Lafaz Allah Jadi Motif Baju Transparan, Karya Desainer Australia Dikecam Publik

Rima Sekarani Imamun Nissa, Lilis Varwati

Jum'at, 17 Maret 2023 | 10:59 WIB
Lafaz Allah Jadi Motif Baju Transparan, Karya Desainer Australia Dikecam Publik
Ilustrasi fashion show. (Unsplash/Highlight ID)

Suara.com - Merek fesyen asal Australia, Not a Man's Dream, dapat kecaman publik lantaran membuat baju transparan yang menggunakan desain lafaz Allah. Baju itu dipamerkan pada acara Paypal Melbourne Fashion Festival (MFF), Sabtu (11/3/2023) pekan lalu.

Baju tersebut berbahan agak tipis yang panjangnya sampai ke kaki, tetapi dibuat tanpa lengan. Ada pula bahan yang dirancang menutupi bagian kepala model, seolah menjadi hijab. Seluruh baju tersebut terdapat tulisan bahasa Arab yang bila diartikan menjadi 'Allah berjalan bersamaku'.

Baju tersebut ternyata karya dari desainer Samantha Saint James. Setelah dapat kecaman publik, pihak MFF dan James pun langsung mengutarakan permohonan maaf secara terbuka.

"Festival tidak bermaksud untuk tidak menghormati siapa pun dan kami mohon maaf atas pelanggaran yang ditimbulkan,' demikian bunyi permintaan maaf tersebut pada Minggu (12/3/2023), dikutip dari OpIndia.

Sementara itu, James juga mengakui kesalahannya dalam membuat pakaian tersebut. Hanya saja, ia menegaskan kalau dirinya sama sekali tidak bermaksud untuk menghina siapa pun.

"Saya telah memahami bagaimana beberapa pakaian telah menimbulkan pelanggaran. Itu kebalikan dari niat saya dan untuk itu, saya benar-benar minta maaf," ucapnya.

Permohonan maaf itu mulanya diunggah lewat akun Instagram resmi MFF juga brand tersebut. Tetapi, kekinian rupanya telah dihapus. Meski begitu ternyata disebarkan ulang oleh model di Australia dengan akun monakhalifaxo.

Menurut Mona Khalifa, karya tersebut tidak pantas karena menambahkan lafaz Allah pada selembar kain tipis. Ia menilai karya bersangkutan tidak sopan.

"Ada garis tipis antara seni dan rasa tidak hormat. Saya tidak bisa menahan amarah. Saya tidak bisa menunda ini lebih jauh. Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menempatkan kata 'Allah' atau sesuatu yang Islami pada hal seperti ini," keluh sang model.

baca juga

Juru bicara Dewan Imam Nasional Australia, Bilal Rauf, juga menyebut kalau pakaian itu terlalu ofensif dengan seolah menunjukkan bahwa orang-orang dari semua agama menggunakan frase Allah.

"Penggunaan kata-kata dan simbol-simbol tertentu yang membawa makna religius harus digunakan dengan hormat," komentarnya.

Ia mengatakan bahwa frasa Allah, yang berarti Tuhan dalam bahasa Arab, digunakan oleh orang Kristen dan Muslim di seluruh dunia. Oleh karena itu, menurutnya, tidak pantas bila digunakan jadi desain untuk pakaian seksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terinspirasi Putri Dongeng, Hijab Motif Floral Berwarna Cerah & Lembut Ini Pancarkan Kecantikan Muslimah

Terinspirasi Putri Dongeng, Hijab Motif Floral Berwarna Cerah & Lembut Ini Pancarkan Kecantikan Muslimah

Lifestyle | Senin, 13 Maret 2023 | 09:47 WIB

Aksi Fadil Jaidi dan Pak Muh Jadi Model Fashion Show Bikin Ngakak: Cuma Mereka yang Sesuka Hati di Catwalk

Aksi Fadil Jaidi dan Pak Muh Jadi Model Fashion Show Bikin Ngakak: Cuma Mereka yang Sesuka Hati di Catwalk

Lifestyle | Minggu, 12 Maret 2023 | 15:30 WIB

Sering Turun Hujan, Begini Cara Bikin Agar Fashion Anti Air: Bisa Buat Sendiri di Rumah

Sering Turun Hujan, Begini Cara Bikin Agar Fashion Anti Air: Bisa Buat Sendiri di Rumah

Lifestyle | Kamis, 09 Maret 2023 | 16:48 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×