativitas anak dan kemampuan anak untuk menyelesaikan masalah. Tapi petualangan juga bisa membuat anak stres, jika tidak diawasi dan tidak sesuai umur yang ditentukan.

Dikatakan Brand General Manager Early Learning Centre Indonesia, Mohit Nigam, umumnya permainan edukatif petualangan sudah bisa mulai dimainkan anak sejak ia usia bayi hingga 8 tahun, sesuai keterangannya.

"Permainan petualangan diangkat untuk mengingatkan orang tua betapa pentingnya anak-anak mulai mengenal apa itu petualangan kehidupan sejak mereka kecil. Melalui sebuah permainan, anak-anak dapat didukung dan dipacu untuk mampu menjalankan tugas bermainnya setiap hari," ujar Mohit dalam keterangan yang diterima suara.com, Selasa (7/2/2023). 

Ilustrasi anak bermain (Pexels.com)
Ilustrasi anak bermain (Pexels.com)

Berikut tips ajari anak terlibat dalam permainan petualangan yang bisa dilakukan orangtua setiap harinya:

1.  Temani Anak saat Bermain

Sejak kelahiran pertamanya di dunia, seorang anak sangat membutuhkan dan menjadi nyaman apabila ia didampingi orang tuanya saat sedang melakukan apapun, termasuk di saat usianya yang telah memasuki usia bermain bersama. Orang tua menjadi teman terbaik anak untuk bermain.

 2. Permainan Sesuai Usia

Sejak anak masih ada di dalam kandungan, orang tua juga bisa mengajaknya bermain, seperti membacakan buku anak-anak. Saat lahir, anak-anak bisa dikenalkan dengan mainan yang bisa merangsang panca indera dirinya, sehingga membantu anak terbiasa mendapat stimulus dengan tepat.

 3. Beri Instruksi saat Bermain

Baca Juga: Viral! Anak SD Main Lato-lato hingga Sebabkan Buta di Banyumas, Begini Penjelasan Lurah Sokanenegara

Anak-anak memang boleh berimajinasi dalam memainkan semua permainan, namun akan lebih baik di saat pertama kali bermain, seorang anak tahu instruksi yang tepat saat memainkannya, dengan ini anak menjadi tahu mana yang baik dan tidak dalam menggunakan barang.

4. Beri Waktu saat anak bermain

Anak-anak harus tahu kapan mereka harus bermain, beristirahat, dan melakukan kegiatan lainnya. Melalui pemberian waktu dalam bermain menjadi sebuah acuan untuk mereka bisa mengatur waktu sejak dini tentang bermain.

5.  Mendukung Anak Coba Permainan

Para orangtua harus ingat bahwa harus membiarkan anak mengeksplor dirinya terhadap permainannya. Sehingga, jangan lupa untuk menyiapkan permainan yang sesuai, agar anak tidak salah memilih mainan, dan orang tua tidak khawatir, bahkan jadi melarang anak mencoba segala macam permainan, khususnya saat anak sedang bermain di luar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI