Viral Rafael Alun Ungkap Apa yang Dilakukan Mario Dandy Hanya Kenakalan Remaja Biasa, Benarkah?

Dinda Rachmawati

Selasa, 04 April 2023 | 16:05 WIB
Viral Rafael Alun Ungkap Apa yang Dilakukan Mario Dandy Hanya Kenakalan Remaja Biasa, Benarkah?
Kolase foto Mario Dandy Satriyo dan ayahnya, Rafael Alun Trisambodo (Ist)

Suara.com - Kasus penganiayaan Mario Dandy pada korbannya David Ozora terus menjadi perhatian masyarakat. Terlebih, permasalahan tersebut kini melebar pada kasus dugaan gratifikasi sang ayah, Rafael Alun Trisambodo yang kini sudah resmi ditahan oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

Meski begitu, sebelum resmi ditahan, Samuel Alun Trisambodo sempat mengeluarkan pendapatnya mengenai perbuatan putranya yang sadia dan tak berperikemanusiaan. Menurut mantan pejabat Ditjen Pajak tersebut, apa yang dilakukan Mario Dandy adalah bagian dari kenakalan remaja pada umumnya. 

"Kalau dia bilang (Mario Dandy) problematik, sebetulnya tidak. Karena yang dilakukannya itu adalah kenakalan-kenakalan remaja,” kata Rafael Alun Trisambodo dalam wawancaranya bersama salah satu media.

“Kebetulan yang dia lakukan sekarang ini (penganiayaan terhadap David Ozora) memang di luar batas,” sambungnya.

Rafael mengatakan, tindakan sadis yang dilakukan Mario Dandy kepada David itu merupakan yang pertama kalinya ia lakukan selama beberapa kali terlibat perkelahian dalam hidupnya.

“Sebelumnya ya sebatas normal lah. Dia ribut bertengkar dengan teman-temannya. Itu biasa-biasa saja,” lanjut Rafael.

Tersangka Mario Dandy dan Shane Lukas pelaku penganiayaan David Ozora saat melakukan rekonstruksi penganiayaan pada Jumat (10/3/2023). [Suara.com/Rakha]
Tersangka Mario Dandy dan Shane Lukas pelaku penganiayaan David Ozora saat melakukan rekonstruksi penganiayaan pada Jumat (10/3/2023). [Suara.com/Rakha]

“Ini sebetulnya kan permasalahan yang biasa saja. Hanya perkelahian antar anak muda, cuma karena emosi terlalu berlebihan. Power yang dia keluarkan juga di luar kendali dia (Mario) sehingga mengakibatkan ananda David jadi seperti itu,” lanjut dia menegaskan.

Ucapan ini lantas menyinggung banyak orang, terutama pihak dari pihak korban, termasuk kuasa hukum keluarga Cristalino David Ozora, Mellisa Anggraini. Ia kembali mengunggah video itu di Twitter miliknya. 

Mellisa tak menyangka jika ucapan tersebut keluar dari mulut Rafael Alun Teisambodo, yang justru menunjukkan betapa kerdil moralnya. Sehingga tak heran jika sang anak memiliki perbuatan mengerikan seperti itu pada orang lain.

baca juga

“Pada saat rekonstruksi tidak kelihatan batang hidungnya, dan sekarang tiba-tiba bilang ini perkelahian dan penganiayaan keji yang dilakukan anaknya biasa-biasa saja!” tulis Mellisa.

Cuitan itu juga mendapatkan dukungan dari banyak warganet yang tak setuju dengan ucapan Rafael Alun Triasambodo. 

"Udah nyiapin paragraf tapi percuma. Ga bakal dibaca bapaknya. Ga bakal sadar jg kalo pandangan dia sangat amat sesat, pemakluman kayak gini akan berakibat yang lebih besar nantinya. Kalo gak kena pas kasus David, w yakin Mario Dandy bakal kena kasus lain kalo bapaknya begini," kata @senjaxxxxx.

Tersangka Mario Dandy Satriyo (kiri), Shane Lukas  (tengah) dan AG yang memakai peran pengganti (kanan) saat rekonstruksi penganiayaan di David Ozora Latumahina di Perumahan Green Permata Residences, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023). [Suara.com/Alfian Winnato]
Tersangka Mario Dandy Satriyo (kiri), Shane Lukas (tengah) dan AG yang memakai peran pengganti (kanan) saat rekonstruksi penganiayaan di David Ozora Latumahina di Perumahan Green Permata Residences, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023). [Suara.com/Alfian Winnato]

"Hanya perkelahian anak muda." Jagoan sekali ya, Anda! Let's see sejauh apa nyali Anda menyala tanpa gemerlap harta benda," ucap @hepixxxxxx.

"Begitulah ucapan seorang koruptor, merangkai kata demi kata supaya anak & dirinya dikasihani, padahal Lebih lebih dari seorang iblis. Bantai terus mbak pengacara, banyak yg support anda, keluarga david & david," tambah @wsouxxxxx.

Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja, seperti dikutip Aku Pintar adalah segala perbuatan melanggar aturan dalam masyarakat yang dilakukan oleh remaja. Fenomena sosial seperti ini biasanya ditemukan di kalangan pelajar, terutama pada rentang usia 15 hingga 19 tahun.

Kenakalan remaja pada umumnya ditandai oleh dua ciri, yang pertama adanya keinginan untuk melawan dalam bentuk tindakan, misalnya aksi radikalisme. Kemudian yang kedua, adanya sikap acuh tak acuh yang biasanya disertai dengan rasa kecewa terhadap kondisi tertentu yang sedang terjadi di masyarakat.

Jenis-jenis kenakalan remaja menurut para ahli dikategorikan menjadi beberapa kategori seperti berikut ini:

1. Jenis kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain.

2. Jenis kenakalan yang menimbulkan korban materi.

3. Jenis kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban di pihak lain.

4. Jenis kenakalan yang melawan status.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! Raffi Ahmad Akui Tak Takut Namanya Terseret Kasus Pencucian Uang Rafael Alun

Tegas! Raffi Ahmad Akui Tak Takut Namanya Terseret Kasus Pencucian Uang Rafael Alun

Entertainment | Selasa, 04 April 2023 | 13:29 WIB

Rafael Alun Akui Tahu Istrinya Sering Pakai Barang KW, Langsung Panen Cibiran: Pura-pura Polos!

Rafael Alun Akui Tahu Istrinya Sering Pakai Barang KW, Langsung Panen Cibiran: Pura-pura Polos!

Mamagini | Selasa, 04 April 2023 | 13:25 WIB

Sama-Sama Terjerat Kasus Hukum, Ini Respon Mario Dandy setelah Mendengar Sang Ayah Ditahan KPK

Sama-Sama Terjerat Kasus Hukum, Ini Respon Mario Dandy setelah Mendengar Sang Ayah Ditahan KPK

Cianjur | Selasa, 04 April 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×