Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Banyak Diprotes Emak-Emak Gegara Bikin Stres, Psikolog Bilang Gini

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Kamis, 02 Maret 2023 | 12:45 WIB
Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Banyak Diprotes Emak-Emak Gegara Bikin Stres, Psikolog Bilang Gini
Para pejalar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang terlambat tiba di halaman SMA Negeri I Kupang di Kota Kupang, NTT, Rabu (1/3/2023).[ANTARA FOTO/Kornelis Kaha].

Suara.com - Kebijakan tentang murid harus masuk sekolah jam 5 pagi di Nusa Tenggara Timur menjadi perhatian masyarakat luas. Kebijakan yang dikeluarkan oleh oleh Gubernur Viktor Laiskodat ini mendapat banyak protes dari para orang tua siswa.

Menurut orang tua siswa, kebijakan ini tidak hanya berpengaruh kepada anak tetapi juga orang tua. Dalam cuitan yang dibuat akun Twitter @dickysenda, memperlihatkan seorang emak-emak di Kupang yang protes akan kebijakan tersebut.

“Suara hati mama-mama Kupang soal kebijakan Pemprov NTT masuk sekolah jam 5 pagi,” tulis akun tersebut, Selasa (28/2/2023).

Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti apel pagi penerapan aktivitas sekolah mulai pukul 05.00 WITA di halaman SMA Negeri I Kupang di Kota Kupang, NTT, Rabu (1/3/2023). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha].
Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti apel pagi penerapan aktivitas sekolah mulai pukul 05.00 WITA di halaman SMA Negeri I Kupang di Kota Kupang, NTT, Rabu (1/3/2023). [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha].

Sementara itu, dalam ucapannya menggunakan bahasa daerah, emak-emak tersebut mengatakan, para orang tua murid justru haru bangun 1-2 jam sebelumnya. Pasalnya, orang tua harus menyiapkan sarapan, kendaraan, serta minimnya angkutan umum karena masih pagi.

Menurut emak-emak tersebut, hal itu bisa membuat para orang tua merasa stres. Apalagi buat para orang tua yang memiliki masalah kesehatan. Lantas bisakah adanya aturan tersebut membuat orang tua merasa stres?

Psikolog Klinis Anak & Remaja di Ohana Space, Kantiana Taslim, M.Psi., mengatakan, stres sendiri pada dasarnya kembali pada individu masing-masing. Pasalnya, setiap individu memiliki cara yang berbeda-beda dalam menghadapi berbagai situasi yang ada.

Kantiana mengatakan, adanya kebijakan tersebut memang bisa saja membuat orang tua stres. Hal ini karena, beberapa orang tua mungkin harus melakukan penyesuaian. Apalagi, mereka yang memiliki pekerjaan. Namun, bukan berarti adanya kebijakan semua orang tua ‘pasti’ alami stres.

“Untuk stres ini dilihat dari kondisi orang tuanya. Karena stres itu dari individu, saya enggak bisa bilang kalau orang tua pasti stres. Namun, ada kemungkinan ya bisa, karena beberapa orang tua butuh penyesuaian. Belum lagi itu berdampak apakah berpengaruh pada pekerjaannya,” jelas Kantiana saat dihubungi Suara.com (1/3/2023).

Tidak hanya itu, menurut Kantiana, hal lain yang penting diperhatikan itu menyakut semua. Artinya, kebijakan tersebut pasti akan memengaruhi waktu berangkat, lalu bagaimana keamanan anak untuk berangkat ke sekolah.

baca juga

Selain itu, beberapa orang tua juga harus mengantar anaknya. Padahal, setelahnya orang tua itu harus kembali bersiap-siap untuk bekerja. Bahkan, ada kemungkinan orang tua harus menyiapkan bekal anak yang berarti mereka harus bangun lebih awal. Oleh sebab itu, kebijakan ini pasti akan memengaruhi kehidupan orang tua juga.

“Kalau berangkatnya juga harus diperhatikan. Lalu keamanan anak juga harus diperhatikan. Belum lagi kalau anak diantar orang tua, setelahnya mereka juga harus bekerja. Ada juga anak-anak harus bawa bekal, itu berarti keluarga yang siapkan harus bangun lebih pagi,” jelas Kantiana.

Untuk itu, menurut Kantiana penting mempertimbangkan segala sesuatunya. Pasalnya, kebijakan ini secara tidak langsung juga berpengaruh pada kesejahteraan dan kesehatan orang tua.

“Ketika itu memengaruhi lingkungan anak, itu memengaruhi juga semuanya juga, termasuk orang tua. Oleh karena itu, mereka harus atur jadwal kembali. Itu juga perlu dipertimbangkan sih,” pungkas Kantiana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kak Seto Sebut Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Bisa Rusak Hubungan Keluarga, Separah Itu?

Kak Seto Sebut Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Bisa Rusak Hubungan Keluarga, Separah Itu?

Lifestyle | Kamis, 02 Maret 2023 | 09:00 WIB

Psikolog Tegas Larang Orang Tua Panik Saat Anak Sakit, Bisa Bikin Anak Ikutan Cemas?

Psikolog Tegas Larang Orang Tua Panik Saat Anak Sakit, Bisa Bikin Anak Ikutan Cemas?

Health | Rabu, 01 Maret 2023 | 21:07 WIB

Gubernur NTT Minta Warganya Jalan Kaki Demi Tekan Inflasi, Direktur BPS: Saya Enggak Paham

Gubernur NTT Minta Warganya Jalan Kaki Demi Tekan Inflasi, Direktur BPS: Saya Enggak Paham

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 06:16 WIB

Terkini

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

×