Begini Bentuk Miss V yang Longgar, Beneran Gara-Gara Sering Hubungan Seksual?

Minggu, 19 Februari 2023 | 20:30 WIB
Begini Bentuk Miss V yang Longgar, Beneran Gara-Gara Sering Hubungan Seksual?
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Masih banyak sejumlah rumor tentang kondisi miss vagina. Salah satunya pemahaman tentang bentuk miss v longgar.

Mungkin masih ada yang percaya kalau miss v bisa kehilangan elastisitasnya dan menjadi longgar secara permanen. Tetapi, anggapan bentuk miss v yang longgar itu sebenarnya tidak benar.

Dikutip dari Healthline, vagina atau miss v termasuk organ tubuh yang elastis. Artinya, dapat meregang saat terjadi penetrasi seksual maupun saat melahirkan. Tapi tidak butuh waktu lama bagi vagina untuk kembali ke bentuk semula.

Secara umum, miss v diselimuti dengan otot, saraf juga selaput lendir. Pada bagian paling luar vagina terdapat vulva yang menutupi labia, klitoris, juga uretra.

ilustrasi vagina. (Shutterstock)
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Lubang vagina memang bisa sedikit lebih longgar seiring bertambahnya usia atau akibat melahirkan anak. Tetapi secara keseluruhan, otot-ototnya dapat mengembang dan menyusut seperti karet gelang.

Dalam medis sebenarnya tidak dikenal istilah miss v longgar. Karena vagina memang dapat berubah seiring waktu karena usia dan persalinan, tetapi tidak akan kehilangan kelenturannya secara permanen.

Rumor miss v longgar justru hanya mitos yang digunakan sebagai cara untuk mempermalukan orang atas kehidupan seks mereka. 

Di sisi lain, vagina "longgar" bukan berarti menandakan seseorang yang sering berhubungan seks dengan pasangannya. Sebab, penetrasi tidak akan menyebabkan vagina meregang secara permanen.

Penting untuk diketahui juga bahwa vagina yang rapat tidak selalu baik. Bisa jadi mungkin tanda dari masalah yang mendasarinya, terutama jika sering merasakan tidak nyaman saat melakukan penetrasi.

Baca Juga: Solusi Miss V Terasa Kendur, Dokter Boyke Sarankan Begini untuk Mengencangkan Area Kewanitaan

Otot-otot vagina secara alami akan rileks saat terangsang. Jika tidak terangsang, tertarik, atau siap secara fisik untuk melakukan hubungan intim, vagina tidak akan rileks, tidak ada cairan alami yang melumasi, juga tidak akan meregang.

Otot-otot miss v yang kencang juga justru bisa membuat hubungan seksual jadi menyakitkan atau tidak mungkin dilakukan. Sesak vagina yang ekstrem juga bisa menjadi tanda vaginismus atau nyeri yang terjadi sebelum atau selama penetrasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI